Powered by Blogger.

Popular Posts Today

IPW: Sepanjang 2012, 93 Tahanan Kabur dari Kantor Polisi

Written By RajaBlog on Monday, December 24, 2012 | 3:39 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Police Watch (IPW) mencatat, sepanjang tahun 2012 ada 93 tahanan yang kabur dari 26 kantor polisi, mulai dari Polsek, Polres, dan Polda, di berbagai wilayah di Tanah Air. Dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Ketua Presidium IPW Neta S Pane menilai, kaburnya 93 tahanan dari markas polisi menunjukkan Polri tidak serius dalam mengawasi para pelaku kriminal yang sudah tertangkap.

"Pelarian yang paling mengejutkan adalah kaburnya tahanan teroris, Roki dari Rutan Polda Metro Jaya pada 6 November 2012 siang," kata Neta, Senin (24/12/2012).

Menurut Neta, tahanan polisi yang paling banyak kabur berada di tingkat jajaran polsek. "Ada 14 polsek yang kebobolan hingga 64 tahanannya kabur. Urutan kedua adalah polres. Ada tujuh polres yang kebobolan hingga 12 tahanannya kabur. Posisi ketiga, polda. Ada lima polda yg kebobolan hingga 17 tahanannya kabur," ujar Neta.

Neta menyatakan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara menduduki ranking tertinggi dalam hal tahanan kabur di tahun 2012 ini. Sebanyak tujuh kasus pelarian tahanan terjadi di wilayah hukum Polda Sumut, dengan jumlah tahanan yang kabur sebanyak 37 orang. Para tahanan tersebut menurut Neta kabur dari tiga polsek, dua polres, dan polda. Ranking kedua, lanjut Neta, ditempati Polda Metro Jaya dengan 13 tahanan yang kabur. Untuk di wilayah hukum Polda Sulsel, IPW mencatat ada 10 tahanan yang kabur.

"Sebagian besar tahanan bisa kabur dari sel akibat sikap teledor petugas jaga kepolisian. Bahkan ada tujuh kasus, tahanannya dibiarkan tanpa pengawalanan atau penjagaan hingga tahanan tersebut kabur dengan mudah," kata Neta.

Oleh karena itu, Neta menyatakan, faktor pengawasan dan sistem keamanan sel tahanan, terutama di polsek, perlu mendapat perhatian serius, sehingga pada di tahun 2013 nanti kejadian serupa tidak terulang lagi. Berikut peristiwa tahanan yang kabur berdasarkan data yang dirilis IPW:

6 November 2012
Tahanan teroris Roki Apris Dianto (29) melarikan diri dari Rutan Polda Metro Jaya. Roki diduga kabur dengan menyamar sebagai perempuan bercadar saat jam besuk tahanan. Sebelumnya, Roki dibesuk sejumlah orang bercadar.

29 Oktober 2012
Sebanyak 12 tahanan Polsek Medan Timur, Sumut kabur. Polisi yang mengetahui langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap kembali 2 tahanan. Keduanya terlibat kasus pencurian. Sementara 10 lainnya masih diburu.

20 Oktober 2012
Sebanyak 13 tahanan Polsek Medan Area, Sumut melarikan diri dari sel tahanan. Para tahanan kabur setelah secara bersama-sama menggergaji terali besi ventilasi sel, saat petugas jaga tertidur.

17 Oktober 2012
Petugas Polres Sanggau, Kalbar terpaksa menembak RI (25) tahanan yang kabur. Warga asal Singkawang itu ditenbak di bagian tumit. Sebelum kabur RI sempat berpura-pura sakit. Saat dibawa ke RSUD Sanggau, RI meminta izin ingin buang air. Ketika di toilet itulah, ia kemudian melarikan diri.

7 Oktober 2012

Seorang tahanan kasus penggelapan bernama Rugiyanto alias Gondrong, (37) yang ditahan di Polrestabes Semarang, Jateng kabur dari selnya. Sebelumnya, tersangka keluar sel bersama seorang petugas jaga Briptu Arni sekitar pukul 03.00 WIB tanpa surat resmi. Sejak itu, tersangka tidak kembali ke selnya.

31 September 2012

Seorang tahanan Polsek Donomulyo, Malang, Jatim kabur. Namun, jajaran kepolisian di Kabupaten Malang tidak bersedia menjelaskan identitas tahanan yang kabur tersebut.  

29 September 2012
Tujuh tahanan Polda Babel kabur dari sel tahanan. Lima di antaranya tahanan narkoba. Mereka kabur saat petugas jaga satu-satunya, Bripda Maulana sedang melaksanakan Salat Subuh di Masjid Mapolda. Seorang perwira Polda Babel, Ipda I diduga terlibat dalam kasus pelarian tahanan narkoba tersebut.

24 Agustus 2012
MS alias Riko (15) tahanan Polsek Kotabumi Utara, Lampung Utara kabur, saat hendak diperiksa aparat. Riko kabur melalui jendela di ruang pemeriksaan. -Kamis 9 Agustus 2012 sahur: Tujuh tahanan kabur dari Polsekta Bontola, Makassar, Sulsel. Ketujuh tahanan itu adalah Saharuddin (19), Rifki alias Kiki (17), Rudi (16), Andika (14), Daniel (21), Fadli (16) dan Amri (20). Mereka kabur menjelang sahur dengan menjebol plafon toilet sel. Akibatnya Kapolsekta Bontoala Kompol Dg Mangitung dicopot dari jabatannya

20 Juli 2012

Doni (28), seorang tahanan Polsekta Gerunggang, Pangkalpinang, Babel berhasil kabur karena keteledoran dua anggota polisi. Tahanan spesialis pencurian dengan pemberatan itu kabur saat diperiksa oleh Briptu Endang dan Bripka Nico. Kebetulan, saat itu penyidik kehabisan kertas. Saat penyidik mengambil kertas, Doni lompat lewat jendela dan kabur.

5 Juli 2012
Tiga tahanan Polresta Medan, Sumut berhasil kabur. Para tahanan itu terlibat kasus pembunuhan dan kasus pencurian.

30 Juni 2012
Tahanan Polsek Entikong, Kalbar, Jumardi alias Jum (32) kabur setelah berpura-pura hendak ke toilet. Dua hari kemudian warga Lombok ini tertangkap, saat dalam keadaan kebingungan di pinggir jalan. Dia tidak tau mau kemana karena tidak familiar dengan kota Entikong. Saat ditangkap dia terlihat sudah sangat lemah.

29 Juni 2012
Seorang tahanan Polsek Entikong, Sanggau, Kalbar kabur. Kasusnya bermula dari empat polisi yang akan membawa tahanan dengan sebuah mobil dari polres ke polsek. Tapi mereka tidak langsung ke polsek tapi makan dulu di warung dekat Polres Sanggau. Menjelang makan tahanan tersebut minta ijin buang air kecil. Ternyata, tahanan itu langsung kabur karena saat ke toilet dia tidak dikawal.

18 Juni 2012

Enam tahanan kabur dari sel tahanan Polda Jambi setelah secara diam-diam mengambil kunci sel yang ada di meja petugas jaga. Namun, dalam hitungan jam, empat dari enam tahanan yang kabur, berhasil ditangkap kembali.

17 Juni 2012

Chandra Wijaya alias Taipeng (22) yang menjadi tahanan Dirnarkoba Polda Sumut yang dititipkan di Rumah Tahanan Khusus Narkoba Polda Sumut di Lubuk Pakam berhasil melarikan diri. Kasusnya bermula ketika Brigadir Sandro Manalu dari Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Sumut meminta tersangka memperbaiki mesin pompa air di belakang rumah tahanan. Tapi tidak dikawal hingga tersangka kabur.

31 Mei 2012
Empat tahanan Polresta Bukittinggi, Sumbar kabur. Keempatnya kabur dengan cara membengkokan terali besi bagian bawah sel. Mereka adalah Sariman (31) terjerat kasus uang palsu, Benny (40) kasus pencurian, Alpen Ardi (28) kasus pencurian, dan Deky A (29) kasus narkoba.

9 Mei 2012
Lima tahan kabur dari Polsek Medan Sunggal, Sumut. Para tahanan itu terlibat kasus uang palsu, pencurian, dan narkoba. Beberapa jam kemudian, 2 dari 5 tahanan itu berhasil ditangkap

30 April 2012

Enam tahanan Mapolsek Ilir Barat II Palembang, Sumsel kabur setelah menggergaji teralis ruang sel tahanan. Penggergajian dilakukan saat petugas piket sedang menjalankan salat Subuh dan hujan lebat.

29 April 2012

Dua tahanan, Muhammad Rian (19) dan Satriawan (21) kabur dari sel tahanan Polsekta Mariso, Makassar, Sulsel. Akibatnya, lima anggota polsekta diperiksa Seksi Propam Polrestabes Makassar.

9 April 2012

Matjuri (46) tersangka yang ditangkap dalam kasus perjudian berusaha kabur dari mobil polisi yang membawanya ke Polres Lamongan, Jatim. Akibatnya, terjerembab ke jalanan. Saat dibawa ke RSUD Sugiri Lamongan tersangka akhirnya tewas.

19 Maret 2012
Dua tahanan, Syaiful Amri alias Cek Pul (39) dan Wahyudi alias Tengku Agam (34), kabur dari sel tahanan Polda Sumut. Kedua warga Aceh Timur itu ditangkap Polres Langkat karena kasus kepemilikan senjata api ilegal. Keduanya kabur dengan cara merusak ventilasi besi setinggi 5 meter di sel nomor empat.

16 Maret 2012
NM alias YM (16), tersangka pencurian kabur dari Polres Timor Tengah Utara, NTT, setelah sebelumnya diajak berhubungan seks oleh polisi yang bertugas piket malam, Bripda Dodi.  

9 Maret 2012
Mujib (30) melarikan diri dari Polsek Kebomas, Gresik, Jatim, setelah berhasil mematahkan borgol yang membelenggu tangannya. Namun tersangka pencurian televisi itu berhasil ditangkap saat berada di atas plafon polsek.

7 Februari 2012

Sebanyak 12 tahanan di Polsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat kabur. Para tahanan itu kabur setelah merusak jeruji sel.

31 Januari 2012

Asem alias Paruf, tersangka narkoba kabur dari Asrama Polisi (Aspol) Polres Simalungun, Sumut. Asem kabur saat menerima kunjungan istrinya pada tengah malam. Akibat peristiwa ini Kasat Narkoba Polres Simalungun Nelson langsung dicopot dari jabatannya.

30 Januari 2012
Andi Hasdar alias Asdar (19) membuat kalang kabut aparat Polsekta Ujung, Parepare, Sulsel. Sebab tersangka penikaman ini nekat kabur dari tahanan. Petugas jaga tidak menyangka Asdar akan kabur. Soalnya, saat dilakukan kontrol dia hanya sendiri di sel. Asdar kabur melalui ventilasi ruang tahanan.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









3:39 PM | 0 komentar | Read More

Indonesia Raih Dua Gelar Juara



India Terbuka GP Gold


Indonesia Raih Dua Gelar Juara





Senin, 24 Desember 2012 | 00:06 WIB












JAKARTA, Kompas.com - Tim Indonesia akhirnya memastikan diri merebut dua gelar juara di turnamen India Terbuka GP Gold yang berakhir Minggu (23/12).

Dua gelar di rtaih di nomor tunggal pteri dan ganda campuran. Di nomor taunggal puteri, Lindaweni Fanetri keluar sebagai juara pertama turnamen yang berlangsung di Lucknnow, India tersebut.

Lindaweni memerlukan waktu satu jam 12 menit untuk mengalahkan pemain tuan rumah Sindhu PV 21-15,18-21, dan 21-18 pada babak final.

Sebelumnya, gelar pertama Indonesia diberikan ganda campuran Indonesia pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irwati ini merebut gelar juara setelah mengalahkan pasangan Thailand Nipitphon Puangpuapech/Savitree Amitrapai dengan dua set langsung 21-12 dan 24-22.

Sayangnya gelar ketiga gagal dipersembahkan oleh ganda puteri Komala Dewi/jenna Gozali menghadapi  ganda vThailand Savitree Amitrapai/Sapsiree Taerattanachai, ganda Indonesia tampil gugup dan menyerah mudah 12-21 6-21.

Namun dua gelar ini telah cukup membuat Indonesia meraih gelar terbanyak. Tiga gelar lainnya dibagi rata antara tuan rumah India, Thailand dan Korea Selatan.





Sumber :


tournamentsoftware





Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















3:01 PM | 0 komentar | Read More

Ziarah ke Yogya, Slank Tanam Pohon di Merapi

Written By RajaBlog on Sunday, December 23, 2012 | 3:55 PM


Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan

Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan (sumber: Yanuar Rahman)




Selain tanam pohon, Slank juga ziarah ke makam Kiai Mufid, di pesantren Pandanaran.



Personel grup band ibukota Slank menanam sejumlah pohon di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Aksi peduli lingkungan ini dalam rangka perjalanan X-Traligi Slank dan Ki Ageng Ganjur yang ke 41," kata produser Slank, Arifah Fauzi, di Yogyakarta, Sabtu (22/12).



Menurut Arifah, selain menanam pohon, Slank juga menyempatkan diri berdoa bagi para korban bencana letusan Gunung Merapi 2010. "Perjalanan religi Slank di kota Yogyakarta ini dimulai dengan ziarah ke makam Kiai Mufid Masud di komplek Pondok Pesantren Pandanaran, Ngaglik, Sleman. Ziarah ke makam Kiai Mufid ini untuk jasa-jasa beliau agar bisa ditiru," katanya. 



Arifah mengatakan, perjalanan X-Traligi Slank bersama dengan Ki Ganjur sebelumnya juga dilakukan di 40 kota-kota besar yang ada di Sumatra dan Jawa. "Kali ini giliran Slank hadir di Kota Yogyakarta. Saat ini Slank datang dengan personel lengkap yakni Bim-bim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Andee (gitar)," katanya. 



Ngatawi Al-Zastrow atau Kiai Ganjur mengatakan, perjalanan yang dilakukan Slank ke pesantren-pesatren merupakan metamorfosis religius. "Setiap orang mengalami perjalanan religius dan apa yang dialami Slank pada waktu-waktu sebelumnya, pada saat terkena narkoba, juga merupakan perjalanan religiusnya," katanya. 


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Pertumbuhan Industri TPT Menurun





Pertumbuhan Industri TPT Menurun





Penulis : Cyprianus Anto Saptowalyono | Sabtu, 22 Desember 2012 | 13:06 WIB













KOMPAS/C Anto Saptowalyono


Suasana wisuda di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2012).





BANDUNG, KOMPAS.com - Pertumbuhan industri pengolahan nonminyak dan gas bumi pada triwulan tiga 2012 sebesar 6,50 persen. Angka itu lebih kecil dibandingkan dengan periode sama tahun 2011 yang sebesar 6,63 persen.


Total ekspor produk industri nonminyak dan gas bumi sampai September 2012 sebesar 86,99 miliar dollar Amerika Serikat, atau turun 5,25 persen dibandingkan dengan periode sama tahun 2011. Adapun ekspor produk industri tekstil dan produk tekstil (TPT) turun 6,88 persen.


Demikian dipaparkan Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Ansari Bukhari, saat memberi sambutan pada acara wisuda Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2012).


"Penurunan kinerja pertumbuhan sektor industri tersebut, termasuk cabang industri TPT (tekstil dan produk tekstil),  disebabkan melambatnya perekonomian dunia," kata Ansari.


Perlambatan ekonomi dunia tersebut berdampak pada memburuknya kinerja perdagangan nasional, terutama terhadap negara-negara tujuan ekspor utama seperti Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan ASEAN.


Meski demikian, kata Ansari, Indonesia masih memiliki banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga kinerja pertumbuhan industri agar tetap tinggi. Peluang dimaksud antara lain potensi perbaikan ekonomi di Amerika dan Jepang pada akhir tahun 2012, serta besarnya pasar dalam negeri dengan jumlah kelas menengah mencapai 134 juta orang.


Selain itu juga peningkatan investasi di dalam negeri, baik penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri, serta tingginya pertumbuhan sektor tersier yang dapat dijadikan penghela pertumbuhan industri.


Peluang lainnya adalah berupa belanja pemerintah dan belanja modal Badan Usaha Milik Negara yang bisa diarahkan untuk program pemanfaatan produk dalam negeri.



















3:55 PM | 0 komentar | Read More

Banjir di Jalan Thamrin Bukan Karena Drainase




Bencana


Banjir di Jalan Thamrin Bukan karena Drainase





Penulis : Andy Riza Hidayat | Minggu, 23 Desember 2012 | 15:35 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Banjir yang melanda Jalan Thamrin, Jakarta, dan sekitarnya bukan karena mampatnya drainase.


Namun, banjir di kawasan itu karena tingginya curah hujan hingga membuat air meluap ke mana-mana. Drainase di kawasan tersebut dipastikan dalam kondisi normal.


"Seluruh pompa kami bekerja. Saluran air juga tidak ada yang tersumbat. Sementara hujan sangat lebat dan kondisi Kali Cideng sedang penuh. Kali Cideng itu tempat pembuangan air dari kawasan Thamrin," tutur Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo, Minggu (23/12/2012), di Jakarta.


Hujan yang melanda Jakarta Sabtu kemarin di luar yang biasanya terjadi. Hujan rata-rata di Jakarta, katanya, sekitar 300 milimeter dalam setiap bulan.


Sementara hujan yang melanda Jakarta kemarin 150 mm. "Peristiwa ini tidak biasa, jarang terjadi. Karena itu, begitu kejadian kemampuan pompa tidak sanggup mengatasinya," tutur Ery.


Adapun kapasitas drainase kawasan Thamrin didesain untuk mengatasi luapan air rata-rata. Menurut Ery, saluran air tidak mungkin dibuat untuk mengatasi segala kemungkinan terburuk.


"Kemungkinan terburuk selalu ada, tetapi intensitasnya kecil. Bisa saja kami mendesain drainase untuk kemungkinan lebih buruk lagi, tetapi itu tidak efisien," tutur Ery.






Editor :


Tjahja Gunawan Diredja















3:52 PM | 0 komentar | Read More

Lima Kasus Diskriminasi Terburuk Pasca Reformasi


JAKARTA, KOMPAS.com — Identitas keberagaman di Indonesia terus diuji dengan beragam tindakan diskriminasi. Selama 14 tahun setelah reformasi, setidaknya ada 2.398 kasus kekerasan dan diskriminasi yang terjadi di Indonesia. Yayasan Denny JA mencatat, dari jumlah itu paling banyak kekerasan terjadi karena berlatar agama/paham agama sebanyak 65 persen. Sisanya, secara berturut-turut adalah kekerasan etnis (20 persen), kekerasan jender (15 persen), dan kekerasan orientasi seksual (5 persen).

"Semenjak reformasi, diskriminasi yang terjadi lebih bersifat priomordial, komunal, bukan seperti diskriminasi ideologi yang terjadi pada masa Orde Baru," ujar Direktur Yayasan Denny JA, Novriantoni Kahar, Minggu (23/12/2012), dalam jumpa pers di Kantor Lingkaran Survei Indonesia (LSI), di Jakarta.

Dari banyaknya kasus diskriminasi yang terjadi, Yayasan Denny JA mendata setidaknya ada lima kasus diskriminasi terburuk pasca 14 tahun reformasi. Kelima kasus itu dinilai terburuk berdasarkan jumlah korban, lama konflik, luas konflik, kerugian materi, dan frekuensi berita. Setiap variabel diberikan nilai 1-5 kemudian dikalikan dengan bobot masing-masing variabel. Pembobotan skor 50 diberikan pada variabel jumlah korban, skor 40 untuk lamanya konflik, skor 30 untuk luas konflik, skor 20 untuk kerugian materi, dan skor 10 untuk frekuensi berita. Hasilnya, konflik Ambon berada di posisi teratas, yakni dengan nilai 750, kemudian diikuti konflik Sampit (520), kerusuhan Mei 1998 (490), pengungsian Ahmadiyah di Mataram (470), dan konflik Lampung Selatan (330).

"Lima konflik terburuk ini setidaknya telah menghilangkan nyawa 10.000 warga negara Indonesia," ucap Novriantoni.

Konflik Maluku menjadi konflik kekerasan dengan latar agama yang telah menelan korban terbanyak, yakni 8.000-9.000 orang meninggal dunia, dan telah menyebabkan kerugian materi 29.000 rumah terbakar, 45 masjid, 47 gereja, 719 toko, 38 gedung pemerintahan, dan 4 bank hancur. Rentang konflik yang terjadi juga yang paling lama, yakni sampai 4 tahun.

Sementara konflik Sampit yang berlatar belakang etnis, yakni antara Dayak dan Madura, telah menyebabkan 469 orang meninggal dunia dan 108.000 orang mengungsi. Rentang konfliknya pun mencapai 10 hari. Konflik kerusuhan di Jakarta yang terjadi pada 13-15 Mei 1998 juga tidak kalah hebatnya. Konflik ini menelan korban 1.217 orang meninggal dunia, 85 orang diperkosa, dan 70.000 pengungsi. Meski hanya berlangsung tiga hari, kerugian materi yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp 2,5 triliun.

Konflik Ahmadiyah di Transito Mataram telah menyebabkan 9 orang meninggal dunia, 8 orang luka-luka, 9 orang gangguan jiwa, 379 terusir, 9 orang dipaksa cerai, 3 orang keguguran, 61 orang putus sekolah, 45 orang dipersulit KTP, dan 322 orang dipaksa keluar Ahmadiyah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa yang besar, konflik ini mendapat sorotan media cukup kuat dan rentang peristiwa pascakonflik selama 8 tahun yang tak jelas bagi nasib para pengungsi.

Konflik kekerasan yang terjadi di Lampung Selatan telah menimbulkan korban 14 orang meninggal dunia dan 1.700 pengungsi. "Secara keseluruhan, negara terlihat mengabaikan konflik-konflik yang sudah terjadi pelanggaran HAM berat. Dalam beberapa kasus bahkan tidak ada pelaku atau otak pelaku kekerasan yang diusut," katanya.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









3:39 PM | 0 komentar | Read More

Lewat Renang Lanjut ke Amerika


JAKARTA, Kompas.com - Prestasi yang baik dan landasan pendidikan yang kuat membawa perenang nasional Patricia Yosita Hapsari mendapat beasiswa pendidikan ke Amerika Serikat.

Cerita tentang mantan atlet Indonesia yang hidup terlunta di masa pensiun sebagai atlet atau masa tuanya bukan hal yang baru. Sebagian besar telah jadi eksploitasi menarik buat media. Penyebabnya pun sudah jelas, pendidikan yang terbengkalai, baik karena beratnya sistem latihan, atau pun karena sebab lain.

Hal seperti inilah yang tidak ingin dihadapi oleh atlet renang nasional, Patricia Yosita Hapsari. Perenang cantik kelahiran  Jakarta 30 Juli 19931 ini akan melanjutkan pendidikannya di  California Baptist University (CBU) di Riverside, Amerika.

"Saya akan berangkat 24 Desember ini. Sementara kegiatan perkuliahan akan dimulai pada 7 Januari mendatang," kata Yosita, Sabtu (22/12) lalu. Padahal Yosita baru saja kembali ke Jakarta setelah memperkuat Indonesia di ASEAN UNiversity Games di Vientiane, Laos. Di ajang ini ia menyumbangkan  4 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Di Amerika Serikat,  Yosita akan mengambil jurusan Kinesiology yang mempelajari sports science dan anatomi tubuh mansuia. "Saya melihat di  Singapura, ada ahli yang membantu atlet renang mereka dengan mengetahui kondisi otot dan memaksimalkan kerjanya secara ilimiah. Ternyata mereka mempelajari khusus bidang ini," kata Yosita lagi.

Jika lancar, ia berharap akan menyelesaikan pendidikannya dalam 4 tahun. "Kalau memang harus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, mengapa tidak?" kata lulusan SMA Don Bosco, Padang ini.

Keinginan Yosita untuk melanjutkan pendidikan usai SMA  difasilitasi pelatih Yosita selama di Jakarta, Felix dan Albert Sutanto. Adalah Felix yang menginformasikan adanya beasiswa yang diberikan California Baptist University (CBU)  untuk atlet renang berprestasi. Kebetulan, mantan pelatih nasional Lisa Siregar menjadi asisten pelatih kepala di CBU.

Karena memperoleh beasiswa dari CBU, Yosita dibebaskan dari  tuition fee sebesar 28 ribu dolar AS. "Ini termasuk akomodasi dan makan. Namun di luar  biaya untuk beli buku atau bacaan kuliah lainnya,"kata Yosita .

Untuk kebutuhan tersebut atau kebutuhan harian lainnya, ia mendapat bantuan beasiswa unggulan" dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar 12 ribu dolar AS per tahun. ""Beasiswa unggulan dari Kemendikbud ini  diberikan kepada siswa berprestasi dari segala bidang, bukan hanya olah raga," kata Yosita lagi.

Fasilitas beasiswa unggulan"" ini masih sedikit diamanfaatkan oleh atlet-atlet nasional mau pun daerah yang berprestasi. "Biasanya yang mendapat fasilitas ini tidak memberi tahu yang lainnya," ungklp Yosita. Untung saja ia mendapat informasi ini dari Sekretaris Umum Pengprov DKI, NUrsyamsu yang puterinya -mantan atlet Zasa Pinkan- juga mendapatkan fasilitas ini. "Ternyata prosesnya sangat mudah dan cepat."

Namun di Amerika, tuntutan buat puteri pasangan Yusuf Sudaryanto dan Damiana Danita ini bukan sekadar prestasi akademik. Ia juga dituntut  meningkatkan kemampuannya sebagai atlet renang nasional. Untungnya,  di sana ia juga akan ditangani oleh mantan pelatih renang Nasional, Lisa Siregar. "Pelatih kepalanya Rick Rowland, sementara Tante Lisa sebagai asisten pelatih kepala," katanya.

Di Amerika, dengan catatan waktunya sebagai atlet nasional Indonesia, Yosita masuk dalam kompetisi Divisi II National Collegiate Athletic Association (NCAA). "Sebagai perbandingan, perenang nasional AS, Missy Franklin masuk di divisi I," kata Yosita. Ia akan bersaing dengan perenang-perenang wakil-wakil perguruan tinggi AS.

Menurut Yosita, Januari-Februari merupakan jadwal padat buat kompetisi renang NCAA. "Di Januari ada dua  jadwal lomba. Sementara Februari ada tiga."

Untung saja dia sudah terbiasa menjalani jadwal latihan yang padat dan berat selama di Indonesia. "Di sana saya berlatih lima hari dalam sepekan. Pagi dua jam dan sore dua jam. Belum ditambah latihan fisik di gym."

Meski tinggal di Amerika, Yosita berharap tetap dapat membela Indonesia di ajang-ajang internasional. Ia bahkan berharap akan mampu tampil di Olmp[iade Rio De Janeiro 2016 mendatang. "Berat memang, tetapi ini tetap masuk target hidup saya."

Nama Yosita memang masuk dalam tim pelatnas Indonesia ke SEA Games Myanmar 2013 mendatang. Hanya ia masih bingung soal pengaturan waktunya. "SEA Games kali ini berlangsung Desember, bersamaan dengan exam atau ujian.  Saya serahkan kepada tante Lisa (siregar) Saja soal ini.  Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."




Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."









Editor :


A. Tjahjo Sasongko









3:01 PM | 0 komentar | Read More

Sabang Jazz Festival Tampilkan Puluhan Musisi Jazz

Written By RajaBlog on Saturday, December 22, 2012 | 3:55 PM


Sabang Jazz Festival di Pulau Weh.

Sabang Jazz Festival di Pulau Weh. (sumber: abangjazzfestival.com)




Dwiki berharap, Sabang Jazz Festival ini menjadi embrio dan inspirasi seri pertama untaian Jazz Festival di Indonesia.

Sejumlah musisi jazz dari Indonesia dan luar negeri siap ambil bagian dalam Sabang Jazz  Festival yang diadakan di Pulau Weh Kota Sabang pada Sabtu (22/12) malam. Para bintang jazz yang tampil antara lain Andien bersama Nikita Dompas Band,  grup musik legendaris Krakatau yang didirikan oleh Dwiki Dharmawan dan Pra B Dharma, yang akan berkolaborasi dengan Steve Thornton (Malaysia), Ron Reeves (Australia) serta penyanyi Aceh Rafly.

Demikian sebut Direktur Sabang Jazz Festival 2012, Dwiki Dharmawan melalui pernyataan tertulis kepada Beritasatu.com, Jumat (21/12) malam.

Dwiki menyebutkan, musisi lain yakni drummer muda Ibnu Rafi, gitaris Agam Hamzah, Farabi All Stars feat Iwan Abdie dan Ita Purnamasari. Tampil juga  musisi serta penyanyi Naseem Nahid yang membawa musik bernuansa mediterania. Kemudian ada juga musisi dan penyanyi legendaris Fariz RM bersama grup Fariz RM and Friends.

“Acara pada Sabtu malam ini berlangsung secara berurutan tanpa jeda karena menggunakan dua panggung,” jelasnya.

Dwiki berharap, Sabang Jazz Festival ini menjadi embrio dan inspirasi sekaligus seri pertama untaian Jazz Festival di Indonesia. Festival ini terbuka untuk umum dan gratis.

3:55 PM | 0 komentar | Read More

Pertumbuhan Industri TPT Menurun





Pertumbuhan Industri TPT Menurun





Penulis : Cyprianus Anto Saptowalyono | Sabtu, 22 Desember 2012 | 13:06 WIB













KOMPAS/C Anto Saptowalyono


Suasana wisuda di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2012).





BANDUNG, KOMPAS.com - Pertumbuhan industri pengolahan nonminyak dan gas bumi pada triwulan tiga 2012 sebesar 6,50 persen. Angka itu lebih kecil dibandingkan dengan periode sama tahun 2011 yang sebesar 6,63 persen.


Total ekspor produk industri nonminyak dan gas bumi sampai September 2012 sebesar 86,99 miliar dollar Amerika Serikat, atau turun 5,25 persen dibandingkan dengan periode sama tahun 2011. Adapun ekspor produk industri tekstil dan produk tekstil (TPT) turun 6,88 persen.


Demikian dipaparkan Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Ansari Bukhari, saat memberi sambutan pada acara wisuda Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2012).


"Penurunan kinerja pertumbuhan sektor industri tersebut, termasuk cabang industri TPT (tekstil dan produk tekstil),  disebabkan melambatnya perekonomian dunia," kata Ansari.


Perlambatan ekonomi dunia tersebut berdampak pada memburuknya kinerja perdagangan nasional, terutama terhadap negara-negara tujuan ekspor utama seperti Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan ASEAN.


Meski demikian, kata Ansari, Indonesia masih memiliki banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga kinerja pertumbuhan industri agar tetap tinggi. Peluang dimaksud antara lain potensi perbaikan ekonomi di Amerika dan Jepang pada akhir tahun 2012, serta besarnya pasar dalam negeri dengan jumlah kelas menengah mencapai 134 juta orang.


Selain itu juga peningkatan investasi di dalam negeri, baik penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri, serta tingginya pertumbuhan sektor tersier yang dapat dijadikan penghela pertumbuhan industri.


Peluang lainnya adalah berupa belanja pemerintah dan belanja modal Badan Usaha Milik Negara yang bisa diarahkan untuk program pemanfaatan produk dalam negeri.



















3:55 PM | 0 komentar | Read More

Hari ini, Polda Gelar Lomba Keterampilan Satpam





Hari ini, Polda Gelar Lomba Keterampilan Satpam





Penulis : Alsadad Rudi | Sabtu, 22 Desember 2012 | 15:31 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan (Abujabi) bekerjasama dengan Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya menggelar Lomba Keterampilan Satpam. Lomba diadakan di lingkungan area Polda Metro Jaya pada Sabtu (22/12/2012).


Lomba terbagi menjadi tiga kategori. Pertama, keterampilan persatuan baris-berbaris (PBB). Kedua, keterampilan borgol. Ketiga, keterampilan tongkat. Lomba diikuti oleh sekitar 600 satpam. Mereka berasal dari 32 institusi, di antaranya dari YPI Al-Azhar, Universitas Indonesia dan PT Sigap Prima Astrea. Seluruh Dewan Juri dari acara ini berasal dari pihak kepolisian, yaitu anggota dari Direktorat Binmas.


"Acara ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-32 Satpam," kata Agus Dermawan, salah satu perwakilan dari Abujabi yang menjadi pemantau dalam acara tersebut


Pemenang dari lomba ketrampilan, kata Agus, akan ditampilkan pada upacara peringatan HUT Satpam yang akan dipusatkan di Mabes Polri pada 9 Januari 2013 mendatang.






Editor :


Hertanto Soebijoto















3:52 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger