Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Jokowi ke Tanah Abang Lagi, Ibu-ibu Rebutan Foto Lagi

Written By RajaBlog on Tuesday, August 20, 2013 | 3:52 PM





JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali meninjau kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2013) siang. Di sana, Jokowi menjadi rebutan ibu-ibu pengunjung pasar yang ingin berfoto bersamanya.


Kunjungan Jokowi itu dilakukan setelah ia menghadiri acara halalbihalal di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Lokasi pertama yang didatangi Jokowi adalah Pasar Blok B Tanah Abang.


Kedatangan Jokowi yang mendadak itu mengejutkan para pengunjung pasar, yang sebagian besar ibu-ibu. Belasan ibu yang semula asyik belanja pun menyerbunya. Mereka mengabadikan foto gubernur bersama-sama dari satu ibu ke ibu lain.


"Tolong fotoin saya dong, Mas," ujar salah seorang ibu kepada ajudan Jokowi untuk mengabadikan fotonya.


Ibu yang lain tampak kurang beruntung. Ponsel yang digunakan untuk mengabadikan foto mati secara mendadak. "Yaa... kameranya mati. Pak ulang, Pak, ulang," ujar sang ibu. Karena kondisi padat, Jokowi pun tak menggubrisnya.


Kedatangan Jokowi itu dilakukan untuk meninjau pembangunan jembatan penghubung antara blok-blok di kawasan Pasar Tanah Abang, khususnya penghubung antara Blok F dan Blok G.


Setelah masuk ke Blok B, Jokowi melanjutkan blusukan ke Blok G. Tak ubahnya di Blok B, Jokowi juga disambut oleh ratusan warga, baik pengunjung, pedagang maupun warga sekitar.





Editor : Laksono Hari Wiwoho







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











3:52 PM | 0 komentar | Read More

Abraham Samad Akui Tak Mudah Bongkar Kartel Migas






JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengakui, tak mudah membongkar keterkaitan pihak-pihak lain di luar Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini. Alasannya, pihak-pihak tersebut sudah masuk dalam kartel minyak dan gas di Indonesia yang sudah mengakar dan membentuk jaringan yang kuat selama puluhan tahun di Indonesia sehingga mereka terlindungi.

Hal itu diungkapkan Abraham saat berbincang dengan Kompas, Selasa (20/8/2013) siang, di Jakarta.

"Meskipun demikian, KPK akan tetap komit untuk membongkar kartel tersebut secara menyeluruh dan utuh. Mudah-mudahan KPK cepat menyelesaikannya dengan segera. Kalaupun agak lama, tidak apa-apa, yang penting pengungkapan kartel migas itu bisa dilakukan. Sebab, kapan lagi. Inilah momentumnya bagi KPK menyelamatkan sumber daya ekonomi kita," papar Abraham.

Menurut Abraham, penangkapan Rudi Rubiandi adalah pintu masuk membongkar jaringan kartel migas yang menguasai sektor energi selama puluhan tahun dan merugikan negara puluhan triliun pula setiap tahunnya.

"Inilah yang membuat potensi besar kita, tak bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat banyak. Mereka tetap miskin meskipun potensi migas berlimpah. Hanya sekelompok orang di kartel migas itu yang menikmatinya," lanjutnya.

Jadi, tambah Abraham, jika ada yang bertanya akankah KPK membongkarnya, KPK akan menjawabnya dengan pasti.

"Tunggu saja," jelasnya.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


















3:39 PM | 1 komentar | Read More

Bradl Tinggalkan Indianapolis dengan Kekecewaan





INDIANAPOLIS, KOMPAS.com - Stefan Bradl meninggalkan Indianapolis dengan kekecewaan, karena hanya mampu finis ketujuh pada balapan Minggu (18/8/2013). Pada balapan sebelumnya di Laguna Seca, bulan lalu, pebalap Jerman ini berhasil finis kedua dan naik podium untuk kali pertama sejak pindah ke MotoGP musim lalu.

Bradl meraih hasil bagus pada sesi latihan bebas hari pertama, Jumat (16/8/2013). Tetapi, dia mengalami dua kecelakaan pada Sabtu, yang membuatnya tak bisa maksimal saat balapan.

"Sejujurnya, saya sedikit kecewa dengan hasil balapan (Indianapolis). Perasaan saya juga campur aduk, akhir pekan kemarin.

"Awalnya, saya sangat kuat. Tapi, setelah (dua kali) kecelakaan pada sesi latihan, saya sedikit kehilangan rasa percaya diri. Kami mencoba melakukan penyesuaian pada motor. Tapi, saat balapan, perubahan itu membuat motor jadi terlalu berat untuk saya.

"Saya tidak bisa mempertahankan kecepatan sepanjang balapan, karena terlalu lelah. Jadi, saya tertinggal dari para pebalap yang ada di depan. Sakarang, saya ingin ke Brno dan mencoba untuk bisa berada di rombongan (terdepan)," papar Bradl.




Editor : Pipit Puspita Rini

















3:02 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By RajaBlog on Monday, August 19, 2013 | 3:55 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













3:55 PM | 0 komentar | Read More

Hendak Tawuran, Puluhan Siswa SMA Diringkus di Tanjung Duren





JAKARTA, KOMPAS.com - Di hari pertama masuk sekolah pascalibur panjang Lebaran, puluhan pelajar dari sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Kemanggisan, Jakarta Barat, diciduk polisi karena diduga berencana melakukan tawuran.


Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Duren Ajun Komisaris Budi Setiadi mengatakan, petugas Polsek Tanjung Duren mencurigai pelajar bergerombol di Jalan Raya Tanjung Duren, Jakarta Barat, Senin (19/8/2013) sekitar pukul 11.00. Saat didekati, seorang di antara mereka ada yang membawa sebilah golok.


"Untuk mengantisipasi, anggota kami lalu mengamankan mereka. Ketika satu per satu digeledah, ada seorang siswa yang ditemukan bawa golok," kata Budi saat ditemui, Senin siang.


Seseorang yang membawa golok diketahui bernama AJ, alumni SMA tersebut. Ia mengaku ditelepon temannya dan diajak menyerang kelompok pelajar salah satu SMA di Tanjung Duren.


Saat ini, pelajar yang seluruhnya berjumlah 23 orang itu telah diamankan di Mapolsek Metro Tanjung Duren. Polisi akan memanggil para wali siswa dari para pelajar itu. Sebelumnya, para siswa akan diberikan surat peringatan agar tak mengulangi kesalahannya lagi.





Editor : Laksono Hari Wiwoho


















3:52 PM | 0 komentar | Read More

Terseret Kasus PON Riau, Setya Novanto Merasa Dirugikan






JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto merasa dirugikan karena namanya diseret-seret dalam kasus dugaan korupsi PON Riau. Nama Bendahara Umum Partai Golkar itu disebut-sebut oleh mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Lukman Abbas, pernah melakukan pertemuan dengan Gubernur Riau Rusli Zainal untuk membahas bantuan dana APBN untuk PON Riau 2013.

"Kalau sesuai pernyataan Lukman ya pasti pasti dirugikan. Gara-gara pernyataan Lukman, Beliau (Setya) yang bolak balik dipanggil jadi saksi KPK," kata anggota bidang hukum DPP Partai Golkar Rudi Alfonso saat mendampingi Setya diperiksa KPK.

Setya diperiksa KPK selama kurang lebih empat jam sebagai saksi untuk Rusli yang menjadi dalam kasus dugaan korupsi PON Riau. Seusai pemeriksaan, Setya tidak membantah juga tidak membenarkan tudingan Lukman tersebut.

"Enggak ada yang lain seperti yang dulu dan seperti yang disampaikan di bawah sumpah di pengadilan Lukman Abbas," kata Setya kemudian masuk ke mobil yang menjemputnya.

Kendati merasa dirugikan, lanjut Rudi, pihaknya belum akan melaporkan Lukman ke pihak kepolisian.

"Bagaimana melaporkan seseorang yang sudah dipenjara? Sama saja," ucap Rudi.

Lukman divonis lima tahun enam bulan dalam kasus PON Riau. Dia dinyatakan bersalah karena memberi uang suap Rp 900 juta kepada sejumlah anggota DPRD Riau dalam pembahasan revisi Perda No. 6/2010 tentang penambahan anggaran Arena Menembak dalam PON XVIII Riau.

Selain itu, Lukman dianggap terbukti menerima suap sebesar Rp 700 juta dari PT Adhi Karya. Sementara itu, menurut Rudi, keterangan Lukman yang menyebut nama Setya selama ini hanyalah pengakuan sepihak yang tidak terbukti dalam proses persidangan.

"Lukman menerima uang itu kan terbukti tetapi dia mau lempar uang itu ke mana mungkin saja dia yang tahu sendiri, tayakan saja sama dia. Karena sampai saat ini enggak ada uang itu kita terima," ujar Rudi.



Membantah

Dia juga membantah keterangan Lukman tentang pertemuan di ruangan Setya. Menurut Rudi, Setya memang pernah bertemu dengan Rusli di ruangannya. Namun, menurut Rudi, ketika itu Rusli hanya menyampaikan undangan kepada Setya untuk menjadi pembicara dalam acara Partai Golkar.

"Kebetulan itu cuma 10 menit, itu ada yang ikut dua staf nya. Diketahui dua staf itu salah satunya adalah lukman Abba. Enggak ada bicara anggaran di ruangan itu," ungkapnya.

KPK memeriksa Setya sebagai saksi untuk Rusli. Beberapa waktu lalu, KPK juga memeriksa Setya, namun dia diperiksa untuk melengkapi berkas Lukman. Terkait penyidikan kasus PON Riau ini, KPK pernah menggeledah ruangan kerja Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dari penggeledahan tersebut, tim penyidik KPK menyita empat kardus berisi barang bukti yang diperlukan.

Dugaan keterlibatan Setya dan Kahar dalam kasus PON Riau ini terungkap melalui kesaksian Lukman di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu. Saat itu, Lukman mengaku menyerahkan uang 1.050.000 dollar AS (sekitar Rp 9 miliar) kepada Kahar Muzakir, anggota Komisi X DPR dari Partai Golkar. Penyerahan uang merupakan langkah permintaan bantuan PON dari dana APBN Rp 290 miliar.

Lebih jauh, Lukman mengungkapkan, awal Februari 2012, dia menemani Gubernur Riau Rusli Zainal untuk mengajukan proposal bantuan dana APBN untuk keperluan PON melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga senilai Rp 290 miliar. Proposal itu disampaikan Rusli kepada Setya Novanto dari Fraksi Partai Golkar.

Untuk memuluskan langkah itu harus disediakan dana 1.050.000 dollar AS. Setelah pertemuan tersebut, Lukman mengaku diminta menyerahkan uang kepada Kahar. Lukman kemudian menemuinya di lantai 12 Gedung Parlemen, dan menyerahkan 850.000 dollar AS kepada ajudan Kahar.




Editor : Caroline Damanik


















3:39 PM | 0 komentar | Read More

Inilah Arti Nama Anak Pasha Ungu dan Adelia

Written By RajaBlog on Sunday, August 18, 2013 | 3:56 PM


Jakarta - Kebahagiaan yang kini tengah dirasakan Pasha vokalis band Ungu bukan hanya bisa merayakan hari Kemerdekaan ke 68 tahun saja. Namun lebih dari itu Pasha kini tengah berbahagia karena istrinya, Adelia Wilhelmina melahirkan anak kedua dari pernikahannya itu.


Saat ditemui di rumah sakit Pondok Indah (RSPI), Pasha membagi kebahagiaan dengan sejumlah wartawan, Sabtu (17/8).


"Alhamdulillah Adel bisa melahirkan dengan selamat dan bayinya juga sehat sekitar pukul 08.45 WIB pagi dengan berat 3,8 kilogram. Kami memberi nama Sakha Dyandra Sultan Yusuf," ujar Pasha.


Lebih lanjut diungkapkan Pasha, dirinya mempunyai arti tersendiri memberikan nama tersebut pada buah hatinya itu.


"Shaka Dyandra Sultan Yusuf artinya pemimpin yang murah hati," lanjutnya.


Dilanjutkan Pasha, Adelia sang istri yang melahirkan dengan cara dioperasi caesar itu bahagia karena anaknya bisa lahir dengan selamat.


"Meski dengan cara operasi caesar, tapi bersyukur anaknya bisa lahir dengan selamat," ujarnya.


Pasha sendiri mengungkap keputusan melakukan operasi sendiri karena kondisi bayinya sudah siap untuk dilahirkan. Selain itu, Pasha juga menginginkan anaknya bisa bersamaan dengan hari kemerdekaan RI.


"Keputusan tanggal 17 baru kemarin karena berat badan cukup, jantung, paru-paru matang. Alhamdulillah semua berjalan baik," tuturnya.


3:56 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













3:55 PM | 0 komentar | Read More

Striker Timnas Greg Nwokolo Dilaporkan Atas Percobaan Perkosaan





JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain tim nasional Indonesia, Greg Nwokolo, dilaporkan oleh seorang wanita bernama Rahelia Geby (25) atas tuduhan penganiayaan dan percobaan perkosaan. Laporan itu disampaikan ke Polrestro Jakarta Selatan, Jumat (16/8/2013) pukul 04.30.


Sesuai keterangan Rahelia di surat laporan polisi bernomor LP/1632/K/VIII/2013/Restro Jak-Sel, Rahelia menyebutkan bahwa Greg mengajaknya datang dan menginap di kediaman Greg, Jalan BDN, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat lalu. Sebelum menginap, Greg mengajak Rahelia, Rani, temannya, dan seorang bernama Raphael Maitimo ke sebuah kelab malam di Senayan. Sepulang dari kelab malam, Greg meminta Rahelia tidur di kamarnya. Rahelia mengaku, di kamar itulah Greg melakukan perbuatan tidak senonoh kepadanya.


"Enggak tahunya dia (Greg) ngajak saya berhubungan, tapi saya menolak. Dia marah dan langsung memukuli saya di bagian wajah," kata Rahelia sebagaimana dikutip Wartakotalive, Minggu (18/8/2013).


Korban mengatakan, sebelum memukulinya, Greg juga membekap mulutnya dan menyatakan bahwa teriakan tidak akan didengar orang lain. Selesai memukul korban, Greg mengambil dua ponsel korban.


Baik Rahelia dan kuasa hukumnya, Frans Paulus, menginginkan Greg segera ditangkap dan ditahan. "Penganiayaan sudah jelas terjadi terhadap klien saya, karena ada bukti secara fisik dan sudah dilaporkan ke polisi. Untuk pemerkosaan tentunya masih bisa dikatakan dugaan. Tapi, semua keterangan sudah sangat lengkap. Tentunya, tidak ada yang salah dari pengakuan korban. Karena saksi juga ada di tempat kejadian," kata Frans.


Greg merupakan pemain keturunan Nigeria yang telah mendapatkan kewarganegaraan Indonesia. Saat ini Greg bermain untuk Arema Malang. Greg juga tercatat sebagai penyerang di timnas Indonesia.



Sumber : Warta Kota



Editor : Laksono Hari Wiwoho
















3:52 PM | 0 komentar | Read More

Survei: Pemerintah Jangan Ikut Campur Penetapan Awal Ramadhan






JAKARTA, KOMPAS.com — Mayoritas masyarakat menginginkan pemerintah tak ikut campur dalam penetapan awal Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Hal itu terungkap dalam hasil survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada 13-14 Agustus 2013 lalu.

Peneliti LSI Rully Akbar membeberkan, sebanyak 51,08 persen masyarakat responden menyatakan pemerintah tak perlu lagi terlibat dalam sidang Isbat penentuan awal puasa atau Lebaran. Sebaliknya, hanya 36,50 persen masyarakat responden yang tetap menginginkan pemerintah menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan dan 1 Syawal, sedangkan 12,42 persen responden lainnya tak memberikan jawaban.

Rully menyebutkan, tingginya jumlah masyarakat responden yang meminta pemerintah tak ikut campur dalam penentuan awal puasa dan Lebaran adalah karena hari raya merupakan kepercayaan setiap warga negara yang tak dapat diintervensi.

Ia mengimbau, pemerintah memberikan kebebasan kepada warganya untuk menentukan sendiri hhari raya sesuai dengan keyakinannya.

Kalaupun pemerintah ingin ikut campur dalam penentuan awal puasa atau Lebaran, Rully berpendapat, porsinya harus dibatasi dan konsisten pada apa yang telah ditetapkan kalender yang telah dikeluarkan setiap pergantian tahun. Pasalnya, pemerintah telah menentukan hari libur Lebaran dalam kalender yang dikeluarkan setiap pergantian tahun.

"Sidang Isbat sebaiknya dilakukan organ masyarakat yang menyetujuinya saja tanpa dana APBN. Apalagi hasil isbat tak mengikat pada warga yang tak menyetujuinya," kata Rully saat menggelar jumpa pers di Kantor LSI, Jakarta, Minggu (18/8/2013).

Sekedar informasi saja, LSI mengadakan survei khusus mengenai penentuan awal Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Survei ini dilakukan melalui quick poll pada 13-14 Agustus 2013 menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin error sekitar 2,9 persen.

Survei dilakukan di 33 provinsi di Indonesia untuk memperkuat data dan analisis, LSI juga melengkapi survei dengan penelitian kualitatif dan metode analisis media, focus group discussion, serta wawancara mendalam.

LSI mengadakan survei ini lantaran merasa publik perlu diketahui keinginannya terkait penentuan awal Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Pasalnya, selama ini hal itu hanya menjadi perdebatan antar-ormas dan ulama tanpa pernah mengekplorasi persepsi mayoritas publik Indonesia mengenai polemik awal puasa dan Lebaran.




Editor : Erlangga Djumena
















3:39 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger