Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Timnas Basket Putra Indonesia Menang atas Arab Saudi

Written By RajaBlog on Tuesday, September 17, 2013 | 3:02 PM





PALEMBANG, KOMPAS.com - Tim nasional basket putra Indonesia, tampil gemilang pada hari kedua pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 dengan memenangi laga melawan Arab Saudi, Senin (16/9/2013).

Indonesia langsung memimpin pertandingan dan memimpin 32-25 di akhir kuarter kedua. Pada akhir kuarter ketiga Indonesia unggul 12 poin, meninggalkan jauh lawannya dengan skor 50-38.

Pertandingan makin memanas di kuarter terakhir. Wasit beberapa kali memberikan technical foul kepada para pemain Arab Saudi karena melakukan protes yang terlalu keras terhadap wasit. Puncaknya terjadi saat Indonesia melakukan throw in yang dilakukan oleh Bonanza Siregar, pada 13.8 detik terakhir, saat kedudukan imbang 59 – 59.

Salah satu pemain Arab Saudi yang menjaga Bona, melakukan kesalahan dengan menepak bola yang belum dilepas. Wasit kemudian memberikan technical foul kepada pemain Arab Saudi tersebut dan memberikan dua kali tembakan bebas.

Andakara Prastawa dipercaya oleh tim untuk mengambil tembakan bebas, berhasil menambah dua poin bagi Indonesia menjadi 61-59. Dengan keputusan tersebut, pelatih dan tim manajer Arab Saudi melakukan protes yang akhirnya menyatakan diri untuk mundur dari pertandingan.

Prastawa lagi-lagi menjadi pencetak poin terbanyak dengan 16 poin. Diikuti oleh Christian Ronaldo Sitepu yang mencetak 14 poin.

Hasil pertandingan sebelumnya di kategori putri, Qatar mengalami kekalahan keduanya dari Mesir, dengan skor telak 49-88, sementara tim putra Palestina memetik kemenangan keduanya setelah mengalahkan Kuwait 76-67.

Hari ini, Selasa (17/9/2013), timnas putri Indonesia akan bertemu Mesir pukul 16:00 dan tim putra Kuwait melawan Turki pukul 18:00.

Hasil pertandingan basket hari kedua ISG:
1. Qatar vs Mesir (putri): 49-88
2. Palestina vs Kuwait (putra): 76-67
3. Indonesia vs Arab Saudi (putra): 61-59




Editor : Pipit Puspita Rini















3:02 PM | 0 komentar | Read More

Dhani: Hal Terberat Memberitahu Dul Soal Korban Tewas

Written By RajaBlog on Monday, September 16, 2013 | 3:56 PM


Jakarta - Membaiknya kondisi AAQJ atau Dul di satu sisi membuat musisi Ahmad Dhani berat. Pasalnya, ia ingin memberitahu fakta yang sebenarnya pada putra bungsunya itu. Karena hingga kini AAQJ belum tahu kalau kecelakaan yang disebabkannya membuat 7 orang meninggal dunia dan beberapa orang luka parah.


Hal ini diungkapkan Ahmad Dhani saat ditemui di RSPI, Jakarta Selatan, Senin (16/9).


"Dul tidak boleh merasa bersalah meskipun dia juga harus mempertanggungjawabkan akibatnya. Entah perilaku ke depannya, akan ada konsekuensi logis yang harus dihadapi, dan itu jadi tugas terberat buat saya pascakejadian kecelakaan kemarin," ungkap Dhani.


Bos Republik Cinta Management (RCM) itu mengaku akan segera berbincang dengan AAQJ mengenai fakta yang terjadi. Namun Dhani mengaku akan meminta pendampingan dari seorang psikolog


"Terapi mental sendiri pasti akan saya lakukan sebagai ayah. Saya akan bicara man to man, bicara antara laki-laki agar bagaimana Dul menyikapi masalah ini," lanjutnya.


Kondisi AQJ kini telah membaik. Namun hingga kini Dhani masih menjauhkan putra bungsunya dari semua yang berkaitan dengan informasi dari luar, termasuk tak boleh menggunakan ponsel.


"Yang susah buat saya adalah menjauhkan Dul dari pemberitaan. Saya belum kasih dia handphone karena takutnya dia google," tutur mantan suami Maia Estianty itu.


3:56 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













3:55 PM | 0 komentar | Read More

Pemasok Senjata untuk Penembak Polisi di Tangerang Ditangkap





JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku perakit senjata api berinisial CC dan KR di daerah Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/9/2013). Salah satu pelaku berinisial CC diketahui pernah menjual senjata api kepada NH alias Jack (28), buronan penembak anggota polisi di Tangerang Selatan, Banten.


Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, penangkapan kedua perakit senjata api tersebut berdasarkan penyidikan kasus penembakan polisi di Tangerang. Dari penyidikan kasus itu, didapatlah dua nama yang berkaitan langsung dengan jual beli senjata api ilegal, rakitan, dan pabrikan yang dilakukan oleh kedua pelaku. Keduanya merupakan perajin senjata di Cipacing, Kabupaten Bandung.


"CC adalah yang menyerahkan senjata ke NH," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/9/2013).


NH alias Jack merupakan salah satu dari buronan kasus penembakan empat anggota polisi di tiga wilayah Tangerang bersama satu buronan lain, yakni HA (30). Mereka diketahui ahli dalam pembuatan senjata api rakitan, bom pipa, dan pernah mendapat pelatihan di Gunung Sawal, Ciamis, Jawa Barat.


Kedua buronan tersebut juga pernah terlibat dalam sejumlah aksi kejahatan, seperti pembacokan dua anggota polisi di Bekasi pada Maret 2012; perampokan uang untuk setoran ATM di Cililin, Bandung, pada April 2013; perampokan kantor pos di Cibaduyut, Bandung, pada Mei 2013; serta perampokan terhadap toko emas di Tambora, Jakarta Barat, pada Maret 2013.


Menurut Rikwanto, CC merupakan ketua paguyuban perajin senjata di Cipacing, Bandung. Pelaku diketahui telah menyerahkan senjata api kepada sekitar 10 orang pemesan. Kepada NH alias Jack, CC telah menyerahkan beberapa pucuk senjata, di antaranya berjenis FN pada kurun tahun 2011-2012. NH menerima dua pucuk FN pada akhir 2011 dan sebuah revolver 38 pada Januari 2012 dari CC. "Kepada NH ini, dia kasihnya 3 kali," ujar Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan.


Polisi menyita sejumlah alat bukti berupa handphone, KTP, senjata api, puluhan butir peluru, satu set alat bor, dan 1 set kikir. Polisi masih mencari dan mengembangkan kasus untuk menangkap anggota jaringan lain. Kedua tersangka dikenakan Pasal 1 ayat 2 Undang-undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dan Undang-Undang RI Tahun 1936 dengan ancaman pidana di atas 10 tahun penjara.





Editor : Laksono Hari Wiwoho


















3:52 PM | 0 komentar | Read More

Presiden Merasa Terganggu dengan Pengeras Suara Pendemo






JAKARTA, KOMPAS.com -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyoroti aksi demonstrasi yang kerap menggunakan alat pengeras suara berukuran besar. Presiden menilai penggunaan alat pengeras suara ketika unjuk rasa perlu diatur lantaran sangat menganggu.


Hal itu dikatakan Presiden saat menerima pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat di Kantor Presiden, Jakarta, Senin ( 16/9/2013 ). Lima pimpinan DPR tampak hadir,yakni, Marzuki Alie, Pramono Anung, Priyo Budi Santoso, Taufik Kurniawan, dan Shohibul Iman.


Presiden didampingi Wakil Presiden Boediono, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Koordinator bidang Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.


Awalnya, Presiden membuka pembicaraan dengan menyinggung demo buruh di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, hari ini. Presiden mengatakan, aksi demo dengan alat pengeras suara besar mengganggu ketika adanya kunjungan tamu negara maupun acara penting lain di Kompleks Istana Kepresidenan.


"Di kita (Indonesia) kadang-kadang luar biasa, sampai radius 2, 3, 4 kilometer masih terdengar. Itu tentu suatu saat perlu diatur dengan baik. Demokrasi hidup, protes didengar, unjuk rasa bagus untuk saling kontrol, tetapi dipastikan tidak menganggu pihak-pihak yang juga harus terus-menerus bekerja," kata Presiden.


Meski demikian, Presiden mengapresiasi aksi unjuk rasa selama ini yang tergolong damai.

"Cuma urusan loudspeaker ini yang..." kata Presiden sambil tertawa tanpa melanjutkan kalimatnya.





Editor : Caroline Damanik







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











3:39 PM | 0 komentar | Read More

Meski Habis, Penjual Makanan Korea di Konser SNSD Tak Untung

Written By RajaBlog on Sunday, September 15, 2013 | 3:56 PM


Jakarta - Gelaran konser sekelas Girls' Generation World Tour Girls & Peace 2013 di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu (14/9) tentu menjadi lahan empuk untuk mendulang rupiah.


Salah satunya dengan membuka stand makanan Korea bagi para K-Pop mania.


"Habis sih habis, tapi enggak untung juga. Soalnya di sini jualnya lebih murah daripada di restoran," kata Manajer Area Han Gang Restaurant, Dewi, usai membereskan barang-barang di standnya, Sabtu.


Han Gang Restaurant sore ini menjual beberapa makanan Korea seperti Kimbap dan Shin Ramyeon. Stand Han Gang ramai diserbu para sone (sebutan untuk penggemar SNSD) sebelum konser dimulai.


Dewi mengatakan ia tak mau memasang harga yang sama dengan harga restoran. Tujuan Han Gang membuka stand di MEIS sebagai pengenalan produk (brand awarness) kepada para pecinta masakan korea.


"Misalnya Shin Ramyeon, itu di restoran harganya Rp 55.000 tapi di sini cuma Rp 30.000. Jadi memang bukan buat cari untung," tegas Dewi.


3:56 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













3:55 PM | 0 komentar | Read More

Medio Oktober, Rencana Peletakan Batu Pertama Proyek MRT






JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Joko Widodo memastikan peletakan batu pertama atau groundbreaking megaproyek MRT (Mass Rapid Transit) dilakukan di Dukuh Atas, Jakarta Selatan. Nantinya, Dukuh Atas akan jadi stasiun integrasi moda transportasi terbesar di Jakarta.

"Di Dukuh Atas groundbreaking-nya.Saya kemarin lewat sudah disiapkan rangka-rangkanya," ujar Jokowi di Jakarta pada Minggu (15/9/2013).


Dihubungi terpisah, Direktur Utama PT MRT Dono Bustami membenarkan rencana peletakan batu pertama di wilayah Dukuh Atas tersebut. Sementara soal waktu, dia pun memperkirakan akan dimulai tengah bulan Oktober 2013 yang akan datang.

Dono pun meminta masyarakat Jakarta, khusus nya yang sering melintas di Dukuh Atas tidak terlalu khawatir akan kemacetan yang melanda. Pihaknya telah mengantisipasinya dengan traffic management construction pada saat dibangun.

"Akan dibangun siang malam, tapi jangan khawatir. Traffic management-nya sudah ada, sudah kita siapkan dari sebelum-sebelumnya," ujarnya.

Selain itu, Jokowi pun memastikan, ke depannya, stasiun Dukuh Atas akan jadi stasiun yang terintegrasi dengan sejumlah moda transportasi yang lainnya, yakni MRT, Transjakarta serta kereta rel listrik.

"Stasiun Sudirman, Shelter Dukuh Atas bakal digabung. Nanti akan jadi terbesar itu," lanjut mantan Wali Kota Solo tersebut.

Seperti diketahui, pengerjaan proyek MRT dibagi menjadi delapan paket konstruksi sipil. Rinciannya, tiga konstruksi sipil bawah tanah (underground) yaitu Jalan Sisimangaraja hingga Bundaran Hotel Indonesia, tiga konstruksi sipil layang yaitu Lebak Bulus hingga Al Azhar dan dua paket pengadaan sistem dan rolling stock.

Dari delapan paket tersebut, enam paket sudah dilakukan lelang tender terlebih dahulu, yakni tiga paket bawah tanah dan tiga paket MRT layang. Konstruksi sipil MRT bawah tanah dikerjakan terlebih dahulu pada bulan Oktober 2013 yang akan datang, karena waktu pembangunan lebih lama dibandingkan dengan konstruksi layang. Megaproyek ini diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar 125 miliar yen atau sekitar Rp 12,5 triliun.




Editor : Caroline Damanik


















3:52 PM | 0 komentar | Read More

Anas: Pergerakan Indonesia Bukan Ormas Perlawanan





JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mengklaim organisasi masyarakat yang digagasnya, yakni Ormas Pergerakan Indonesia (PI) bukanlah suatu gerakan perlawanan yang dibentuk setelah Anas dilengserkan dari kursi ketua umum Partai Demokrat.

"Apakah ini gerakan perlawanan? Jawabannya bukan, ini adalah gerakan untuk memajukan dan memuliakan kebudayaan kita, untuk memajukan harmoni sosial dalam kemajemukan kita," kata Anas dalam sambutannya saat peluncuran Rumah Pergerakan Indonesia di kediaman Anas, Duren Sawit, Jakarta, Minggu (15/9/2013).

Dia mengatakan, Pergerakan Indonesia merupakan gerakan anti-berdiam diri dan berpangku tangan yang anti-kebencian, kemarahan, serta permusuhan kepada siapa pun. "Ini adalah perspektif positif untuk memprovokasi potensi anak bangsa dan seluruh kecakapan untuk keluar dan berkontribusi," lanjutnya.

Mantan ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini pun menegaskan bahwa Pergerakan Indonesia bukan sekadar gerakan politik melainkan juga gerakan yang menggunakan pendekatan kebudayaan. "PI bukan sekedar politik. Justru fokus untuk memajukan dan memuliakan kemanusiaan kita berbhineka tunggal ika. Kami punya mimpi dengan pendekatan kultural, kebudayaan, dan harmoni. Kami ingin beri bumbu dan substansi bagi kehidupan yang ada bagi kemajuan kita," tuturnya.

Dalam hal ekonomi misalnya, kata Anas, pembangunan ekonomi sedianya disuntik dengan semangat gotong royong yang menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Anas juga meminta agar Pergerakan Indonesia tidak diidentikan dengan dirinya. "Tidak ada rumus Pergerakan Indonesia adalah Anas, Anas adalah Pergerakan Indonesia. Yang ini saya tegaskan adalah Anas bagian dari Pergerakan Indonesia tetapi Pergerakan Indonesia bukan Anas," ucapnya.

Anas dan loyalisnya membentuk ormas yang dinamakan Pergerakan Indonesia. Hari ini, ormas tersebut meluncurkan "Rumah Pergerakan Indonesia" yang berlokasi di kediaman Anas di Duren Sawit, Jakarta. Hadir dalam peluncuran ini, sejumlah politisi Partai Demokrat, di antaranya Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok, Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa, dan anggota fraksi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika. Hadir pula mantan rekan Anas di Komisi Pemilihan Umum, antara lain, mantan Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin, dan mantan anggota KPU Mulyana W Kusumah.




Editor : Egidius Patnistik
















3:39 PM | 0 komentar | Read More

Danny Garcia Pertahankan Gelar Juara





LAS VEGAS, Kompas.com — Danny Garcia mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas ringan super WBC dan WBA dengan menang angka mutlak atas Lucas Matthysses, Sabtu (Minggu WIB).

Garcia sempat menjatuhkan Matthysses di babak kedua dalam pertarungan yang berlangsung di MGM Grand Arena, Las Vegas ini. Pertarungan Garcia-Matthysses merupakan partai tambahan  pertarungan Floyd Mayweather Jr dan Saul Canelo Alavarez.

Setelah sempat terjatuh di ronde 11, Matthysses memberi perlawanan ketat pada ronde terakhir. Keduanya terlibat baku pukul dalam usaha menjatuhkan lawan masing-masing. Matthysses bahkan sempat menjatuhkan pelindung mulut lawannya.

Namun, ketiga hakim yang memimpin pertarungan akhirnya memberi kemenangan angka mutlak untuk Garcia yaitu 115-111, 114-112, dan 114-112.

"Saya hanya menjalani strategi bertarung saya," kata Garcia seusai pertarungan. "Saya hanya berusaha fokus dan disiplin."

Dengan kemenangan ini, Garcia mencatat rekor bertarung 27 kali menang tanpa kalah. Sementara Matthysses mencatat rekor bertarung 34-3.




Editor : Tjahjo Sasongko















3:02 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger