Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Orangtua Penderita HIV/AIDS Bisa Lahirkan Bayi Sehat

Written By RajaBlog on Monday, October 29, 2012 | 3:52 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Orangtua yang mengidap HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immuno Deficiency Syndrome) dapat melahirkan anak dalam keadaan sehat tanpa terserang virus mematikan tersebut. Untuk memperoleh anak yang sehat, orangtua harus menjalani program PMTC (Preventif Mother to Child) di Puskesmas.


"Kalau ibu hamil yang mengidap HIV/AIDS ditangani oleh dokter yang tahu program PMTC, biasanya anaknya bisa negatif, karena itu sudah diantisipasi dengan baik," kata dokter Inda Mutiara, Ketua Koordinator Klinik Jelia yang khusus menangani penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) kepada Kompas.com, Senin (29/10/2012).


Inda mengatakan, dalam pprogram PMTC tersebut, ibu yang mengidap HIV/AIDS harus mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) untuk mencegah penularan virus HIV/AIDS. Obat tersebut harus dikonsumsi sebagai cara menjaga kestabilan virus dan tidak menularkan kepada bayi dalam kandungan.


Menurut Inda, selain mengonsumsi obat, ibu pengidap HIV/AIDS harus melahirkan melalui proses bedah caesar. Sang ibu pun dilarang memberikan ASI sedikitpun kepada bayi agar virus tidak tertular dalam tubuhnya.


Setelah program masa kehamilah dan proses bersalin selesai, bayi juga perlu memeriksakan diri melalui tes Viral Load, Rapid, atau Elissa untuk mengetahui perkembangan virus HIV dalam darah bayi. "Tes Viral Load dijalani ketika bayi berusia 18 bulan. Usia tersebut dianggap sudah bisa terlihat perkembangan virus. Selama 18 bulan tersebut, bayi juga dianggap masih memiliki kekebalan tubuh dari ibu," kata Inda.


Seperti diberitakan sebelumnya, ketika paparan kunjungan Banad Penanggulan AIDS Dunia (UN AIDS) mengunjungi Puskesmas Kecamatan Tambora, terdapat dua ibu melahirkan yang mengidap HIV/AIDS. Anak kedua ibu yang masing-masing berusia 2 minggu dan 2 bulan belum diketahui positif terjangkit HIV/AIDS atau belum. Bayi akan menjalani tes ketika usia bayi sudah mencukupi.


Kedua orangtua yang mengidap HIV/AIDS tersebut merupakan warga Tambora dan Grogol, Jakarta Barat. Sedangkan Pemerintah Kota Jakarta Barat menargetkan pada tahun 2015 mendatang akan menekan pertumbuhan penyakit HIV/AIDS di Jakarta Barat. Mengusung tema 'Getting to Zero', pemkot berharap pertumbuhan virus HIV/AIDS bisa ditekan dengan sosialisasi menggunakan kondom dalam berhubungan serta setia terhadap pasangan.






Editor :


Hertanto Soebijoto









3:52 PM | 0 komentar | Read More

Rieke Minta Iklan "TKI On Sale" Dihentikan




Surati Kedubes Malaysia


Rieke Minta Iklan 'TKI On Sale' Dihentikan





Senin, 29 Oktober 2012 | 15:03 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka mengirimkan surat terbuka kepada Pemerintah Malaysia melalui Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Surat itu merespons selebaran "Indonesia Maids Now on SALE". Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Malaysia, selebaran tersebut ditempel di sejumlah tempat dan ruang publik di Kuala Lumpur. Ia meminta agar selebaran itu dicabut dan publikasi yang dinilai merendahkan itu dihentikan.

"Surat itu sudah dikirim langsung oleh staf saya ke Kedubes Malaysia di Jakarta, hari ini," kata Rieke saat dikonfirmasi Kompas.com, terkait surat terbuka yang dimuat pada situs pribadinya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, iklan tersebut sangat merendahkan dan memosisikan pekerja migran Indonesia sebagai komoditas dagang, bukan manusia.  


"Saya yakin Pemerintah Malaysia mempunyai iktikad baik untuk menjaga hubungan kedua negara. Saya percaya Pemerintah Malaysia tidak memiliki pemikiran memosisikan Indonesia lebih rendah hanya karena mengirimkan tenaga kerja ke Malaysia. Saya percaya Pemerintah Malaysia sangat memahami bahwa rakyat kami yang berprofesi sebagai pekerja domestik menerima uang dari majikan yang berwarga negara Malaysia, dalam posisi sebagai upah atas kerja yang dilakukan, bukan hasil mengemis," papar Rieke dalam suratnya. 


"Saya meminta iklan tersebut dihentikan," katanya.

Ia juga berharap Pemerintah Malaysia menegur pihak agen yang melakukan promosi yang tidak pada tempatnya tersebut.  

Seperti diberitakan, sebuah selebaran berisi promosi tenaga kerja asal Indonesia beredar dan dipublikasikan di Malaysia. Iklan itu berbunyi, "Indonesian Maids now on SALE. Fast and Easy Application!! Now your housework and cooking come easy. You can rest and relax, Deposit only RM 3,500! Price RM 7,500 nett!”.

Direktur Migrant Care Anis Hidayah menduga, iklan tersebut disebarkan oleh seorang calo yang bekerja sama dengan agen tenaga kerja. Ia mengatakan bahwa cara seperti ini biasa dilakukan untuk memudahkan warga Malaysia mendapatkan tenaga kerja asal Indonesia setelah Pemerintah Indonesia memberlakukan pemberhentian sementara (moratorium) pengiriman tenaga kerja ke Malaysia.


Anis menyebutkan, sebetulnya moratorium pengiriman tenaga kerja itu hanya dilakukan secara sepihak oleh pemerintah Indonesia. Pemerintah Malaysia, kata Anis, tetap membuka jalur-jalur pengiriman TKI dan berlaku secara legal.








Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary














3:39 PM | 0 komentar | Read More

Ranomi Kromowidjojo Memang yang Terbaik




Ranomi Kromowidjojo Memang yang Terbaik





Senin, 29 Oktober 2012 | 11:43 WIB













PARIS, Kompas.com - Atlet renang asal Belanda, Ranomi Kromowidjojo terpilih jadi yang terbaik di Eropa atas prestasinya di tahun 2012.

Ranomi dipilih Le Ligue Europeenne de Natation (LEN) atas prestasinya meraih dua medali emas Olimpiade London, Agustus lalu. Ranomi meraih emas di nomor 50 dan 100 meter gaya bebas.

Ranomi menyamai prestasi atlet renang puteri Jerman, Brigitta Steffen yang juga meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Tahun lalu, penghargaan jatuh pada perenang Italia, Fredercia Pellegrini.

Ranomi menyisihkan atlet puteri Perancis, Camille Muffat yang merebut medali emas 400 meter gaya bebas Olimpiade London. Sementara di posisi tiga ditempati perenang 15 tahun dari Lithuania, Ruta Meilututyte yang  meraih medali emas Olimpiade London di nomor 100 meter gaya dada.

Sementara di bagian putera penghargaan diraih atlet renang Perancis, Yannick Agnel.  Ia meraih medali emas OLimpiade di nomor 200 meter gaya bebas dan ikut dalam tim estafet Perancis yang meraih medali emas di nomor 400 meter gaya bebas.

Penampilan Agnel dianggap sebagai kunci kemenangan tim Perancis karena ia mampu mengatasi bintang renang AS, Ryan Lochte.

Hasil pemilihan:
Putra
1. Yannick Agnel (FRA) 48.5%
2. Daniel Gyurta (HUN) 42.4%
3. Florent Manaudou (FRA) 4.5%

Putri:
1. Ranomi Kromowidjojo (NED) 60.6%
2. Camille Muffat (FRA) 15.2%
3. Ruta Meilutyte (LTU) 13.6%







Editor :


A. Tjahjo Sasongko















3:01 PM | 0 komentar | Read More

Perajin Wayang Minta Pucung Jadi Desa Wisata

Written By RajaBlog on Sunday, October 28, 2012 | 3:55 PM


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Perajin wayang kulit di Desa Pucung, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pemerintah daerah menjadikan Desa Pucung sebagai desa wisata  kerajinan wayang kulit. "Untuk peningkatan promosi wayang kulit di Desa Pucung kami berharap di sini (Desa Pucung) menjadi desa wisata kerajinan wayang kulit," kata Jumadi, seorang perajin sekaligus pemilik toko Wayang Kulit Jumadi, di Yogyakarta, Minggu (28/10/2012).


Menurut Jumadi, pemerintah daerah seharusnya memanfaatkan lahan sepanjang pinggir jalan Desa Pucung sebagai wahana penjualan atau pameran kerajinan wayang kulit Desa Pucung. "Sepanjang pinggir jalan Desa Pucung merupakan tanah milik pemerintah. Mengapa tidak dimanfaatkan saja sebagai sentra penjualan kerajinan wayang kulit," katanya.


Jumadi menjual wayang kulit mulai yang berbahan kulit sapi, domba hingga kerbau dengan memasang harga mulai Rp 55.000 untuk aksesoris hingga yang paling mahal Rp 1.200.000 per unit.


Jumadi biasanya mendapat pesanan dari Jakarta, Surabaya, dan Kalimantan. Untuk satu bulan dengan dibantu 5 karyawan, ia mengaku rata-rata mampu membuat 300 wayang dengan omzet kotor Rp 12 juta. "Itu saja belum pasti, kadang-kadang sebulan tidak ada garapan," katanya.


Pemerintah Daerah, lanjut Jumadi, memang telah membuatkan pusat kerajinan di Pasar Seni Gabusan yang terletak di pinggir Jalan Parangtritis Km 9.


Namun, pusat penjualan kerajinan tersebut kurang efektif karena pembeli tidak dapat melihat langsung perajin serta proses pembuatan kerajinan khusus wayang kulit. "Pemusatan kerajinan di Pasar Gabusan menurut saya tidak efektif, sekarang saja di sana (Pasar Gabusan) sepi," katanya.


Jumadi mengaku beruntung karena setidaknya menjadi salah satu perajin wayang kulit yang mampu membeli tanah untuk membuka toko kerajinan di jalan utama Desa Pucung. Masih banyak perajin wayang kulit lainnya di pelosok Desa Pucung yang terpaksa menitipkan hasil kerajinannya di toko milik Jumadi karena daerah tersebut merupakan perbukitan yang sulit dijangkau oleh calon pengunjung.


"Saya kasihan perajin-perajin yang ada di pelosok terpaksa menitipkan hasil karyanya ke sini karena mereka tidak mampu membeli lahan di pinggiran jalan utama desa ini," katanya.


Senada dengan Jumadi, perajin Wayang Kulit dan pemilik Sanggar Jaya Astuti di desa yang sama, Keni Suharjono, mengatakan perlunya perhatian khusus pemerintah terhadap upaya pelestarian aset budaya wayang kulit di Desa Pucung.


Menurut Keni, sepanjang tahun 2012 pengunjung sangat sepi. "Promosi kerajinan wayang kulit khususnya di desa ini perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah agar bisa meningkatkan jumlah pengunjung," katanya.












3:55 PM | 0 komentar | Read More

Kuartal III, Laba Jasa Marga Rp 1,26 Triliun


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan laba bersih hingga kuartal III-2012 sebesar Rp 1,26 triliun, naik  34,4 persen dibanding periode yang sama 2011 sebesar Rp 935,7 miliar. Kenaikan laba ditopang oleh operasional perseroan.


Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman menjelaskan pendapatan operasional terbesar perseroan berasal dari pendapatan tol. "Di periode yang sama kami mencatat kenaikan pendapatan tol sebesar 17,1 persen dari Rp 3,5 triliun menjadi Rp 4,1 triliun," kata Adityawarman di Jakarta, Minggu (28/10/2012).


Sementara pendapatan dari konstruksi tercatat naik signifikan 211,3 persen dari Rp 459,6 miliar menjadi Rp 1,43 triliun. Sedangkan pendapatan usaha lain justru turun 5,7 persen dari Rp 89,2 miliar menjadi Rp 84,1 miliar.


Sehingga total pendapatan usaha perseroan naik 38 persen dari Rp 4,05 triliun menjadi Rp 5,59 triliun. Di sisi lain, beban usaha perseroan juga melonjak 44,2 persen dari Rp 2,27 triliun menjadi Rp 3,28 triliun. Kontribusi beban terbesar berasal dari pengumpulan tol Rp 487,2 miliar, beban pelayanan pemakai jalan tol Rp 199,2 miliar dan beban pemeliharaan aktiva jalan tol Rp 625,89 miliar.


Selain itu ada beban kerjasama operasi Rp 208,7 miliar, beban konstruksi Rp 1,416 triliun dan beban umum serta administrasi mencapai Rp 646,4 miliar. Meski demikian, laba usaha perseroan masih naik 29,71 persen dari Rp 1,78 triliun menjadi Rp 2,31 triliun.


Hingga perdagangan Kamis (25/10/2012), harga saham JSMR ditutup stagnan di level Rp 5.700 per saham.


Ikuti liputan khusus Cerdas Berasuransi






Editor :


Erlangga Djumena









3:55 PM | 0 komentar | Read More

Sambangi Yati, Menteri Sosial Berikan Sumbangan


JAKARTA, KOMPAS.com -  Mensos Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri menyempatkan diri untuk mengunjungi pondok milik Yati (64), pemulung yang mengorbankan dua ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha. Kehadiran Mensos terkait lokasi tempat tinggal Yati dan suaminya Maman, yang berada di lahan milik Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta.


"Saya mohon maaf Pak. Yah, kondisi kami seperti ini. Waktu di Taman Honda, kami digusur, terus pindah ke sebelah. Terus digusur lagi, kami pindah lagi, akhirnya sampai ke sini," kata Yati saat menerima Mensos di rumahnya di Jalan Tebet Barat Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/10/2012).


Yati dan Maman menghuni gubuk berukuran sekitar 5x3 meter persegi yang berdinding tripleks dan beratap asbes. Rumah tersebut terletak di areal milik Dinas Sosial Pemprov DKI yang diperuntukkan bagi Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3 Tebet. "Kami tinggal di sini sejak 1989. Sudah sering pindah karena digusur terus," terang Yati.


Wanita asal Gunung Sari, Pasuruan, Jawa Timur itu langsung terbata-bata saat menteri menyerahkan bantuan berupa uang dalam sebuah amplop. Ia tampak terharu. Meski demikian, ia menyiratkan harapan yang lebih diinginkan dia dan suaminya kepada menteri. "Sebenarnya, kami lebih suka kalau bisa hidup tenang, punya rumah sendiri dan tanah sendiri yang nggak terganggu gusuran," ujarnya.


Salim memahami harapan Yati dan Maman. Ia lantas menawarkan mereka dua pilihan. Pihak Kemensos siap membantu jika keduanya ingin kembali dan memiliki rumah serta lahan di kampung halaman. Demikian pula, jika mereka ingin tetap bermukim di Jakarta, Yati dan Maman akan difasilitasi Kemensos. "Kalau memang ingin pulang, kami akan pikirkan soal rumah dan tanah di sana," kata Salim kepada keduanya.


Yati berprofesi sebagai pemulung sejak tahun 1965, saat ia tiba di Jakarta. Pengagum Rhoma Irama ini telah melakukan perbuatan yang luar biasa dan mengundang perhatian masyarakat luas. Atas dasar keinginan untuk ikut melakukan kurban pada hari raya Idul Adha, pendapatannya dari hasil memulung ditabungnya dalam bentuk kalung emas.


Selasa (23/10) kemarin ia membeli dua ekor kambing bernilai total Rp 3 juta. Uang tersebut merupakan hasil penjualan tiga kalung emasnya yang dihargai Rp 3,8 juta. Kedua ekor kambing tersebut kemudian dibawa ke Masjid Al-Ijtihaad Tebet Mas untuk dikurbankan.






Editor :


Erlangga Djumena









3:52 PM | 0 komentar | Read More

Densus 88 Olah TKP di Bogor




Terorisme


Densus 88 Olah TKP di Bogor





Penulis : Antony Lee | Minggu, 28 Oktober 2012 | 14:45 WIB













BOGOR, KOMPAS.com - Tim Detasemen 88 Antiteror Mabes Polri dan Tim Pusat Laboratorium Forensi Mabes Polri, Minggu (28/10/2012), melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dan Cikaret, Bogor Selatan, Kota Bogor.


"Tim akan terlebih dulu melakukan olah TKP di Leuwiliang. Setelah itu baru ke Cikaret," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bogor Kota Ajun Komisaris Didik Purwanto.


Olah TKP ini terkait dengan penangkapan terduga teroris di Desa Leuwimekar, Leuwiliang dan, di Cikaret. Di Leuwiliang, tim Densus 88 menangkap dua terduga teroris, beserta barang bukti peluru berkaliber 5,56 milimeter, serbuk yang diduga bahan peledak, serta sejumlah hard disc dan CPU.


Sementara di Cikaret, tim Densus 88 mengamankan laki-laki dan perempuan yang baru sepekan mengontrak di kawasan itu.


















3:39 PM | 0 komentar | Read More

Hasil GP Australia dan Klasemen Sementara


PHILLIP ISLAND, Kompas.com - Casey Stoner mengukuhkan diri sebagai pebalap terbaik di Sirkuit Phillip Island, Australia, ketika dia menjuarai balapan tersebut, Minggu (28/10/2012). Pebalap Repsol Honda ini memberikan kado yang sangat manis bagi publik Australia pada penampilan terakhirnya di rumah sendiri, karena dia pensiun pada akhir musim 2012.

Stoner, yang sejak latihan bebas pertama hingga kualifikasi selalu di depan, sehingga oleh rivalnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo, disebut memiliki level yang berbeda, tak terbendung sejak dia mengambilalih kendali lomba di lap kedua. Dia mengalahkan Lorenzo, yang finis di urutan kedua.

Meskipun demikian, kegembiraan terbesar dirasakan oleh Lorenzo karena dia berhasil memastikan diri menjadi juara dunia MotoGP 2012. Padahal, dia hanya perlu tambahan minimal tiga poin untuk mengungguli rivalnya yang merupakan rekan setim Stoner, Dani Pedrosa. Tetapi rupanya nasib baik menaungi Lorenzo dan nasib sial memayungi Pedrosa, karena kedua pebalap ini mengalami hal yang bertolak belakang.

Pedrosa harus menerima kenyataan pahit. Alih-alih menjadi juara GP Australia untuk memelihara asa memperebutkan trofi MotoGP, pebalap Spanyol ini justru kecelakaan di lap kedua. Pedrosa terlalu bernafsu mendorong secara maksimal di awal lomba, sehingga motornya terpelintir di Tikungan 1 saat dia sedang memimpin jalannya lomba.

"Mungkin terlalu cepat mendorong, mungkin akibat chatter di bagian depan," ujar Pedrosa dalam pernyataan singkat setelah kecelakaan.

Tentu Pedrosa menyesal dengan apa yang terjadi. Tetapi apa mau dikata, kenyataan mesti diterima dan dia harus rela gelar juara dunia MotoGP musim 2012 menjadi milik Lorenzo, rival dan juga kompatriotnya, yang usai seri ke-17 ini unggul 43 poin atas dirinya.

- Hasil GP Australia

1. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 41m 1.324s
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 41m 10.547s
3. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 41m 15.894s
4. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 41m 24.627s
5. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 41m 24.756s
6. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 41m 24.791s
7. Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) 41m 38.437s
8. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 41m 39.711s
9. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (GP12) 41m 53.937s
10. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 42m 1.623s
11. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 42m 1.666s
12. Hector Barbera ESP Pramac Racing (GP12) 42m 23.275s
13. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Suter-BMW CRT) 42m 29.181s
14. Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1 lap
15. Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1 lap

DNF:
Roberto Rolfo ITA Speed Master (ART CRT)
Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT)
James Ellison GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT)
Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V)

- Klasemen sementara

1. Jorge Lorenzo          350
2. Dani Pedrosa           307
3. Casey Stoner           238
4. Andrea Dovizioso      208
5. Alvaro Bautista          165
6. Valentino Rossi         157
7. Cal Crutchlow           151
8. Stefan Bradl             135
9. Nicky Hayden           122
10. Ben Spies               88
11. Hector Barbera        83
12. Aleix Espargaro       69
13. Randy de Puniet      58
14. Karel Abraham        50
15. Michele Pirro          32
16. James Ellison          28
17. Yonny Hernandez    28
18. Colin Edwards         25
19. Danilo Petrucci       19
20. Jonathan Rea         17
21. Mattia Pasini           13
22. Ivan Silva                12
23. Toni Elias                10
24. Katsuyuki Nakasuga 7
25. Steve Rapp              2
26. David Salom            1







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









3:01 PM | 0 komentar | Read More

Belajar dari Secangkir Kopi

Written By RajaBlog on Saturday, October 27, 2012 | 3:55 PM


KOMPAS.com – Secangkir kopi selalu memberi efek magis bagi penikmatnya. Sebuah stimulan untuk memberi semangat di hari yang melelahkan. Sebuah kedai kopi bernama La Tazza yang berada di Electronic Center di SCBD, Jakarta, menghadirkan cita rasa kopi Indonesia dalam balutan racikan modern.


La Tazza sendiri dari Bahasa Italia yang berarti ”cangkir”. Dalam secangkir kopi yang sederhana ternyata kaya akan cerita. Heri Setiadi, General Manager La Tazza, pun menunjukkan cerita itu melalui cupping atau mencicipi dan mengenali kopi secara blind tasting alias tanpa diberitahu sebelumnya asal-usul kopi tersebut.


Ya, asal suatu kopi bisa dikenali hanya dengan bantuan lidah dan hidung. Tentu perlu pengalaman dan keahlian khusus untuk benar-benar jago mengenali kopi mengandalkan indera perasa dan penciuman.


Beberapa cangkir kecil berisi kopi dijejerkan di atas meja. Lalu setiap kopi diseduh dengan air panas dengan suhu 96 derajat. Berikutnya, ditunggu selama sekitar lima menit. Setelah itu mulai mencicipi kopi. Kopi diseruput dengan cepat agar langsung menyebar terutama di pangkal lidah.


Acara semakin menarik ketika saya harus memperkirakan asal masing-masing kopi. Ada sekitar 10 kopi yang disajikan. Rasa asam yang kuat memudahkan orang untuk menebak Kopi Toraja, jenis arabika yang memang berciri khas pada rasa asam yang kuat.


Selain kopi Toraja, ada kopi Lintong, kopi Gayo, kopi Kintamani, kopi Flores, kopi Jawa, hingga kopi Papua. Saat itu, Heri juga ”iseng” menyuguhkan kopi dari Ethiopia untuk membedakan karakter aroma, flavor (rasa), acidity (tingkat keasaman), dan aftertaste (rasa tertinggal).


Masing-masing kopi seakan mencerminkan asal-usul kopi itu berasal. Seperti kopi Kintamani yang selintasan tercium aroma jeruk dan rasa asam jeruk. Menurut Heri, kopi Kintamani yang ia sajikan berasal dari kopi yang ditanam berdampingan dengan jeruk.


Heri ingin memperkenalkan kopi terutama kopi Indonesia kepada siapa pun yang ingin belajar. Oleh karena itu, La Tazza sendiri sudah beberapa kali menjadi tempat acara cupping bagi beberapa komunitas.


”Bisa saja kalau komunitas yang dibuatkan acara cupping di La Tazza,” katanya.


Tak sekadar acara icip-icip, Heri juga tak pelit berbagi ilmu mengenai kopi. Termasuk karakter kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, ia juga piawai menjelaskan penggunaan alat pembuat kopi. Sehingga, pengunjung bisa membeli sendiri pembuat kopi dan menggunakannya di rumah.


Di La Tazza dijual pula pembuat kopi berbagai jenis seperti siphon dan french press. Pengunjung juga bisa membeli biji kopi di tempat ini dan minta langsung untuk digiling. Sehingga, kopi segar bisa dinikmati setiap hari di rumah.


Jika mampir di La Tazza, Anda bisa memesan kopi blend racikan La Tazza yang dibuat dengan mesin espresso. Namun, bila Anda termasuk penggemar kopi yang ringan, bisa minta dibuatkan dengan siphon, coffee dripper, ataupun french press.


”Kalau menggunakan siphon, karena menggunakan air dengan suhu 100 derajat, ada beberapa karakter kopi yang hilang. Ini brewing (menyeduh) kopi dengan teknik air mendidih,” jelas Heri.


La Tazza sendiri sudah ada sejak tahun 2000, jauh sebelum kedai kopi menjadi tren di Jakarta. Kedai pertamanya ada di Mal Ambassador. Sementara kedai kopi di SCBD buka di tahun 2008 dan menempati tempat yang lebih luas.


Karena kedai kopi ini berada di wilayah kantor, cocoklah menjadi penutup di sore hari. Selepas kerja, menikmati secangkir kopi panas ditemani camilan sederhana seperti pisang goreng. Ya, walau terkesan ”bule”, La Tazza tetap menyediakan camilan khas Indonesia seperti pisang goreng. Nikmat...












3:55 PM | 0 komentar | Read More

Norwegian Air Dapat Izin Mengarungi Trans Atlantik




Norwegian Air Dapat Izin Mengarungi Trans Atlantik





Penulis : Haryo Damardono | Sabtu, 27 Oktober 2012 | 13:17 WIB














JAKARTA, KOMPAS.com-Maskapai Norwegian Air Shuttle telah mendapatkan lampu hijau dari regulator Amerika Serikat untuk memulai penerbangan lintas Samudera Atlantik. Langkah Norwegian Air ini dinilai langka oleh karena maskapai berbiaya rendah dari Eropa jarang sekali memasuki rute penerbangan jarak jauh.


Demikian dikutip dari situs berita Dow Jones , Sabtu (27/10/2012). Norwegian Air yang berbasis di Kota Oslo merencanakan penerbangan jarak jauhnya pada semester I-2013, dengan rencana menembus kompetisi yang kini dikuasai oleh tiga aliansi penerbangan global. Saat ini, Norwegian Air merupakan maskapai berbiaya rendah ketiga terbesar di Eropa dibawah pemimpin pasar Ryanair. Hanya Air Berlin, yang kini menerbangi rute-rute penerbangan jarak jauh.


Untuk penerbangan Transatlantiknya, Norwegian Air akan menggunakan Boeing 787 Dreamliners buatan Amerika. Maskapai itu berharap dua unit Boeing 787 akan diterima pada tahun 2013, sementara lima unit lainnya pada tahun 2014.   



Ikuti liputan khusus Cerdas Berasuransi






Editor :


Tjahja Gunawan Diredja















3:55 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger