Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Daniel Mananta Jadi Eksekutif Produser "Killers"

Written By RajaBlog on Friday, January 10, 2014 | 3:55 PM


Jakarta - Presenter Daniel Mananta semakin melebarkan sayapnya di dunia hiburan. Setelah mencoba bisnis pakaian, kini ia merambah dunia film. Tidak tanggung-tanggung, pria kelahiran 32 tahun silam itu mendapat kesempatan untuk menjadi eksekutif produser.


Ia berkolaborasi dengan sutradara "The Month Brothers" lewat film berjudul “Killers”. Ia menyatakan memang sudah lama tertarik dengan dunia film dan ini merupakan film perdananya.


"Gue hobi banget nonton film. Semua jenis film gue tonton, dari jenis drama sampe horor gue tonton. Beberapa tahun lalu gue dapet skrip film Killers dan gue tertarik banget. Menurut gue film ini terlalu bagus dan sangat sayang untuk nggak dibuat," ucapnya di Jakarta, Rabu (8/1).


Setelah "Killers", mantan VJ MTV  juga akan memproduseri sebuah film lagi. Daniel merasa ini dikarenakan menjadi tantangan baru baginya. Ia merasa cukup puas dengan hasil film ”Killers”, karena berhasil menembus Sundance Film Festival 2014 di Amerika Serikat.


Baginya, mengumpulkan dana untuk membiayai produksi film menjadi tugasnya. Awalnya, Daniel pun merasakan kesulitan ketika harus membuat proyek ini berjalan lancar.


"Rising funding seru juga. Apalagi, kan ini kerjasama dua negara. Tek-tokannya lumayan lama. Bahasa juga jadi tantangan. Lumayan banyak deh tantangannya. Mulai dari cari dana, liat skrip dan ingin segera merealisasikannya. Kebetulan baru buat perusahaan dengan partner, Damn Inc. Dan akhirnya nyari dana, fix dengan Jepang," jelasnya.


Ia merasakan perbedaan ketika berada di depan layar dan saat menjadi orang yang berada di balik kesuksesan sebuah karya. "Gue lumayan deg-degan sih. Proses seru banget. Beda saat gue host. Di depan layar. Beda banget dengan di belakang layar," ujarnya lagi.


Daniel berharap agar filmnya tak hanya ditonton oleh masyarakat Indonesia, tapi juga oleh pencinta film di luar negeri.


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Demi Masa Depan, Terry Putri Kini Nyambi Buka Butik

Written By RajaBlog on Thursday, January 9, 2014 | 3:55 PM


Jakarta - Artis Terry Putri tahu benar bahwa umur kehidupan menjadi seorang entertainer tidaklah panjang. Oleh sebab itu Terry kini punya aktifitas baru, yakni berjualan baju. Tak hanya sendirian, Terry mengandeng istri almarhum Ustad Jefri Al-Buhori, Pipik Dian Irawati dalam menjalankan bisnisnya. Hal itu diungkapkan presenter olahraga di salah satu stasiun televisi itu saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Rabu (8/1).


"Iya, ini ambil bajunya dari Umi Pipik. Sebenarnya bisnis yang handle kakak aku dan dijual secara online," ungkap Terry Putri.


Lebih jauh Terry menjelaskan bahwa tugas yang dia emban bukan hanya mensosialisasikan koleksi baju yang dijualnya, tapi juga menyediakan modal usaha demi kelangsungan usahanya tersebut.


"Jadi semua keuntungan itu aku putar saja dulu, lebih ke saving untuk masa depan. Saya juga kan melebarkan bisnis ke daerah, ya... hitung-hitung mengembangkan daerah saya," lanjutnya.


Untuk meminimalisir tingkat kekecewaan pelanggan, Terry mengaku selalu berusaha untuk memperbaiki metode penjualannya.


"Kecewa pasti ada, karena kan belanjanya lewat online. Kalau mereka komplain kami jelaskan. Kalau yang mereka beli itu apa, seperti yang mereka lihat dalam foto. Lagipula aku jualan baju yang tak terlalu ribet, simpel-simpel saja. So far so good," ujarnya.


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Diputar Ulang, Adipati Dolken Ajak Masyarakat Saksikan "Sang Kiai"

Written By RajaBlog on Wednesday, January 8, 2014 | 3:55 PM


Jakarta - Setelah terpilih menjadi film terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2013, film "Sang Kiai" berhak mendapatkan kesempatan untuk ditayangkan kembali di bioskop-bioskop di Indonesia, pada 9 Januari 2014 mendatang.


Aktor Adipati Dolken, yang berhasil meraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik FFI 2013 lewat perannya dalam film tersebut menyatakan, film itu pantas diputar ulang kembali agar masyarakat yang belum sempat nonton bisa melihat kembali tentang kisah perjuangan dan keteladanan KH Hasyim Asy'ari


"Sebagai salah satu pemain film yang berperan sebagai Harun, santri KH Hasyim Asy'ari, saya menilai film ini mensyiarkan soal pentingnya menjaga nasionalisme. Pastinya saya merasa senang kalau film ini diputar lagi. Dengan jadi film yang terbaik, film ini dapat kesempatan istimewa bisa diputar lagi," katanya ketika di Jakarta, Selasa (7/1).


Film hasil karya sutradara Rako Prijanto dibintangi oleh Ikranagara, Cristine Hakim, Adipati Dolken dan Agus Kuncoro tersebut, juga meraih tiga penghargaan dalam kategori lain yakni sutradara terbaik (Rako Prijanto), peran pendukung pria terbaik (Adipati Dolken), dan penata suara terbaik (Khikmawan Santosa, M Ikhsan, Yusuf A Pattawari).


Walaupun akan diputar ulang, Adipati belum mengetahui kapan kira-kira jangka waktu film tersebut dapat bertahan di pasaran. Semua akan dilihat dulu dari banyaknya minat penonton yang menyaksikan film tersebut.


"Makanya saya menghimbau bagi yang belum nonton, ataupun masih ingin nonton lagi sebagai film terbaik 2013, ya besok Kamis adalah jawabannya. Ditonton ya film Sang Kiai. Dijamin gak akan nyesel," ajaknya.


Dengan adanya film ini, insan perfilman Indonesia turut mengingatkan kembali tentang sejarah. Saat diputar kembali, ia berharap film ini bisa menjadi sarana untuk generasi muda sekarang lebih mengenal lagi sosok-sosok pahlawan yang ada di Indonesia.


"Generasi kita lebih mengenal pahlawan internasional daripada kenal pahlawan kita sendiri, karena itu kita butuh mengenalkannya lagi. Banggalah dengan Tanah Air sendiri," tegasnya.



3:55 PM | 0 komentar | Read More

"Girl Rising", Kisah Remaja Perempuan di Negara Berkembang

Written By RajaBlog on Tuesday, January 7, 2014 | 3:55 PM


Jakarta - Hari ini Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) menyelenggarakan pemutaran film berjudul Girl Rising di @america Pacific Place, Jakarta. Film ini mengisahkan kondisi anak-anak perempuan yang tinggal di beberapa negara sedang berkembang.


Kumpulan kisah ini dikemas dalam bentuk film dokumenter yang disutradarai oleh Richard E. Robins dan didukung oleh Intel Corporation dan CNN Films.


Film ini juga dinaratori oleh beberapa artis Hollywood. Antara lain, Meryl Streep, Anne Hathaway, Liam Neeson, Cate Blanchett dan Selena Gomez.


"Kita harus peduli dengan kondisi perempuan karena ada seorang ahli ekonomi yang bilang kalo keberhasilan suatu negara juga ditentukan dengan kondisi perempuan dari negara tersebut," ungkap Kristen F. Bauer, Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia pada acara diskusi dan pemutaran film dokumenter Girl Rising di Jakarta, Senin (6/1).


Kristen juga menggambarkan bahwa kondisi perempuan di dunia masih sangat memprihatinkan. Sebanyak dua pertiga penduduk di dunia yang buta huruf adalah berjenis kelamin perempuan. Dan masih banyak perempuan di dunia yang mendapat pelayanan kesehatan buruk.


"Film ini sudah diputar di beberapa negara termasuk Amerika Serikat dan mendapat sambutan yang sangat baik. Saya harap melalui film ini isu-isu kekerasan terhadap perempuan bisa berkurang," ujarnya.


Film dokumenter ini mengisahkan kehidupan seorang anak perempuan yang berasal dari sembilan negara. Yaitu Kamboja, Haiti, Nepal, Mesir, Ethiopia, India, Peru dan Afghanistan.


Diceritakan bahwa kemiskinan dan budaya di masyarakat menjadi isu utama dalam menghambat pendidikan perempuan. Perempuan di belahan-belahan dunia tersebut tidak bisa menikmati pendidikan selayaknya. Bahkan sebagian dari mereka harus rela bekerja di usia dini untuk mengalah karena orang tuanya hanya mampu menyekolahkan saudara laki-lakinya.


"Keluarga lebih memilih laki-laki yang disekolahkan, karena dianggap laki-laki bisa merantau ke kota dan bisa lebih mandiri. Selain itu, laki-laki dianggap sebagai pencari nafkah yang ideal untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga," kata Michelle Bekkering, Resident Country Director, International Republican Institute (IRI).


3:55 PM | 0 komentar | Read More

KPI Berikan Teguran Tertulis untuk Program "Yuk Keep Smile"

Written By RajaBlog on Monday, January 6, 2014 | 3:55 PM


Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah memberikan teguran tertulis kepada "Trans TV" terkait program "Yuk Keep Smile" atau YKS yang dinilai telah melakukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI 2012.


Sujarwanto Rahmat selaku Komisioner bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat mengatakan, teguran tertulis tersebut diberikan berdasarkan kewenangan menurut Undang-Undang (UU) 32/2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), pengaduan masyarakat, pemantauan, dan hasil analisis yang dilakukan KPI.


"Program YKS di "Trans TV" telah pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran sehingga kita berikan teguran tertulis yang pertama," kata Sujarwanto Rahmat kepada Beritasatu.com di Jakarta, Senin (6/1).


Dalam isi surat teguran tertanggal 3 Januari 2014 tersebut, disebutkan bahwa program YKS telah melakukan pelanggaran P3 dan SPS pada 9 Desember 2013, yaitu menampilkan gerakan tubuh atau tarian yang mengandung unsur erotis pada lagu "Oplosan", penggunaan pakaian yang minim sehingga mengeksploitasi atau menampilkan bagian-bagian tubuh yang tidak pantas dipertontonkan seperti paha dan/atau bokong, serta pengambilan gambar secara medium shot dan low angle shot sehingga menampilkan bagian bawah tubuh si penari.


Jenis pelanggaran ini menurut KPI dikategorikan sebagai pelanggaran atas penghormatan terhadap nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan, perlindungan anak dan remaja, pelarangan program yang mengeksploitasi bagian tubuh dan menampilkan gerakan erotis, penggolongan program siaran, dan ketentuan siaran langsung.


KPI Pusat juga kembali menemukan adanya pelanggaran pada 20 Desember 2013, karena adanya goyangan Sazkia Gotik yang erotis dan mengeksploitasi atau menonjolkan bagian tubuh yang tidak pantas ditampilkan.


Tayangan tersebut menurut KPI Pusat telah melanggar P3 Pasal 9, Pasal 14, Pasal 16, Pasal 21 Ayat 1, Pasal 47 Ayat 1 dan 2, dan SPS Pasal 9, Pasal 15 Ayat 1, Pasal 18 huruf h dan i, Pasal 37 Ayat 1, 2, 4 huruf a dan f.


"Saat ini memang baru teguran pertama. Kalau masih melanggar, akan kami berikan teguran kedua. Namun apabila masih melanggar lagi, sanksi yang diberikan berupa penghentian program sementara setelah sebelumnya kita berikan kesempatan untuk melakukan klarifikasi," terang Sujarwanto.


Tentang adanya anggapan bahwa KPI kurang tegas dalam memberikan sanksi terhadap tayangan yang dianggap masyarakat tidak bermoral, Sujarwanto punya penjelasannya.


"Bukan soal memberi teguran atau tidak, karena KPI kan berpegang pada Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran. Kalau tidak ada yang dilanggar dalam undang-undang tersebut, tentunya kami tidak bisa memberikan teguran atau pun sanksi," jelas dia.


Apalagi menurut Sujarwanto, aturan-aturan yang dibuat KPI memang belum sampai menjangkau pada kualitas atau mutu program televisi. "Misalnya ada acara lawakan yang dianggap masyarakat tidak bermutu, kalau acara ini tidak melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran, ya tidak bisa kita tegur atau kita berikan sanksi. Karena memang undang-undang kita belum sampai bicara pada kualitas dan mutu program," tegas dia.


Desakan agar tayangan YKS dihentikan memang semakin kuat pasca munculnya petisi yang dibuat Rifqi Alfian di situs www.change.org.


Hingga Senin (6/1) siang, petisi online tersebut sudah ditandatangani lebih dari 31.000 orang sebagai bentuk dukungan mereka agar tayangan YKS dihentikan.


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Suami Cut Tari: Saya Telah Satu Tahun Tidak Kembali ke Rumah

Written By RajaBlog on Sunday, January 5, 2014 | 3:56 PM


Jakarta - Persoalan rumah tangga pasangan Cut Tari dan Johannes Jusuf Soebrata memang sudah terjadi sejak lama. Hal itu diakui Jusuf (panggilan akrab suami Cut Tari), karenanya Jusuf mengaku sudah sering tidak pulang ke rumah sejak setahun lalu. Hal itu diungkapkan Jusuf saat ditemui di kediaman Cut Tari, dikawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu (4/1) malam.


"Saya sudah satu tahun keluar dari rumah," tegas Jusuf.


Lebih lanjut tindakan yang dilakukan (keluar dari rumah) semata - mata untuk menghindari konflik yang berdampak pada psikologis buah hati mereka.


"Saya keluar (rumah) untuk menghindari konflik. Saya ingin menyelesaikan semuanya ini dengan cara yang baik-baik agar kondisi anak tidak terguncang akibat masalah kami," lanjutnya.


Meski selama ini ditutup-tutupi, namun kasus perceraian keduanya akhirnya terbongkar melalui media. Namun Jusuf menganggap bahwa konflik yang terjadi adalah urusan pribadi yang seharusnya tidak dibuka kepublik karena sifatnya privasi.


"Kalau kita ramai-ramai nanti dibilangnya apa, kalau kita diam-diam dibilangnya fitnah lagi," tutup suami wanita asal Aceh itu.


Sebelumnya, konflik pasangan Cut Tari dan Jusuf akhirnya terbongkar ke media saat 18 Desember 2013 lalu Jusuf mendaftarkan gugatan cerainya ke PA Jakarta Timur dengan nomor perkara 3451/Pdt.G/2013/PA.JT.


3:56 PM | 0 komentar | Read More

Radja Laporkan Inul, Rossa, dan Charly Terkait Pembajakan Lagu

Written By RajaBlog on Saturday, January 4, 2014 | 3:56 PM


Jakarta - Rupanya grup band Radja serius dengan ancamannya akan melaporkan rumah karaoke milik Inul Daratista, Rossa, Charly Van Houten dan rumah Karaoke Nav dan Happy Puppy ke pihak Kepolisian atas tuduhan pencurian hak cipta akibat lagunya di pakai di rumah karaoke tersebut.


Radja yang diwakili kuasa hukumnya, Yanuar Bagus Sasmito resmi membuat laporan dengan melaporkan 5 perusahaan rumah karaoke ( PT Inul Vista Pratama, PT Diva Head Office, PT Charly Family Karaoke, PT Imperium Happy Puppy, dan PT Nav Karaoke) ke Mabes Polri, Jumat (3/1).


"Kami melapor karena tidak ada itikad baik dari pihak karaoke itu. Mereka telah mencuri terkait Undang-Undang hak cipta," ungkap Yanuar Bagus Sasmito.


Yanuar menambahkan, permasalahan ini akhirnya dibawa ke ranah hukum karena tidak adanya lagi niatan baik dari para pemilik karaoke yang di beri somasi untuk menyelesaikan pelanggaran hak cipta ini.


"Khusus Inul Vista sudah tiga kali kami somasi. Yang lainnya hanya dua kali. Tapi mereka bilang sudah bayar di KCI (Karya Cipta Indonesia), WAMI (Wahana Musik Indonesia)," lanjut Yanuar.


Yanuar juga menegaskan bila mereka telah membayar kepada pihak KCI dan WAMI hal tidak berpengaruh karena mereka (Radja) belum mendaftarkan lagu "Parah" yang mereka bajak ke lembaga tersebut.


Adapun laporan yang dibuat group band Radja tersebut tercatat dengan no laporan LP/04/I/2014/Bareskrim. Kelima perusahaan karaoke itu bakal dikenakan pasal 72 UU No. 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta.


"Ancaman dendanya Rp 5 miliar dan hukuman tujuh tahun penjara. Barang siapa yang mencuri untuk kepentingan pribadi dan dalam kategori dikomersilkan itu melanggar hukum," tandas Yanuar.


3:56 PM | 0 komentar | Read More

Kelahiran Anak Pertama, Kebahagiaan Mohammad Ahsan di Awal Tahun

Written By RajaBlog on Friday, January 3, 2014 | 3:56 PM


Jakarta - Pebulutangkis yang bersinar tahun lalu, Mohammad Ahsan mendapat kebahagiaan puncak di awal tahun ini. Menikahi Christine Novitania pada 24 Maret 2013, pasangan Hendra Setiawan ini akhirnya dikarunia kelahiran putri pertama pada Jumat (3/1) pagi.


"Alhamdulilah...telah lahir putri pertama kami Chayra Maritza Ahsan tanggal 03-01-2014 pukul 04.35 dengan sehat walafiat...," twit Ahsan lewat akun Twitter-nya, @ahsanbad09.


Berdasarkan twit Mega Mustica (@Miss_Mustica), kekasih Rian Agung Saputro, putri pertama Ahsan-Christine lahir di Rumah Sakit Kemang Medical Care, Jakarta Selatan. Ahsan menemani dan menyemangati sang istri dalam proses kelahiran sang anak.


"Terharu lihat Ahsan semangatin Itine dengan dzikir dan kata-kata sayang sampai dengan bisikin adzan di telinga si Chayra. Finally kakak-kakakku, congrats


Kepala Sub Bidang Hubungan Internasional PP PBSI, Bambang Roedyanto, yang memang aktif di Twitter turut memberikan selamat.


"Telah lahir anaknya Ahsan, Chayra Aritza (seharusnya Maritza - red) Ahsan (putri). Ultahnya sama dengan Koh Rudy... capricorn... selamat yah Ahsan!!"


Kebahagiaan Ahsan akan semakin lengkap jika nantinya dinobatkan sebagai Most Valuable Player oleh PP PBSI. Peluang Ahsan dan Hendra meraih gelar bergengsi ini terbuka lebar setelah menjuarai Kejuaraan Dunia, empat gelar super series, dan BWF Super Series Final sepanjang 2013. Menurut rencana pengumuman pemenang disampaikan bulan ini dan akan mendapat hadiah uang Rp 1 miliar.


3:56 PM | 0 komentar | Read More

Deretan Aktor Hong Kong Berpenghasilan Tertinggi di 2013

Written By RajaBlog on Thursday, January 2, 2014 | 3:55 PM


Hong Kong - Jika melihat bayaran yang diperoleh kalangan aktor yang bermain dalam film Hongkong, tentunya boleh berharap untuk ikut mendapatkan sebanyak ini bayaran yang cukup tinggi pula.


Laman Asiaone baru-baru ini merilis daftar aktor Hong Kong yang memperoleh bayaran cukup tinggi di tahun lalu.


Louis Koo menduduki posisi pertama sebagai aktor dengan bayara tertinggi di tahun lalu, setelah memperoleh di HK$ 236 juta. Dirinya mengalahkan Donnie Yen, Andy Lau dan Nicholas Tse untuk menjadi selebriti Hong Kong termahal pada tahun 2013.


Tanpa istirahat selama dua tahun, Louis telah menghasilkan delapan film pada tahun 2013. Remunerasi Louis Koo diperkirakan sebesar HK$ 12 juta per film, dan hanya dengan syuting film saja, ia menorehkan HK$ 96 juta.


Dia juga menjadi 11 bintang iklan pada tahun kemarin. Jika menambahkan penghasilannya untuk iklan, acara pertunjukan di Tiongkok dan Hong Kong, maka pendapatan yang diperoleh Louis pada tahun 2013, diperkirakan sebesar HK$ 236 juta.


Posisi kedua dalam daftar ditempati oleh Donnie Yen yang menghasilkan empat film pada tahun lalu. Merayakan ulang tahun pernikahan ke-10 tahun, Donnie mengurangi beban kerjanya dan menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarganya tahun ini . Namun, nilai pasarnya terus meningkat .


Remunerasi Donnie per film diperkirakan sebesar HK$ 30 juta. Jika dikalikan dengan empat film yang diperankan olehnya, maka penghasilan Donnie dari film sebesar HK$ 120 juta.


Setelah menambahkan enam iklan yang dibintanginya dan biaya penampilan dalam berbagai acara, total pendapatan Donnie Yen diperkirakan sebesar HK$ 220 juta.


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Rhoma Bangga Bisa Duet dengan Jokowi

Written By RajaBlog on Wednesday, January 1, 2014 | 3:56 PM


Jakarta - Penyanyi dangdut legendaris Rhoma Irama mengaku bangga dapat menyanyi secara duet bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di panggung Jakarta Night Festival (JNF).


"Saya happy dan juga bangga bisa berduet dengan Pak Jokowi. Seperti yang kita semua ketahui, Pak Jokowi adalah salah satu putra terbaik bangsa," kata Rhoma usai tampil bersama Jokowi di panggung utama JNF yang terletak di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (31/12).


Selain mengaku senang dan bangga, dia juga menilai bahwa Jokowi adalah sosok yang senantiasa rendah hati meskipun memiliki banyak prestasi membanggakan.


"Di mata saya, beliau (Jokowi) adalah orang yang punya banyak prestasi. Meskipun begitu, beliau tetap rendah hati. Makanya, saya bangga bisa berduet dengannya," ujar Rhoma.


Duet Jokowi dan Rhoma tersebut dilakukan sekitar sepuluh menit menuju puncak malam pergantian tahun, yakni sekitar pukul 23.50 WIB.


Di panggung, Jokowi dan Rhoma menyanyikan lagu yang berjudul Darah Muda. Selama menyanyi, Jokowi melihat teks lagu yang sudah diselipkan di mikrofonnya.


Beberapa kali Jokowi pun melirik ke catatan tersebut agar tidak ada lirik yang terlewat, sehingga dapat terus menyanyikan lagu itu seirama dengan Rhoma.


Selama Jokowi dan Rhoma menyanyi bersama, segenap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI berdiri berjajar dibelakang gubernur dan raja dangdut tersebut sambil bertepuk tangan.


Sementara itu, melihat Jokowi dan Rhoma berduet, para penonton pun sontak ikut bernyanyi dan bergoyang bersama sambil mengangkat tangan keatas.


Setelah selesai dengan Darah Muda, Rhoma lanjut menyanyikan lagu kedua, yaitu berjudul Adu Domba. Namun, pada lagu kedua itu Rhoma tidak lagi berduet dengan Jokowi.


Pada lagu kedua, Joko berdiri di belakang Rhoma, berdampingan dengan jajarannya sambil bertepuk-tepuk tangan menikmati lagu yang dibawakan oleh raja dangdut tersebut.


3:56 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger