Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Matt Damon: Saya Tak Pernah Menolak Disebut Homo

Written By RajaBlog on Monday, December 17, 2012 | 3:55 PM


Matt Damon.

Matt Damon. (sumber: ivstatic)




Bintang terkenal Matt Damon menyataan dirinya tidak pernah mengelak dikatakan sebagai  seoranghomo. Pasalnya dia memiliki banyak teman homo.


Aktor berusia 42 tahun itu tuduhan terhadap dirinya yang erus menerus sebagai homo menempatkannya pada posisi yang sulit karena dia tidak ingin ‘menyerang' orang lain.


Meski kerap dibilang homo, toh ia telah menikah selama 7tahun dan memiliki 4 orang putri.


“Saya tidak pernah membantah gosip-gosip yang menyerang saya. Saya tidak ingin menyerang teman-teman saya yang homo—jika homoseksualadalah sebuah penyakit,” katanya pada majalah Playboy.


Kabar bahwa Damon adalah seorang homo muncul kali pertama saat dirinya main film Good Will Hunting dengan karibnya, Ben Affleck pada 1997.


Damin juga mencium Michael Douglas dalam film terbarunya,Behind the Calendelabra. Tapi, ia menyatakan spekulasi soal dirinya adalahseorang homo tidak mengganggunya.


“Kami berdua [Douglas] punya banyak teman homo dan kamitidak akan merusak pertemanan itu,” ujarnya.


Ia menyatakan dalam film terbarunya itu, dirinya tak hanyasekali mencium Douglas. “Michael adalah seorang pencium yang baik,” katanya.


Dalam film itu, Damon berperan sebagai kekasih muda dari Douglas.


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Hatta: Tunda Investasi, Foxconn Alami Masalah Internal





Hatta: Tunda Investasi, Foxconn Alami Masalah Internal





Penulis : Didik Purwanto | Senin, 17 Desember 2012 | 15:24 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan Foxconn hanya menunda rencana investasinya di Indonesia ke tahun depan. Penundaan tersebut lebih disebabkan karena masalah internal mereka.


"Foxconn tetap OK, hanya digeser ke 2013. Itu hanya ada masalah internal mereka," kata Hatta saat ditemui selepas Rapat Koordinasi tentang Lapangan Kerja di kantornya Jakarta, Senin (17/12/2012).


Menurut Hatta, pihak Foxconn tidak mengalami masalah terkait dari sisi regulasi di Indonesia. Khususnya regulasi pajak, bea masuk atau hingga urusan lahan. "Urusan itu (regulasi), tidak juga. Itu lebih ke internal mereka. Tinggal eksekusi saja," tambahnya.


Sayangnya, Hatta enggan menjelaskan masalah internal yang dialami Foxconn saat ini, sehingga mereka menunda rencana investasinya di Indonesia.


Sekadar catatan, Menteri Perindustrian MS Hidayat menjelaskan Foxconn menunda rencana investasi di Indonesia dalam 3-6 bulan ke depan. Ada tiga masalah yang masih menyebabkan mereka menunda untuk berinvestasi yaitu masalah regulasi, urusan local partner dan lahan.






Editor :


Erlangga Djumena
















3:55 PM | 0 komentar | Read More

Gelandangan dan Pengemis Ditertibkan di Jakut


JAKARTA, KOMPAS.com - Belasan gelandangan dan pengemis yang tinggal atau mangkal di tempat-tempat umum atau sejumlah fasilitas publik di beberapa wilayah di Jakarta Utara ditertibkan Suku Dinas Sosial Jakarta Utara. Meski telah berulang kali ditertibkan, namun keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) itu masih marak di wilayah Jakarta Utara.

Kasudin Sosial Jakarta Utara Ika Lestari Aji yang mengikuti operasi tersebut menyatakan, pihaknya menjaring 11 PMKS. Para PMKS tersebut terjaring di Terminal Tanjung Priok, Jalan Jampea, Jalan Cakung Cilincing (Cacing), perempatan Jalan Mambo, Jalan Plumpang, Jalan Boulevard Kelapa Gading dan perempatan Coca-cola, Cempaka Putih.
 
"Tadi ada beberapa psikotik (penderita gangguan jiwa) dan pengemis. Oleh karena itu, mereka kami amankan untuk dibawa di panti dan didata," ujar Ika, saat ditemui usai razia, di perempatan Coca-cola, Sunter, Jakarta Utara, Senin (17/12/2012).

Menurutnya, penertiban yang dilakukan oleh Sudin Sosial Jakarta Utara rutin dilakukan di sejumlah wilayah rawan PMKS merupakan langkah mengurangi atau menekan masalah PMKS di Jakarta Utara itu sendiri. Mereka yang terjaring akan dilindungi dan dimasukkan ke dalam panti agar tidak kembali ke jalan.

Selain itu, dalam penertiban tersebut juga didapati seorang bocah berusia 8 tahun yang menjadi pengamen dan dijaring di perempatan lampu merah Mambo.

"Jadi mereka ini perlu dilindungi dan dimasukan ke dalam panti. Kemudian bagi yang masih anak, ini adalah dalam rangka perlindungan buat mereka. Kasihan sekali mereka melakukan pekerjaan di jalan, dan eksploitasi terhadap anak tentunya ini tidak baik," ujar Ika.

Di Jakarta Utara, menurutnya, kasus PMKS yang paling banyak adalah psikotik, yaitu sebanyak 120 psikotik. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 100 psikotik.

Sedangkan, jumlah PMKS tahun lalu di Jakarta Utara menurutnya sekitar 300 orang. Namun, pada tahun ini, jumlahnya meningkat hingga sekitar 800 PMKS.

Sementara itu, masih ditemui di tempat yang sama, Kasie Pelayanan Rehabilitasi Sosial (Yanresos) Sudin Sosial Jakarta Utara Israk menuturkan, belasan PMKS yang terjaring itu akan langsung dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya I di Cengkareng, Jakarta Barat.

"Ada 11 PMKS yang terjaring hari ini. Mereka langsung dibawa ke sana untuk didata dan diidentifikasi. Sebulan bisa 20 kali operasi penjangkauan ini," kata Israk.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









3:52 PM | 0 komentar | Read More

Zainal Abidin, Saksi Perdana Century yang Diperiksa KPK


JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan mantan Direktur Direktorat Pengawasan Bank 1 BI, Zainal Abidin, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi bailout Bank Century, Senin (17/12/2012). Zainal diperiksa sebagai saksi untuk salah satu tersangka kasus itu, Deputi Gubernur BI nonaktif, Budi Mulya.

"Diperiksa untuk BM (Budi Mulya)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha.

Zainal merupakan saksi perdana yang diperiksa terkait penyidikan kasus Century. Dia dianggap tahu seputar proses pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) untuk Bank Century. Pada 30 Oktober 2008, Zainal mengirim surat yang ditujukan kepada Gubernur BI Boediono dan Siti Fadjrijah, yang membawahi pengawasan bank umum dan bank syariah. Boediono sekarang adalah Wakil Presiden RI.

Berdasarkan pemberitaan Kompas, catatan yang dibuat Zainal itu untuk menjawab surat Bank Century No 638/Century/D/X/2008 tertanggal 30 Oktober 2008 kepada Direktorat Pengelolaan Moneter, yang tembusannya disampaikan kepada Direktorat Pengawasan Bank 1 BI. Isinya memohon agar Bank Century diberikan fasilitas repo aset. Dalam catatannya, Zainal menyatakan, likuiditas Bank Century terus merosot akibat penarikan dana sebesar Rp 937,7 miliar dan 18,4 juta dollar AS.

Untuk memenuhi likuiditas dan rasio giro wajib minimum (GWM) harian, Bank Century mengambil dana dari bank lain dengan jumlah semakin meningkat sehingga berpotensi melanggar ketentuan GWM. Dana yang diajukan Bank Century sebesar Rp 1 triliun tersebut direncanakan sebagai bridging (talangan) sebelum bank menerima dana pembayaran surat-surat berharga (SSB) valas yang dimilikinya. Dengan fasilitas itu, Century bisa meningkatkan dana pihak ketiga dan mengembalikan pinjamannya yang berjangka waktu tiga bulan. Namun, Zainal menyimpulkan, Century memiliki persoalan likuiditas berat akibat penarikan dana besar-besaran (rush). Selain itu, Century juga tergolong insolvent (tak mampu bayar) karena dari pemeriksaan yang masih berlangsung, rasio kecukupan modal (CAR) bank hanya 2,02 persen.

Padahal, aturan BI, CAR bank harus minimal 8 persen. Pemberian FPJP kepada bank, menurut Zainal, juga tidak banyak menolong. Sebab, sifatnya sementara untuk "menyembuhkan penyakit kronis", likuiditas. Meskipun Zainal menyarankan Century tak layak mendapat FPJP, permohonan Century justru dipenuhi. Bahkan, belakangan diketahui angka yang dipenuhi jauh melebihi keinginan Bank Century, yakni Rp 6,7 triliun. Terkait proses pemberian FPJP ke Bank Century ini, KPK menduga ada penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Budi Mulya dan Siti Fajriah. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pertama kasus Century.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









3:39 PM | 0 komentar | Read More

Mike Tyson "Terpaksa" Bantah Berita Ganti Kelamin




Mike Tyson "Terpaksa" Bantah Berita Ganti Kelamin





Senin, 17 Desember 2012 | 12:47 WIB












NEW YORK, KOMPAS.com — Legenda tinju Mike Tyson "terpaksa" membantah berita yang menyebut dirinya menjalani operasi ganti kelamin.

Dikatakan terpaksa karena berita ini jelas-jelas hoax dan tak jelas asal-usulnya. Namun pekan lalu, berita itu menyebar di media massa negara-negara Afrika dan dipercaya sebagian besar audiens.

Dalam pernyataan tertulisnya, Tyson yang merupakan juara dunia tinju kelas berat 1980-1990-an membantah hal tersebut. "Saya tetaplah seorang laki-laki dan tidak pernah berniat untuk menjadi seorang wanita. Berita itu tidak benar dan bodoh sekali. Saya berada di acara Pacquiao-Marquez, Sabtu, dan semua orang waras akan mengatakan saya seorang laki-laki," ungkap Tyson.

Berita Tyson menjalani operasi ganti kelamin merebak pada akhir November, dan dua media Afrika, The Standard (Zimbabwe) dan SpyGhana, menyebutnya sebagai fakta. Situs investigasi, Zambia Watchdog, bahkan sempat juga merilisnya, tetapi kemudian mencabutnya setelah mengetahui itu berita bohong.

Konyolnya berita bohong itu juga mencantumkan kutipan ucapan Tyson yang menyebut dirinya selalu merasakan sentuhan feminin dalam dirinya, meski saat ia menjadi juara dunia tinju kelas berat sejati pada 1980-an.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















3:01 PM | 0 komentar | Read More

Seringai Garap Album Piringan Hitam

Written By RajaBlog on Sunday, December 16, 2012 | 3:55 PM


Arian, Salah satu personil Seringai

Arian, Salah satu personil Seringai (sumber: Yanuar Rahman/ Beritasatu.com)




Demi ambisi tersebut, Seringai rela merogoh kocek dalam-dalam

Setelah menghasilkan tiga buah album berjudul High Octane Rock (2004), Serigala Militia (2008) dan Taring (2012), grup musik cadas, Seringai sedang menyiapkan materi lagu baru dan sebuah proyek rilis album dalam sebuah rekaman fisik berbentuk piringan hitam.

"Rilis album-album sebelumnya dalam bentuk plat piringan hitam. Karena gue kolektor plat, gue pengin punya format itu," terang Arian saat ditemui di kawasan Ancol hari Sabtu (15/12).

Demi mewujudkan ambisinya itu, Arian dan teman-temannya yang tergabung dalam grup Seringai rela merogoh kocek lebih dalam, karena untuk memproduksi album dalam format plat piringan hitam harus dilakukan di kawasan Amerika atau Eropa.

"Itu buat collector item aja. Akan dijual, tapi produksinya enggak banyak. Rencananya tahun depan akan mulai (produksi)," tukasnya.

3:55 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertamina Siapkan Belanja Modal Rp 64 TriliunAustralia Pangkas Suku Bunga ke Level Terendah 50 TahunMenhut Banggakan Eksploitasi Alam IndonesiaMenkeu Minta Waspadai Defisit Neraca PerdaganganDahlan Iskan Kesengsem "Janda" CikarangIndustri Kecil dan Menengah Berbenah DiriDipanggil DPR, Dahlan Bakal "Cuek" LagiSinar Mas Terima Kredit Infrastruktur Rp 3 TriliunTol Cikarang Sepi, Dahlan Iskan "Protes"Rupiah Bergerak Mendatar, BI Siap Hadir di PasarIHSG Dibuka Langsung Ambles 25 PoinUntuk Pertama Kali, IPO BUMN Tanpa Agen AsingBakrie & Brothers Fokus Melunasi UtangInvestor AS Jajaki Industri Pengolahan RajunganMayoritas Bursa Asia Melemah, IHSG Rawan Ikut

http://www.kompas.com/ News and Service Tue , 04 Dec 2012 15:20:14 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun Tue , 04 Dec 2012 14:40:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/03/06/1712493t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina Persero menyiapkan belanja modal capital expenditure/capex senilai Rp 64 triliun atau 6,7 miliar dollar AS pada 2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun Tue , 04 Dec 2012 13:43:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/1351212t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank sentral Australia atawa Reserve Bank of Australia RBA memangkas suku bunga acuan ke titik terendah dalam 50 tahun terakhir. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia Tue , 04 Dec 2012 13:27:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/13/1603504t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keberhasilan eksploitasi alam di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit, emas, batubara, dan timah terbesar di dunia <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. Tue , 04 Dec 2012 13:03:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo di Jakarta, Selasa 4/12/2012, menyatakan, defisit neraca perdagangan Oktober harus diwaspadai. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang Tue , 04 Dec 2012 12:33:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1210597-janda-rame-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan kesengsem dengan &quot;Janda&quot; Cikarang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri Tue , 04 Dec 2012 11:49:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/30/1146345t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaku usaha Indonesia, termasuk kalangan industri kecil dan menengah, berbenah diri menghadapi kian kompetitifnya persaingan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. Tue , 04 Dec 2012 11:41:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/16/0727135-dahlan-iskan-bertemu-komisi-vii-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan bakal tidak menghadiri lagi undangan dari Komisi VII DPR soal rapat inefisiensi PT Perusahaan Listrik Negara Persero. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun Tue , 04 Dec 2012 11:31:45 UTC+0700Proyek senilai 400 juta dollar AS itu direncanakan beroperasi secara komersial tahun 2015. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes Tue , 04 Dec 2012 11:29:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1106224-dahlan-cikarang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan sedang mengadakan peninjauan ke gerbang tol Cikarang Utama Cikampek. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar Tue , 04 Dec 2012 11:21:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/0828412t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak mendatar pada perdagangan Selasa 4/12/2012. Bank Indonesia pun diperkirakan terus memantau di pasar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin Tue , 04 Dec 2012 11:05:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tekanan eksternal langsung mengimbas ke perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa 4/12/2012. IHSG dibuka melemah 25,75 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing Tue , 04 Dec 2012 10:45:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/22/1223378-kum-menteri-bumn-dahlan-iskan--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menginginkan agar proses Initial Public Offering IPO perusahaan BUMN tanpa menggunakan agen penjual asing. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang Tue , 04 Dec 2012 10:14:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/14/1142011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Manajemen PT Bakrie &amp; Brothers Tbk tetap fokus pada upaya pelunasan atau pengurangan beban utang pada tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan Tue , 04 Dec 2012 09:50:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/1231242-lkt---industri-pengolahan-ikan-karang--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sejumlah calon investor asal Amerika Serikat sedang menjajaki untuk merelokasi aktivitas produksi dalam industri pengolahan komoditas rajungan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut Tue , 04 Dec 2012 09:32:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/26/1737015t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sentimen negatif dari rilis data &quot;manufacturing index&quot; AS di bulan November kembali terkontraksi ke level 49,5 <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertamina Siapkan Belanja Modal Rp 64 TriliunAustralia Pangkas Suku Bunga ke Level Terendah 50 TahunMenhut Banggakan Eksploitasi Alam IndonesiaMenkeu Minta Waspadai Defisit Neraca PerdaganganDahlan Iskan Kesengsem "Janda" CikarangIndustri Kecil dan Menengah Berbenah DiriDipanggil DPR, Dahlan Bakal "Cuek" LagiSinar Mas Terima Kredit Infrastruktur Rp 3 TriliunTol Cikarang Sepi, Dahlan Iskan "Protes"Rupiah Bergerak Mendatar, BI Siap Hadir di PasarIHSG Dibuka Langsung Ambles 25 PoinUntuk Pertama Kali, IPO BUMN Tanpa Agen AsingBakrie & Brothers Fokus Melunasi UtangInvestor AS Jajaki Industri Pengolahan RajunganMayoritas Bursa Asia Melemah, IHSG Rawan Ikut

http://www.kompas.com/ News and Service Tue , 04 Dec 2012 15:20:14 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun Tue , 04 Dec 2012 14:40:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/03/06/1712493t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina Persero menyiapkan belanja modal capital expenditure/capex senilai Rp 64 triliun atau 6,7 miliar dollar AS pada 2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun Tue , 04 Dec 2012 13:43:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/1351212t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank sentral Australia atawa Reserve Bank of Australia RBA memangkas suku bunga acuan ke titik terendah dalam 50 tahun terakhir. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia Tue , 04 Dec 2012 13:27:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/13/1603504t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keberhasilan eksploitasi alam di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit, emas, batubara, dan timah terbesar di dunia <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. Tue , 04 Dec 2012 13:03:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo di Jakarta, Selasa 4/12/2012, menyatakan, defisit neraca perdagangan Oktober harus diwaspadai. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang Tue , 04 Dec 2012 12:33:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1210597-janda-rame-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan kesengsem dengan &quot;Janda&quot; Cikarang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri Tue , 04 Dec 2012 11:49:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/30/1146345t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaku usaha Indonesia, termasuk kalangan industri kecil dan menengah, berbenah diri menghadapi kian kompetitifnya persaingan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. Tue , 04 Dec 2012 11:41:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/16/0727135-dahlan-iskan-bertemu-komisi-vii-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan bakal tidak menghadiri lagi undangan dari Komisi VII DPR soal rapat inefisiensi PT Perusahaan Listrik Negara Persero. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun Tue , 04 Dec 2012 11:31:45 UTC+0700Proyek senilai 400 juta dollar AS itu direncanakan beroperasi secara komersial tahun 2015. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes Tue , 04 Dec 2012 11:29:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1106224-dahlan-cikarang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan sedang mengadakan peninjauan ke gerbang tol Cikarang Utama Cikampek. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar Tue , 04 Dec 2012 11:21:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/0828412t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak mendatar pada perdagangan Selasa 4/12/2012. Bank Indonesia pun diperkirakan terus memantau di pasar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin Tue , 04 Dec 2012 11:05:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tekanan eksternal langsung mengimbas ke perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa 4/12/2012. IHSG dibuka melemah 25,75 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing Tue , 04 Dec 2012 10:45:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/22/1223378-kum-menteri-bumn-dahlan-iskan--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menginginkan agar proses Initial Public Offering IPO perusahaan BUMN tanpa menggunakan agen penjual asing. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang Tue , 04 Dec 2012 10:14:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/14/1142011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Manajemen PT Bakrie &amp; Brothers Tbk tetap fokus pada upaya pelunasan atau pengurangan beban utang pada tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan Tue , 04 Dec 2012 09:50:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/1231242-lkt---industri-pengolahan-ikan-karang--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sejumlah calon investor asal Amerika Serikat sedang menjajaki untuk merelokasi aktivitas produksi dalam industri pengolahan komoditas rajungan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut Tue , 04 Dec 2012 09:32:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/26/1737015t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sentimen negatif dari rilis data &quot;manufacturing index&quot; AS di bulan November kembali terkontraksi ke level 49,5 <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Kuningan-Tendean akan Dibangun "Underpass"


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mencari formula terbaik untuk memecahkan masalah macet lalu lintas di Ibu Kota. Setelah mantap dengan siasat membangun persimpangan tak sebidang mulai tahun depan, kali ini ide untuk merekayasa lalu lintas juga mengemuka.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menyampaikan, ada puluhan titik rawan kemacetan yang harus dipecahkan. Umumnya titik rawan kemacetan itu terjadi di daerah yang jalannya menyempit (bottle neck), persimpangan, dan jalur putaran kendaraan.

"Solusi yang paling ringan seperti signal setting, perubahan arus lalu lintas dan membuat lintasan underpass atau flyover di persimpangan," kata Pristono di Jakarta, Senin (10/12/2012).

Saat ditanyai tentang peran Dinas PU dalam penanganan masalah macet, ia menjawab bahwa kemacetan tak bisa selesai hanya dengan manajemen kemacetan. Karena harus diimbangi dengan perbaikan infrastruktur, seperti penambahan jalan, penyediaan lahan parkir, serta petugas yang berjaga di lapangan.

"Juga harus ada rekayasa, misalnya melebarkan jalur (bottle neck)," ujarnya.

Untuk mempertajam rencananya, Pemprov DKI Jakarta juga menggandeng pakar dari kalangan akademisi Universitas Trisakti untuk memilah lokasi prioritas rekayasa lalu lintas.

Pristono sempat membeberkan, pihaknya akan membuat underpass yang menghubungkan simpang Kuningan dengan Tendean. Titik lain yang diusulkan menjadi prioritas adalah Cawang sampai Grogol, dua gerbang tol di Semanggi, bottle neck di dua sisi Pancoran, dan persimpangan Slipi sampai mal Taman Anggrek.

"Misalnya kalau mau memecahkan persimpangan Kuningan kita harus rekayasa lalu lintas. Rekayasanya seperti dilarang belok kanan, mereset ulang traffic light. Penegakan hukumnya juga kita tingkatkan supaya hasilnya lebih optimal," ujarnya.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









3:52 PM | 0 komentar | Read More

Ini Arahan SBY dalam Rapat Petinggi Demokrat di Cikeas


BOGOR, KOMPAS.com — Partai Demokrat mengadakan konsolidasi dalam pertemuan antara anggota dewan pembina, anggota fraksi, dan sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Minggu (9/12/2012) malam. Ada sejumlah arahan yang disampaikan Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden, yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam tersebut.

Pertama, Yudhoyono meminta para kader Partai Demokrat menghindari perbuatan tercela. Ke depannya, para kader diwajibkan memiliki pakta integritas yang menegaskan komitmen mereka bukan hanya bekerja untuk partai, melainkan juga bangsa dan negara. Kedua, Yudhoyono mengingatkan kalau fraksi merupakan ujung tombak DPP.

"Sehingga diharapkan untuk terus meningkatkan kinerjanya di dewan," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, di Cikeas, Bogor, Minggu malam.

Ketiga, menurut Nurhayati, dewan pembina meminta kader meningkatkan kekompakan dalam dua tahun menjelang Pemilu 2014 ini. Sebab, lanjutnya, kunci keberhasilan partai adalah kekompakan dan kebersamaan.

Keempat, lanjut Nurhayati, anggota fraksi Partai Demokrat diminta terus mengawal program-program pemerintah dan bekerja sama dengan fraksi-fraksi lain di DPR.

"Komunikasi yang baik dengan dasar komunikasi bersih, cerdas, dan santun harus terus dilaksanakan," ucap Nurhayati.

Kelima, katanya, Ketua Dewan Pembina berharap anggota fraksi lebih rajin turun ke daerah pemilihan masing-masing, bertemu dengan konstituen, dan melaksanakan program kedewanan dengan baik. Nurhayati juga mengatakan, pertemuan di Cikeas tersebut sama sekali tidak membahas kasus dugaan korupsi Hambalang yang menjerat Andi Mallarangeng. Pasca-diumumkan sebagai tersangka Hambalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (9/12/2012), Andi melepas jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga serta mundur dari kepengurusan Partai Demokrat.

Menurut Nurhayati, masalah kasus Andi menjadi kewenangan penengak hukum. Dia pun mengaku kalau rapat di Cikeas semalam tidak membahas mengenai pengganti Andi sebagai Menpora. Masalah penggantian menteri, katanya, sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









3:39 PM | 0 komentar | Read More

Pesepakbola Remaja "Bunuh" Penjaga Garis




Pesepakbola Remaja "Bunuh" Penjaga Garis





Selasa, 4 Desember 2012 | 07:44 WIB












THE HAGUE, Kompas.com - Seorang penjaga garis atau asisten wasit sebuah pertandingan sepakbola di Belanda dinyatakan mati klinis setelah dipukuli sejumlah pemain remaja.

"Dia dinyatakan meninggal dunia secara klinis,"  kata jurubicara polisi Bernhard Jens.

Polisi menahan tiga pemain yang baru berusia 15-16 tahun dari klub Nieuwe Sloten, Amsterdam. Mereka dituduh memukuli sang penjaga garis sesaat setelah klub mereka menghadapi klub Buitenboys, Almere, Minggu (2/12).

Media Belanda juga menyebut bahwa penjaga garis yang malang tersebut berulangkali juga dilecehkan para pemain sepanjang pertandingan. Saat dikeroyok, ia menerima tendangan di bagian kepala.

Sore harinya, penjaga garis tersebut merasa tidak sehat dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Setelah kejadian tersebut, polisi mencokok tiga tersangka pelaku dari rumah mereka di Ameseterdam pada Minggu malam. Mereka kemudian dikeluarkan dari Nieuwe Sloten dan klub tersebut memutuskan mundur dari kejuaraan musim ini.

Kejadian ini disesalkan Menteri Olahraga Belanda, Edith Schippers.  "Mengerikan sekali bila hal semacam itu terjadi di lapangan olahraga Belanda," kata Schippers. "Ini tidak ada hubungan dengan olahraga tersebut dan tak dapat diterima."

Badan sepakbola Belanda (KNVB) juga menyesalkann peristiwa ini. "Kejadian ini sering berlangsung pada usia ini (15-16 tahun).
Ini memang masa-masa usia yang sulit."







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















3:01 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger