Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Isu Cerai Tak Pengaruhi Kesehatan Ayu Ting Ting

Written By RajaBlog on Saturday, September 21, 2013 | 3:56 PM


Jakarta - Isu miring yang menimpa rumah tangga pedangdut Ayu Ting Ting dengan suaminya Henry Baskoro (Enji)  tidak berpengaruh pada kondisi kesehatan dan janin yang kini tengah dikandung pelantun "Salah Alamat" itu. Meskipun sebelumnya Ayu sempat menderita penyakit campak, namun kini kondisi kesehatan Ayu sudah makin membaik.


Hal itu diungkapkan ayah Ayu Ting Ting, Abdul Rozak di kediamannya di kawasan Sukmajaya, Depok, Jumat (20/9).


"Kemarin Ayu sempat dikasih cobaan sakit campak. Tapi saat ini sudah sembuh. Kalau sekarang kondisinya Alhamdulillah sehat, karena banyak doa dari rekan-rekan semua," ujar Abdul Rozak.


Dijelaskan Rozak, meskipun sudah sembuh Ayu memag belum boleh ke luar rumah. Ia harus banyak istirahat.


"Alhamdulillah gak berpengaruh apa-apa sama kondisi janinnya sehat semua. Cuma kemarin Ayu memang gak boleh keluar-keluar dulu takut kena angin. Makanya dari kemarin hanya di dalam saja," lanjut ayahnya.


Abdul Rozak sendiri hingga kini masih enggan berbicara tentang usia kandungan putrinya itu. Karena menurutnya, tradisi keluarga tidak memperbolehkan menyebut-nyebut usia kandungan.


"Bagi ayah buat nyebut bulan itu pamali banget, menjaga agar hal-hal yang enggak diinginkan. Kalau persiapan jelang kelahiran juga masih jauh, pamali juga kalau dibilang-bilang," ujarnya.


Disinggung mengenai isu perceraian yang kini menimpa sang putri, Abdul Rozak mengungkapkan hal itu tidak mempengaruhi aktivitas dan kondisi bayi yang ada dalam kandungan Ayu. Ia hanya berharap cucunya lahir sehat.


"Gak berpengaruh apa-apa, saya sebagai orang tua hanya cuma berharap cucu pertama lahir dalam kondisi sehat," terangnya.


3:56 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













3:55 PM | 0 komentar | Read More

Basuki Ibaratkan Jakarta Seperti Nenek yang Perlu Diselamatkan






JAKARTA, KOMPAS.com- Basuki Tjahaja Purnama mengibaratkan Jakarta sebagai nenek tua yang jatuh ke laut. Dan ia beserta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai dua anak muda yang akan menyelamatkan nenek tersebut.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam acara Kanisius Education Fair di SMA Kolese Kanisius, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2013). Di hadapan siswa-siswi SMA, Basuki pun menceritakan tentang kisah seorang nenek tua yang jatuh ke ombak laut dari sebuah kapal yang tengah berlayar.


"Petugas melemparkan tali untuk menyelamatkan nenek itu, tapi tak berhasil," ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.


Kemudian, lanjut Basuki, saat orang-orang di atas kapal panik, muncul pemuda yang tiba-tiba terjun ke ombak laut dan menyelamatkan nenek tersebut. Pemuda tersebut berhasil menyelamatkan nyawa si nenek. Seluruh orang di kapal pun menyanjungnya.


"Tapi tahu tidak apa yang dikatakan pemuda itu, dia bilang 'siapa yang dorongin gua tadi'," canda Basuki.


Menurut Basuki, dia dan Jokowi tak ubahnya pemuda tersebut. Didorong untuk jatuh ke Jakarta, dan karena sudah kepalang tanggung, jadi harus sekalian saja untuk menyelamatkan Jakarta.


"Dan yang dorong, bapak sama ibu yang kemarin (Pilkada 2012) milih kami," ujarnya.


Kanisius Education Fair merupakan acara rutin tahunan yang dilaksanakan di SMA Kolese Kanisius. Untuk tahun ini, acara dilaksanakan pada Sabtu (14/9/2013) dengan pembicara Rhenald Kasali, Sabtu (20/9/2013) dengan pembicara Basuki Tjahaja Purnama, dan Minggu (21/9/2013) dengan pembicara Marry Riana (Pendiri Merry Riana Organization) dan Ratih Ibrahim (Psikolog). Basuki sendiri menjadi pembicara untuk sesi acara yang bertemakan kepemimpinan.


Acara diikuti oleh seluruh pelajar SMA Kolese Kanisius beserta wali murid Kelas XII, serta pelajar dari sekolah lainnya. Acara ini bertujuan membantu memberi gambaran para peserta didik tentang bidang studi dan perguruan tinggi yang tepat, guna mengambangkan minat dan bakat sesuai kemampuan yang dimiliki.





Editor : Ana Shofiana Syatiri


















3:52 PM | 0 komentar | Read More

Marzuki Minta KY Lapor ke BK soal Upaya Suap Anggota DPR






JAKARTA, KOMPAS.com
 — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie meminta Komisi Yudisial (KY) menyampaikan kepada Badan Kehormatan DPR terkait kasus upaya penyuapan oleh anggota Dewan dalam proses seleksi hakim agung tahun 2012. Menurutnya, masalah itu tidak perlu menjadi polemik di ruang publik.


"Saya tidak tahu itu betul apa enggak. Tapi sebaiknya disampaikan ke BK. Kalau memang ada suap, kami akan tindaklanjuti," kata Marzuki di Jakarta, Sabtu (21/9/2013).


Hal itu dikatakan Marzuki ketika dimintai tanggapan terkait pengakuan Komisioner KY Imam Anshori bahwa ada upaya penyuapan oleh salah satu anggota Komisi III DPR asal Fraksi Demokrat. Anshori mengaku ditawari uang Rp 200 juta untuk satu komisioner atau Rp 1,4 miliar untuk semua komisioner, dengan syarat meloloskan salah satu calon hakim agung.


Marzuki mengatakan, ia konsisten menegakkan kebenaran di DPR. Meski demikian, kata dia, jangan sampai pernyataan KY justru membuat anggota Dewan atau Partai Demokrat terzalimi.


Ketika ditanya bagaimana langkah Demokrat menyikapi kasus itu, Marzuki tidak mau berkomentar dalam posisinya sebagai Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat. Ia hanya mau bicara sebagai pimpinan DPR.


"Isu ini terkait anggota DPR. Jangan melihat ke fraksi. Di Partai Demokrat kan ada Dewan Kehormatan. Ini bukan urusan Majelis Tinggi. Saya sebagai Ketua DPR akan memanggil KY untuk menjelaskan siapa orang ini," kata Marzuki.


Ketua Bidang Pengawasan dan Investigasi Hakim Komisi Yudisial Eman Suparman mengatakan, KY siap mengungkapkan identitas dan kronologi upaya penyuapan jika dipanggil BK. Di luar BK, pihaknya tidak akan mengungkap agar tidak dituduh fitnah.


Hanya, terkait bukti, Eman tidak bisa menjawab. Menurutnya, hanya Imam yang bisa membuktikan kebenaran upaya suap itu.





Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


















3:39 PM | 0 komentar | Read More

Indonesia Bersaing dengan Malaysia di ISG






PALEMBANG, Kompas.com - Tim bulu tangkis Indonesia menargetkan bisa memperoleh medali emas pada perhelatan olahraga negara-negara Islam atau "Islamic Solidarity Games" di Palembang, 22 September-1 Oktober, meski hanya menurunkan pemain lapis ke tiga.
     
"Putu Roi dan kawan-kawan akan tetap dibebani medali emas meskipun dalam jajaran tim nasional merupakan pemain lapis ketiga atau rangking dunia diatas seratus," kata Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Panitia Pelaksana Islamic Solidarity Games (ISG) Cabang Olahraga Bulu Tangkis Rustam Imron di Palembang, Sabtu.
     
Ia mengemukakan beban yang diberikan itu terbilang realistis mengingat Indonesia menjadi unggulan pada ajang olahraga negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam itu.   "Diperkirakan hanya dua negara yang akan bersaing ketat dalam perebutan medali yakni Indonesia dan Malaysia," ujarnya.
     
Sebanyak tujuh medali emas yang akan diperebutkan 11 negara peserta ISG, di antaranya Malaysia, Tajikistan, Turkministan, Aljazair, Turki, Uganda, dan Indonesia sebagai tuan rumah.

Indonesia akan mengandalkan Putu Roi Danu pada nomor tunggal putra dan Risky pada nomor tunggal putri sebagai penghuni pemusatan latihan nasional.  Selain itu juga memiliki Fitriani dan Intan Wijayanti yang menjadi juara sirkuit nasional beberapa waktu lalu.
     
Sementara, Malaysia diperkirakan akan menurunkan Goh Chin dan Low Juan Shen pada tunggal putra.
     
Pertandingan bulu tangkis dijadwalkan pada 23 September-1 Oktober di Gedung Olahraga Dempo Kompleks Olahraga Jakabaring. "Hari ini akan dilakukan undian untuk menentukan susunan grup dan jadwal pertandingan," katanya.

Sebanyak 44 negara yang ambil bagian pada perhelatan olahraga negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam, itu meliputi  Aljazair, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Burkino Fasso, Mesir, Guyana, Indonesia, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Maladewa, Maroko, Malaysia, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Sudan, dan Suriah, Tajikistan.
     
Kemudian, Turkmenistan, Turki, Uni Emirat Arab (UEA), Uganda, Yaman, Guinea, Mauritania, Gambia, Nigeria, Yordania, Togo, Pantai Gading, Senegal, Kamerun, Mozambik, Libanon, Tunisia, Somalia, Bahrain, Jibuti, Bangladesh, dan Chad.
     
Perhelatan olahraga ISG itu telah dimulai dengan mempertandingkan cabang olahraga bola basket pada Minggu (15/9) dan sepak bola (19/9), meskipun secara resmi akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 22 September 2013 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.




Editor : Tjahjo Sasongko















3:01 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By RajaBlog on Friday, September 20, 2013 | 3:56 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













3:56 PM | 0 komentar | Read More

Ini Penyebab Robohnya GOR Koja





JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Ratiyono mengatakan, tangga Gelanggang Olahraga (GOR) Koja, Jakarta Utara, yang robohnya pada Kamis (19/9/2013) petang kemarin terjadi karena cetakan beton tak mampu menahan beban berlebih.


"Rubuh pada areal tangga, terjadi karena adanya gangguan antara operator pompa beton dengan pelaksana pekerjaan yang memberikan instruksi terkait dengan stop-lanjut dan stop-lanjut," kata Ratiyono di Balaikota Jakarta, Jumat (20/9/2013).


Hal tersebut menyebabkan penumpukan beton pada satu titik sehingga mengakibatkan beban beton melebihi kapasitas. Ratiyono menjelaskan, konstruksi cetakan beton tangga sudah dirancang sesuai kebutuhan. Namun, akibat kapasitas berlebihan, konstruksi yang sudah sesuai itu tidak dapat menahan beban.



Cetakan beton areal tangga, kata dia, dirancang untuk kapasitas beban 2 ton per meter persegi. Saat kejadian kemarin, cetakan beton menahan beban hingga 6 ton. Beban semakin bertambah dengan tekanan pompa beton (ready mix).


Untuk pembangunan GOR Koja ini, Disorda DKI telah menganggarkan pada APBD DKI 2013 dengan anggaran Rp 22,021 miliar. GOR Koja dibangun di atas lahan 5.526 meter persegi dengan bangunan dua lantai.


"Berdasarkan surat perintah mulai kerja, masa pekerjaan selama 165 hari kalender, terhitung sejak tanggal 3 Juli hingga 14 Desember mendatang," kata Ratiyono.


Secara keseluruhan, ia mengklaim bahwa proses pembangunan sudah sesuai dengan prosedur. Saat ini, pembangunan GOR Koja sudah mencapai 38,5 persen. Progres ini lebih cepat dari target semula yakni 24 persen.


Ia menyebut kecelakaan ini murni kecelakaan kerja di luar perencanaan. Beberapa orang sedang menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Yang runtuh tangga, tiang utamanya tetap kokoh. Harus tetap diperiksa ulang, sehingga nanti tidak ada cacat," kata dia. Akibat runtuhnya konstruksi itu, enam pekerja pengecoran mengalami luka-luka. Korban bernam Riyanto (19), Ilyas (48), Sulis (25), Kamir (53), Nadiono (27), dan Suwandi (32). Mereka dirawat di Rumah Sakit Pelabuhan, Jakarta Utara.


Dua korban lain mengalami luka ringan karena lari dan meloncat. Pelipis dua pekerja itu terkena goresan. Namun, mereka tidak dirawat intensif di rumah sakit dan langsung diperbolehkan pulang. Seluruh biaya pengobatan, diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta.





Editor : Laksono Hari Wiwoho


















3:52 PM | 0 komentar | Read More

Foke Ogah Komentari Wacana Pencapresan Jokowi






JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo enggan berkomentar terkait wacana pencapresan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo sebagai presiden. Lagipula, menurutnya, pencapresan Jokowi baru berupa wacana.

"Saya tidak berkapasitas tentang hal itu dan itu juga belum menjadi isu formal," ujar pria yang juga akrab disapa Foke itu di Kalibata, Jakarta, Jumat (20/9/2013).

Seperti diketahui, Jokowi kerap mengutarakan keengganannya saat menjawab hal-hal yang berkaitan dengan pencapresan dirinya. Menurut mantan walikota Surakarta tersebut, urusan pencapresan adalah urusan politik yang terkait urusan petinggi partai tempatnya bernaung.

Saat ini, Jokowi menyatakan ingin fokus pada tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, permasalahan di Ibu Kota sangat banyak dan membutuhkan tenaga dan waktu yang banyak pula.

Kendati demikian, dalam Rakernas PDI Perjuangan ke III beberapa waktu lalu, sebagian besar pengurus daerah menghendaki sosok Jokowi maju sebagai capres dari PDI Perjuangan. Hanya sebagian kecil saja yang menjagokan Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani.

Para pengurus daerah PDI Perjuangan sepakat bahwa deklarasi perlu dilakukan sebelum perhelatan pemilihan legislatif (pileg) untuk membantu kerja mesin partai di daerah. Beberapa di antaranya bahkan meminta capres dari PDI Perjuangan dideklarasikan pada 10 Januari mendatang. Meski demikian, rekomendasi Rakernas III PDI Perjuangan menyerahkan sepenuhnya penetapan capres kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.




Editor : Caroline Damanik







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











3:39 PM | 0 komentar | Read More

Pasca-operasi, Scott Redding Bersiap untuk GP Aragon





BARCELONA, KOMPAS.com — Pebalap Moto2, Scott Redding, menjalani operasi di Quiron Dexeus University Hospital, Barcelona, usai finis keenam pada GP San Marino, akhir pekan lalu. Ia mengalami compartment syndrome yang menyebabkan mati rasa pada jari-jarinya dan kehilangan kekuatan secara bertahap pada tangan kanan.

Setelah menjalani prosedur operasi yang dilakukan dokter Xavier Mir, Redding sudah boleh pulang dari rumah sakit, Kamis (19/9/2013). Dia tetap harus melakukan check up untuk melihat perkembangan kondisinya, Senin depan.

Meski baru menjalani operasi, Redding tetap dijadwalkan ikut GP Aragon, akhir pekan depan. Saat ini, Redding masih memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 23 poin atas rivalnya, Pol Espargaro, yang memenangi balapan di Misano akhir pekan lalu.

Sebelum Redding, dokter Mir juga mengoperasi pebalap Moto3, Jonas Folger, di rumah sakit yang sama. Folger mendapat patah tulang pada pergelangan kaki kiri yang didapat saat GP San Marino. Folger harus dibius total saat dokter Mir yang dibantu dokter Eugenio Gimeno menyambung tulangnya dengan lempengan titanium.

Folger keluar rumah sakit pada Selasa (17/9/2013). Ia juga akan menjalani fisioterapi untuk memulihkan cedera pinggul kiri, lutut, serta bahunya, agar tetap bisa mengikuti  balapan Aragon, 27-29 September.




Editor : Pipit Puspita Rini















3:02 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By RajaBlog on Thursday, September 19, 2013 | 3:55 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













3:55 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger