Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Komentar Justin Bieber di Museum Dinilai "Kepedean"

Written By RajaBlog on Monday, April 15, 2013 | 3:55 PM


Jakarta - Penyanyi berusia 19 tahun, Justin Bieber, kembali menciptakan berita di berbagai media internasional atas tingkahnya yang dinilai kelewatan. Setelah meludahi tetangga, membawa monyet ke dalam kabin pesawat menuju negeri orang tanpa izin resmi, kini ia menulis pesan bernada superpercaya diri dan tidak menunjukkan rasa hormat.


Dalam turnya di Eropa, Bieber menyempatkan diri mengunjungi museum penulis catatan harian Anne Frank yang merupakan korban Nazi selama masa Holocaust. Catatan harian Frank --yang kala itu masih remaja-- menjadi semacam catatan bersejarah yang menerangkan kejadian dari mata seorang korban. Atas keberanian dan pesan-pesannya di buku catatan itu, ia dibuatkan sebuah museum.


Setelah sejam melakukan tur di museum Frank, Bieber menorehkan pesan di buku tamu. Isi pesannya, "'Truly inspiring to be able to come here. Anne was a great girl. Hopefully she would have been a belieber." (Datang ke sini sungguh menginspirasi. Anne adalah gadis hebat. Harapannya, [bila masih hidup] ia menjadi seorang belieber (sebutan untuk penggemar Justin Bieber)).


Tak lama, staf museum Anne Frank menuliskan pesan si penyanyi di halaman Facebook. Tak lama, ratusan komentar yang menunjukkan kesan tak suka atas pesan Bieber itu bermunculan. Beberapa orang menunjukkan ekspresi mereka dengan kata-kata seperti, "Tidak punya rasa hormat", "Bikin malu orang Kanada", "Orang bodoh kecil", "Kelewat percaya diri", hingga "Menjijikkan".


Kebanyakan orang yang tidak sepakat dengan pesan Bieber itu karena merasa si pelantun "Beauty and the Beat" itu tidak mengerti arti penting sosok Frank yang kala itu menunjukkan keberaniannya menghadapi masa sulit dengan semangat.


3:55 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comProduksi Batubara Diprediksi Mencapai 400 Juta TonKalla Group Akan Garap Pembangkit Listrik Panas BumiHarga BBM Naik, Inflasi MembesarLima Tahun ke Depan "Sevel" Masih Betah di JakartaDilantik Jadi Deputi BI, Perry Siap Jalankan TugasBlok Sebuku Mulai Berproduksi Oktober 2013Perlu Kebijakan Lintas KementerianAkuisisi DBS-Danamon, BI: Mudahan-mudahan Mei SelesaiRegional Jeblok, IHSG Sesi I RontokRumput Laut RI Belum Bisa Kuasai Pasar Internasional26-27 April, Kompas Karier Fair Hadir di JakartaBuah Nusantara Muncul di PasarAwal Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 2.000Rupiah Berpeluang Naik di Awal PekanIHSG Mengawali Pekan dengan Penurunan


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 15 Apr 2013 15:40:25 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15403782/Produksi.Batubara.Diprediksi.Mencapai.400.Juta.Ton Mon , 15 Apr 2013 15:40:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/11/1216273-msh-lokasi-tambang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia memprediksi, realisasi produksi batubara sampai akhir tahun 2013 mencapai 400 juta ton. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15403782/Produksi.Batubara.Diprediksi.Mencapai.400.Juta.Ton">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15403782/Produksi.Batubara.Diprediksi.Mencapai.400.Juta.Ton http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15323374/Kalla.Group.Akan.Garap.Pembangkit.Listrik.Panas.Bumi Mon , 15 Apr 2013 15:32:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/27/1307252t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kalla Group berencana membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi Geothermal Power Plant. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15323374/Kalla.Group.Akan.Garap.Pembangkit.Listrik.Panas.Bumi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15323374/Kalla.Group.Akan.Garap.Pembangkit.Listrik.Panas.Bumi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14493974/Harga.BBM.Naik..Inflasi.Membesar Mon , 15 Apr 2013 14:49:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/15/1410504-pri--dilema-bbm-bersubsidi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia BI sampai saat ini masih menghitung dampak kenaikan harga bahan bakar minyak BBM terhadap inflasi nasional. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14493974/Harga.BBM.Naik..Inflasi.Membesar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14493974/Harga.BBM.Naik..Inflasi.Membesar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14383053/Lima.Tahun.ke.Depan.Sevel.Masih.Betah.di.Jakarta Mon , 15 Apr 2013 14:38:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/15/1351145-honoris-7eleven-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Fokus pengelola gerai 7-Eleven hingga lima tahun ke depan masih tetap di Jakarta. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14383053/Lima.Tahun.ke.Depan.Sevel.Masih.Betah.di.Jakarta">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14383053/Lima.Tahun.ke.Depan.Sevel.Masih.Betah.di.Jakarta http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14175647/Dilantik.Jadi.Deputi.BI..Perry.Siap.Jalankan.Tugas Mon , 15 Apr 2013 14:17:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/18/1202378-kum---uji-kelayakan-dan-kepatutan-deputi-gubernur-bi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perry Warjiyo resmi dilantik oleh Mahkamah Agung MA menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia BI. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14175647/Dilantik.Jadi.Deputi.BI..Perry.Siap.Jalankan.Tugas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14175647/Dilantik.Jadi.Deputi.BI..Perry.Siap.Jalankan.Tugas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14142836/Blok.Sebuku.Mulai.Berproduksi.Oktober.2013 Mon , 15 Apr 2013 14:14:28 UTC+0700Lapangan Ruby, Blok Sebuku, direncanakan mulai memproduksi gas bumi sebesar 100 juta kaki kubik per hari pada Oktober 2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14142836/Blok.Sebuku.Mulai.Berproduksi.Oktober.2013">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14142836/Blok.Sebuku.Mulai.Berproduksi.Oktober.2013 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14040632/Perlu.Kebijakan.Lintas.Kementerian Mon , 15 Apr 2013 14:04:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/11/1215409-msh-lokasi-tambang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah diminta segera mengeluarkan peraturan-peraturan pelaksanaan lintas kementerian terkait kebijakan mineral dan batubara. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14040632/Perlu.Kebijakan.Lintas.Kementerian">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14040632/Perlu.Kebijakan.Lintas.Kementerian http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/13474893/Akuisisi.DBS.Danamon..BI.Mudahan.mudahan.Mei.Selesai Mon , 15 Apr 2013 13:47:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/18/1118168t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia BI hingga saat ini masih merampungkan rencana proses akuisisi DBS Group Holding Ltd terhadap PT Bank Danamon Tbk BDMN. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/13474893/Akuisisi.DBS.Danamon..BI.Mudahan.mudahan.Mei.Selesai">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/13474893/Akuisisi.DBSDanamon..BI.Mudahanmudahan.Mei.Selesai http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/1323299/Regional.Jeblok..IHSG.Sesi.I.Rontok Mon , 15 Apr 2013 13:23:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/1304498-ihsg-cetak-rekor-tertinggi-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan IHSG hingga sesi pertama pada perdagangan hari ini, Senin ditutup melemah 32,84 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/1323299/Regional.Jeblok..IHSG.Sesi.I.Rontok">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/1323299/Regional.Jeblok..IHSG.Sesi.I.Rontok http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11550739/Rumput.Laut.RI.Belum.Bisa.Kuasai.Pasar.Internasional Mon , 15 Apr 2013 11:55:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/19/1232144-hen-mengeringkan-rumput-laut--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar ternyata hingga kini masih belum menguasai pasar internasional. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11550739/Rumput.Laut.RI.Belum.Bisa.Kuasai.Pasar.Internasional">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11550739/Rumput.Laut.RI.Belum.Bisa.Kuasai.Pasar.Internasional http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11383768/26.27.April..Kompas.Karier.Fair.Hadir.di.Jakarta. Mon , 15 Apr 2013 11:38:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1536485-seorang-pelamar-kerja-diinterview--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kompas Karier Fair hadir di Jakarta bertempat di Kartika Expo, Balai Kartini pada tanggal 26-27 April 2013 ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11383768/26.27.April..Kompas.Karier.Fair.Hadir.di.Jakarta.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11383768/2627.April..Kompas.Karier.Fair.Hadir.di.Jakarta. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/10461179/Buah.Nusantara.Muncul.di.Pasar Mon , 15 Apr 2013 10:46:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/01/1358153-wen--buah-lokal-mulai-mendominasi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Usaha pemerintah membatasi buah impor menyebabkan buah Nusantara memenuhi pasar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/10461179/Buah.Nusantara.Muncul.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/10461179/Buah.Nusantara.Muncul.di.Pasar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/0958076/Awal.Pekan..Harga.Emas.Antam.Turun.Rp.2.000 Mon , 15 Apr 2013 09:58:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/20/1258015t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Harga emas logam mulia di PT Aneka Tambang Tbk Antam di awal pekan ini kembali turun. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/0958076/Awal.Pekan..Harga.Emas.Antam.Turun.Rp.2.000">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/0958076/Awal.Pekan..Harga.Emas.Antam.Turun.Rp.2.000 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09554647/Rupiah.Berpeluang.Naik.di.Awal.Pekan Mon , 15 Apr 2013 09:55:46 UTC+0700Nilai tukar rupiah berpeluang menguat di awal pekan ini, Senin 15/4/2013 merespon negatifnya data perekonomian di AS akhir pekan lalu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09554647/Rupiah.Berpeluang.Naik.di.Awal.Pekan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09554647/Rupiah.Berpeluang.Naik.di.Awal.Pekan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09373712/IHSG.Mengawali.Pekan.dengan.Penurunan Mon , 15 Apr 2013 09:37:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/22/1155418-pri--ihsg-melemah-25-poin--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan dibuka tertekan 16,655 poin atau sekitar 0,34 persen ke level 4.920,555, Senin 15/4/2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09373712/IHSG.Mengawali.Pekan.dengan.Penurunan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09373712/IHSG.Mengawali.Pekan.dengan.Penurunan


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comProduksi Batubara Diprediksi Mencapai 400 Juta TonKalla Group Akan Garap Pembangkit Listrik Panas BumiHarga BBM Naik, Inflasi MembesarLima Tahun ke Depan "Sevel" Masih Betah di JakartaDilantik Jadi Deputi BI, Perry Siap Jalankan TugasBlok Sebuku Mulai Berproduksi Oktober 2013Perlu Kebijakan Lintas KementerianAkuisisi DBS-Danamon, BI: Mudahan-mudahan Mei SelesaiRegional Jeblok, IHSG Sesi I RontokRumput Laut RI Belum Bisa Kuasai Pasar Internasional26-27 April, Kompas Karier Fair Hadir di JakartaBuah Nusantara Muncul di PasarAwal Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 2.000Rupiah Berpeluang Naik di Awal PekanIHSG Mengawali Pekan dengan Penurunan


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 15 Apr 2013 15:40:25 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15403782/Produksi.Batubara.Diprediksi.Mencapai.400.Juta.Ton Mon , 15 Apr 2013 15:40:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/11/1216273-msh-lokasi-tambang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia memprediksi, realisasi produksi batubara sampai akhir tahun 2013 mencapai 400 juta ton. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15403782/Produksi.Batubara.Diprediksi.Mencapai.400.Juta.Ton">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15403782/Produksi.Batubara.Diprediksi.Mencapai.400.Juta.Ton http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15323374/Kalla.Group.Akan.Garap.Pembangkit.Listrik.Panas.Bumi Mon , 15 Apr 2013 15:32:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/27/1307252t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kalla Group berencana membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi Geothermal Power Plant. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15323374/Kalla.Group.Akan.Garap.Pembangkit.Listrik.Panas.Bumi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/15323374/Kalla.Group.Akan.Garap.Pembangkit.Listrik.Panas.Bumi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14493974/Harga.BBM.Naik..Inflasi.Membesar Mon , 15 Apr 2013 14:49:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/15/1410504-pri--dilema-bbm-bersubsidi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia BI sampai saat ini masih menghitung dampak kenaikan harga bahan bakar minyak BBM terhadap inflasi nasional. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14493974/Harga.BBM.Naik..Inflasi.Membesar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14493974/Harga.BBM.Naik..Inflasi.Membesar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14383053/Lima.Tahun.ke.Depan.Sevel.Masih.Betah.di.Jakarta Mon , 15 Apr 2013 14:38:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/15/1351145-honoris-7eleven-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Fokus pengelola gerai 7-Eleven hingga lima tahun ke depan masih tetap di Jakarta. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14383053/Lima.Tahun.ke.Depan.Sevel.Masih.Betah.di.Jakarta">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14383053/Lima.Tahun.ke.Depan.Sevel.Masih.Betah.di.Jakarta http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14175647/Dilantik.Jadi.Deputi.BI..Perry.Siap.Jalankan.Tugas Mon , 15 Apr 2013 14:17:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/18/1202378-kum---uji-kelayakan-dan-kepatutan-deputi-gubernur-bi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perry Warjiyo resmi dilantik oleh Mahkamah Agung MA menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia BI. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14175647/Dilantik.Jadi.Deputi.BI..Perry.Siap.Jalankan.Tugas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14175647/Dilantik.Jadi.Deputi.BI..Perry.Siap.Jalankan.Tugas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14142836/Blok.Sebuku.Mulai.Berproduksi.Oktober.2013 Mon , 15 Apr 2013 14:14:28 UTC+0700Lapangan Ruby, Blok Sebuku, direncanakan mulai memproduksi gas bumi sebesar 100 juta kaki kubik per hari pada Oktober 2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14142836/Blok.Sebuku.Mulai.Berproduksi.Oktober.2013">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14142836/Blok.Sebuku.Mulai.Berproduksi.Oktober.2013 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14040632/Perlu.Kebijakan.Lintas.Kementerian Mon , 15 Apr 2013 14:04:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/11/1215409-msh-lokasi-tambang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah diminta segera mengeluarkan peraturan-peraturan pelaksanaan lintas kementerian terkait kebijakan mineral dan batubara. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14040632/Perlu.Kebijakan.Lintas.Kementerian">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/14040632/Perlu.Kebijakan.Lintas.Kementerian http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/13474893/Akuisisi.DBS.Danamon..BI.Mudahan.mudahan.Mei.Selesai Mon , 15 Apr 2013 13:47:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/18/1118168t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia BI hingga saat ini masih merampungkan rencana proses akuisisi DBS Group Holding Ltd terhadap PT Bank Danamon Tbk BDMN. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/13474893/Akuisisi.DBS.Danamon..BI.Mudahan.mudahan.Mei.Selesai">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/13474893/Akuisisi.DBSDanamon..BI.Mudahanmudahan.Mei.Selesai http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/1323299/Regional.Jeblok..IHSG.Sesi.I.Rontok Mon , 15 Apr 2013 13:23:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/1304498-ihsg-cetak-rekor-tertinggi-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan IHSG hingga sesi pertama pada perdagangan hari ini, Senin ditutup melemah 32,84 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/1323299/Regional.Jeblok..IHSG.Sesi.I.Rontok">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/1323299/Regional.Jeblok..IHSG.Sesi.I.Rontok http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11550739/Rumput.Laut.RI.Belum.Bisa.Kuasai.Pasar.Internasional Mon , 15 Apr 2013 11:55:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/19/1232144-hen-mengeringkan-rumput-laut--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar ternyata hingga kini masih belum menguasai pasar internasional. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11550739/Rumput.Laut.RI.Belum.Bisa.Kuasai.Pasar.Internasional">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11550739/Rumput.Laut.RI.Belum.Bisa.Kuasai.Pasar.Internasional http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11383768/26.27.April..Kompas.Karier.Fair.Hadir.di.Jakarta. Mon , 15 Apr 2013 11:38:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1536485-seorang-pelamar-kerja-diinterview--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kompas Karier Fair hadir di Jakarta bertempat di Kartika Expo, Balai Kartini pada tanggal 26-27 April 2013 ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11383768/26.27.April..Kompas.Karier.Fair.Hadir.di.Jakarta.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/11383768/2627.April..Kompas.Karier.Fair.Hadir.di.Jakarta. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/10461179/Buah.Nusantara.Muncul.di.Pasar Mon , 15 Apr 2013 10:46:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/01/1358153-wen--buah-lokal-mulai-mendominasi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Usaha pemerintah membatasi buah impor menyebabkan buah Nusantara memenuhi pasar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/10461179/Buah.Nusantara.Muncul.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/10461179/Buah.Nusantara.Muncul.di.Pasar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/0958076/Awal.Pekan..Harga.Emas.Antam.Turun.Rp.2.000 Mon , 15 Apr 2013 09:58:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/20/1258015t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Harga emas logam mulia di PT Aneka Tambang Tbk Antam di awal pekan ini kembali turun. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/0958076/Awal.Pekan..Harga.Emas.Antam.Turun.Rp.2.000">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/0958076/Awal.Pekan..Harga.Emas.Antam.Turun.Rp.2.000 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09554647/Rupiah.Berpeluang.Naik.di.Awal.Pekan Mon , 15 Apr 2013 09:55:46 UTC+0700Nilai tukar rupiah berpeluang menguat di awal pekan ini, Senin 15/4/2013 merespon negatifnya data perekonomian di AS akhir pekan lalu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09554647/Rupiah.Berpeluang.Naik.di.Awal.Pekan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09554647/Rupiah.Berpeluang.Naik.di.Awal.Pekan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09373712/IHSG.Mengawali.Pekan.dengan.Penurunan Mon , 15 Apr 2013 09:37:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/22/1155418-pri--ihsg-melemah-25-poin--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan dibuka tertekan 16,655 poin atau sekitar 0,34 persen ke level 4.920,555, Senin 15/4/2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09373712/IHSG.Mengawali.Pekan.dengan.Penurunan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/15/09373712/IHSG.Mengawali.Pekan.dengan.Penurunan


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Kalau Lulus UN, Kakek Sani Ingin Kuliah





Kalau Lulus UN, Kakek Sani Ingin Kuliah





Senin, 15 April 2013 | 15:33 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Tak ada kata terlambat bagi Abdullah Sani untuk mengejar ilmu setinggi mungkin. Meski usianya tak lagi muda, kakek tiga cucu itu tetap bersemangat mengejar cita-citanya untuk meneruskan studi di bangku kuliah.


Karena belum memiliki ijazah setara SMA, Sani harus mengikuti ujian nasional Kejar Paket C. Hari ini, pria berusia 69 tahun itu menjadi peserta ujian nasional Paket C di perguruan Al-Muhajirin, Depok, Jawa Barat. Tujuannya satu, setelah mendapat ijazah, ia ingin meraih gelar sarjana.

"Saya suka ditawarin ngajar, tapi kan harus S1, jadi saya niatnya mau kuliah setelah ini," ujarnya kepada wartawan saat akan melaksanakan ujian di Depok, Senin (15/4/2013).


Untuk mempersiapkan tes, Sani mengaku telah berlatih dengan menggunakan soal ujian 2-3 tahun lalu agar tidak kaget. Ia juga mengaku sering membaca buku-buku pelajaran sebagai persiapan ujian. Namun, faktor usia kerap menjadi kendala baginya, ia kerap lupa materi yang ia telah pelajari. "Daya ingat sudah mulai berkurang," tuturnya seraya tertawa.


Meski demikian, tekad Sani sama sekali tak berubah. Ia ingin terus belajar dan berlatih mengerjakan soal jelang pelaksanaan ujian. Sesekali ia merasa letih, juga karena faktor usia, sehingga ia terpaksa membatasi waktu belajarnya. "Ya kalau sudah cukup, berhenti," ujarnya.


Bagi Sani, usia tak boleh menjadi penghambat untuk belajar. Ia mengimbau kepada siswa-siswi yang masih muda usia untuk tetap semangat menuntut ilmu. Jangan sampai kalah dengan orang tua sepertinya. "Yang muda harusnya bisa lebih semangat lagi (dari saya)," katanya sambil tersenyum.


Hari ini Sani dan ribuan peserta ujian lain mengikuti ujian nasional untuk Paket C di perguruan Al-Muhajirin, Depok. Para peserta dari beragam usia mengikuti ujian yang dimulai siang tadi untuk memperoleh ijazah setara SMA. (Bahri Kurniawan)


















3:52 PM | 0 komentar | Read More

DKPP: 49 Penyelenggara Pemilu Sudah Dipecat





DKPP: 49 Penyelenggara Pemilu Sudah Dipecat





Penulis : Sabrina Asril | Senin, 15 April 2013 | 15:30 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menjatuhkan sanksi terberat kepada 49 orang penyelenggara Pemilu di tingkat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) hingga Panitia Pengawas Pemilu Daerah. Sebagian besar dipecat karena dianggap memihak kepada calon tertentu.

"Sudah tujuh bulan ini jumlah anggota KPU atau Bawaslu di daerah yang terbukti melanggar dan terpaksa diberhentikan secara tetap. Sudah ada 49 orang yang diberhentikan secara tetap. Kalau bahasa sehari-harinya dipecat," ujar Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie, saat bertemu dengan pimpinan Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR), di Kompleks Parlemen, Senin (15/4/2013).

Jimly mengaku banyak menerima laporan masyarakat adanya ketidakseimbangan. Dari seluruh laporan itu, hanya 30 persen tidak terbukti. Sebanyak 60 persen terbukti melakukan pelanggaran.

"Setengah di antaranya hanya pelanggaran ringan dan diberi sanksi teguran, sisanya pelanggaran berat seperti berpihak ke salah satu calon. Sanksinya adalah pemecatan," kata Jimly.

Menurut Jimly, keberpihakan penyelenggara pemilu kepada salah satu calon tertentu adalah pelanggaran serius. Pasalnya, sebagai penyelenggara pemilu harus menunjukkan profesionalisme termasuk tertib dalam hal administrasi.

"Kalau terbukti pelanggarannya berpihak, maka tak akan diberi ampun. Banyak masalah-masalah, mudah-mudahan kasus yang sudah diputuskan DKPP menjadi pelajaran untuk ke depan. Kami juga tidak mau ditakuti KPU, yang kami inginkan perbaikan ke depan," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Jimly juga menjelaskan, sanksi pemecatan itu tidak menyalahi kewenangan DKPP. Awalnya, kata dia, persoalan etika dimaknai sebagai kesadaran yang tumbuh dari internal. Namun, pemahaman itu tidak bisa lagi diterapkan.

"Tidak mungkin zaman sekarang ini kita menunggu kesadaran orang, sehingga diperlukan kehadiran DKPP di situ," katanya.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary














3:39 PM | 0 komentar | Read More

Knicks di Posisi Dua Wilayah Timur



PlayOff NBA


Knicks di Posisi Dua Wilayah Timur





Senin, 15 April 2013 | 13:05 WIB












NEW YORK, Kompas.com - New York Knicks mengunci posisi  mereka di urutan kedua unggulan babak "playoff" di Wilayah Timur, setelah menang 90-8- atas Indiana Pacers, Minggu.  
    
New York, yang tidak pernah dipecundangi setelah laga berlangsung tujuh menit kuarter pertama, tampil menekan kendati tidak diperkuat Tyson Chandler, Kenyon Martin dan Marcus Camby.  
    
Mereka memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah untuk lolos pada semi final Wilayah Timur dan permainan pertama mereka pada putaran pertama melawan Boston Celtics.  
    
Carmelo Anthony mencetak angka 25 poin kendati tidak turun pada pertandingan kuarter keempat yang diadakan di Madison Square Garden.  
    
Anthony, yang berharap memenangi gelar pertama pencetak angka kompetisi NBA, melakukan empat loncatan awal ketika membuat Knicks memimpin 9-2. Ia kemudian membuat hanya satu angka dari 10 usahanya selanjutnya.  
    
Anthony mengalami masalah pada bahu kirinya pada akhir kuarter ketiga dan di bangku cadangan selama kuarter keempat, menyaksikan Knicks melanjutkan permainan dengan ketat.  
    
Chris Copeland membuat angka 20, J.R. Smith 15 dan Raymond Felton  mengakhiri permainan dengan sumbangan 11 angka untuk Knicks, yang sudah memenangi 15 dari 16 pertandingan terakhir mereka.  
    
Lance Stephenson membuat angka tertinggi tim dengan 22 poin untuk Indiana, yang kalah empat kali dari lima pertandingan akhir mereka.  
    
Mereka berada di urutan ketiga Wilayah Timur setelah Brooklyn kalah atas Toronto pada pertandingan Minggu.  
    
David West mengakhiri laga dengan koleksi 17 poin dan delapan  rebounds sedangkan Jeff Pendergraph yang bangkit dari bangku cadangan mencetak 12 poin dalam kekalahan mereka itu. 







Editor :


A. Tjahjo Sasongko















3:01 PM | 0 komentar | Read More

Sejumlah Artis Terima Penghargaan Anak Negeri Penggerak Pembangunan

Written By RajaBlog on Sunday, April 14, 2013 | 3:55 PM


Jakarta - Sejumlah seniman dan artis Indonesia seperti Ayu Azhari, Ageng Kiwi, Krisna Mukti, Hengki Kurniawan, dan Joe Richard, menerima penghargaan sebagai “Anak Negeri Penggerak Pembangunan” dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarif Hasan.


Penghargaan tersebut diserahkan Yayasan Restu Bunda dalam acara malam penganugerahan dan dinner party, yang berlangsung di Dieng Room Kartika Chandra Hotel Jakarta, Jumat (12/4) malam.


Penghargaan juga diberikan kepada pemangku profesi lain, diantaranya pekerja dan aktifis sosial, guru, dosen, rektor, pemuka agama, dan pengusaha muda sukses. Penghargaan tersebut didasarkan pada kompetensi dan pengabdian para publik figur ini diranah seni dan pengabdian sosial.


“Saya percaya bahwa putra-putri yang terpilih adalah insan-insan yang teruji kemampuan dan pengabdiannya. Sehingga menghasilkan suatu karya bermanfaat bagi bangsa dan negara. Semoga penghargaan ini dapat lebih mendorong semangat untuk berkarya dan mengabdi ke arah yang lebih baik,” kata Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM RI, Syarifudin Hasan.


Seniman Ageng Kiwi, mewakili rekan-rekannya sesama artis mengatakan, dengan atau tanpa penghargaan ini dirinya tetap akan berkarya.


“Sebab apa yang kami lakukan itu semua panggilan jiwa, dan ranah seni sebagai wadahnya. Kami berterima kasih ada pihak yang memerhatikan kami, yang kemudian terekspresi dalam wujud konkret memberikan sebuah penghargaan,” ungkap Ageng Kiwi.


Selain berkiprah di industri hiburan, Ageng Kiwi, Ayu Azhari, Krisna Mukti, dan Hengki Kurniawan, memang kerap menggelar aksi sosial. Mereka termasuk artis yang peduli dengan kaum dhua’fa. Memiliki ratusan anak asuh yang sebagian besar adalah yatim piatu.


Selain itu, para artis ini juga membina pemulung, janda lanjut usia dan kaum dhuafa. Bersama para rekan artis lain, mereka sering menggelar kegiatan sosial bertajuk Misi Kemanusiaan Universal - Barang Bekas Menolong Sesama, di bawah naungan Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation dan AK Production.


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Laba Menggiurkan dari Air Liur Lebah Trigona 1


KOMPAS.com - Lebah tergolong jenis  serangga yang menghasilkan banyak produk alami yang berkhasiat buat kesehatan tubuh manusia. Salah satunya adalah propolis yang kini menjadi produk kesehatan alternatif yang diminati masyarakat.

Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon, terutama pohon popular lalu dicampurkan dengan air liurnya. Cairan itu digunakan lebah untuk menambal lubang di sarangnya, sekaligus melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur.

Sebagai obat herbal, propolis dipercaya mengandung banyak khasiat kesehatan bagi tubuh, seperti antioksidan, antitoksin, antibiotik, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Lebah trigona merupakan penghasil propolis yang paling terkenal. Seiring tingginya permintaan propolis di pasaran, budidaya lebah ini pun makin diminati. Lebah trigona memiliki tubuh lebih kecil dibandingkan lebah madu. Jenis lebah ini bisa menghasilkan cairan propolis lima kali lipat lebih banyak dari lebah madu.

"Sekarang banyak yang tertarik membudidayakan lebah ini buat diambil propolisnya," kata Wiyadi Suprihatin, yang sudah membudidayakan lebah trigona sejak tahun 2009 di Pandeglang, Banten.

Awalnya, ia melihat lebah ini cukup banyak di wilayahnya. Ketika itu, propolis belum populer sebagai obat herbal, sehingga lebah ini dianggap kurang menarik karena menghasilkan madu lebih sedikit.

Namun, Wiyadi mengaku, tetap tertarik menangkarkan lebah trigona karena melihat banyaknya habitat lebah ini di daerahnya. Keputusannya itu tidak salah. Terbukti, propolis kini populer dan harganya terus merangkak naik. Kini, Wiyadi menjual bibit trigona beserta ratu dalam satu koloni.

Untuk satu koloni dalam kotak berukuran 25 centimeter (cm) x 20 cm x 20 cm dijualnya seharga Rp 150.000 per kotak. Pelanggannya berasal dari banyak daerah, seperti Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Dari penjualan bibit lebah trigona, Wiyadi bisa mengantongi omzet Rp 5 juta-Rp 12 juta per bulan.

Peternak lainnya adalah Hariyono asal Malang, Jawa Timur. Ia mengembangkan lebah trigona di bawah bendera usaha Tawon Rimba Raya sejak tahun 1980. Selain menghasilkan propolis dan madu, lebah ini digemari karena perawatannya mudah dan tak bersengat.  "Lebah ini juga sangat kuat dan mudah merawatnya," tutur Hariyono.

Sama seperti Wiyadi, Hariyono juga menjual bibit lebah trigona. Ia menjual satu koloni bibit trigona mulai dari Rp 60.000 sampai dengan Rp 450.000, tergantung jumlah koloni lebah. Dalam sebulan, omzet Hariyono dari penangkaran lebah trigona bisa mencapai Rp 10  juta.   (Revi Yohana/Kontan) (Bersambung)





Sumber :


KONTAN



Editor :


Erlangga Djumena









3:55 PM | 0 komentar | Read More

Warga Guntur Minta Jaminan Tempat Tinggal kepada Jokowi





Warga Guntur Minta Jaminan Tempat Tinggal kepada Jokowi





Penulis : Indra Akuntono | Minggu, 14 April 2013 | 15:30 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Selain bersilaturahim, puluhan warga Jalan Gembira, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, juga meminta jaminan tempat tinggal yang lebih layak kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Saat ini seluruh warga itu direlokasi ke tempat pengungsian setelah tempat tinggal mereka digusur oleh Komisi Pemberantasan Korupsi untuk pembangunan gedung baru KPK.


Salah seorang perwakilan warga, Jayadi mengatakan, setelah digusur pada Selasa (9/4/2013), semua warga menempati gedung Karang Taruna di Kelurahan Guntur. Tidak kurang dari 150 warga terpaksa tinggal di gedung itu selamaa masa transisi, sebelum semuanya direlokasi ke rumah susun Pinus Elok di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.


"Sekarang kami tinggal di gedung Karang Taruna, suasananya sesak, enggak ada dapur umum. Jadinya kami boros karena harus beli makan setiap hari," kata Jayadi saat datang bersama puluhan warga Guntur di depan rumah dinas Jokowi, Taman Suropati No. 7, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/4/2013).


Jayadi mengatakan, Dinas Perumahan DKI Jakarta sempat menjanjikan bakal merelokasi warga Jalan Gembira ke rumah susun. Namun, belum ada kepastian kapan rencana itu terealisasi. "Enggak tahu kapan, bilangnya cuma secepatnya," ujar Jayadi.


Pengosongan lahan untuk proyek pembangunan gedung baru KPK di Jalan Gembira itu merupakan upaya terakhir KPK setelah mereka melakukan dialog dengan warga setempat. Sebanyak 81 kepala keluarga di lokasi ini diberi ganti rugi Rp 300.000 per KK.


Lokasi penggusuran adalah lahan milik negara. Sejak 1997, lahan itu dihuni oleh warga yang tidak semuanya ber-KTP DKI dan mendirikan bangunan tanpa izin. Saat dilakukan penggusuran, sempat terjadi aksi protes dari warga. Namun, warga akhirnya pasrah tempat tinggal mereka diratakan oleh petugas.

















3:52 PM | 0 komentar | Read More

Percepat Investigasi Kecelakaan Lion di Bali




Penerbangan


Percepat Investigasi Kecelakaan Lion di Bali





Penulis : Haryo Damardono | Minggu, 14 April 2013 | 14:34 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com -  Anggota Komisi V DPR RI Saleh Husin dari Partai Hanura meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk secepatnya menginvestigasi kecelakaan jatuhnya Lion Air di Bali pada hari Sabtu (13/4/2013). Tujuannya, supaya masyarakat secepatnya dapat mengetahui penyebab kecelakaan sehingga tidak was-was ketika terbang.

"Saya bersama 6 orang anggota Komisi V baru saja meninjau lokasi jatuhnya pesawat lion air di Bandara Ngurah Rai. Pesawat naas tersebut dalam kondisi terpecah tiga bagian karena mungkin semalam air laut pasang sehingga membenturkan badan pesawat ke tanggul penahan," kata Saleh Husin, Minggu siang, kepada Kompas.

Menurut Saleh, berdasarkan informasi dari petugas, VCR sudah diangkat namun CVR belum diangkat. "Proses bantuan terlihat cukup bagus dalam penanganannya baik dari Basarnas, Ditjen Perhubungan Udara, Kepolisian, TNI , Jasa Raharja, A ngkasa Pura, juga pihak Lion Air," ujarnya.

"Kami telah meminta pihak KNKT segera melakukan investigasi guna d apat mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan . Serta pihak kepolisian melakukan proses pemeriksaan fisik dari pilot dan copilot untuk dapat mengetahui apakah ada penggunaan narkoba atau tidak, walaupun menurut cerita pilot tersebut adalah pilot senior y ang jauh dari hal-hal miring," ujar Saleh.

Kami juga meminta supaya dicari tahu apakah pilot bekerja melebihi maksi mum jam terbang dalam satu hari atau tidak. Nah ini semua harus menjadi konsen utama penyidik dan tim investigasi , ujar Saleh.

















3:39 PM | 0 komentar | Read More

Angga/Ryan Pastikan Indonesia Bawa Dua Gelar dari Selandia Baru


JAKARTA, Kompas.com - Indonesia membawa pulang dua gelar juara dari turnamen Selandia Baru Terbuka Grand Prix. Sektor ganda campuran dan ganda putra yang mempersembahkan dua kemenangan di turnamen berhadiah 50.000 dollar AS tersebut.

Pada partai final di Auckland, Minggu (14/4/2013), ganda putra Angga Pratama/Ryan Agung Saputra yang memastikan gelar kedua tersebut. Unggulan utama ini menang dua game langsung 21-6, 22-20 atas pasangan China, Junhui Li/Yuchen Liu.


Bagi Angga/Ryan, ini gelar kedua dalam dua pekan berturut-turut. Pasalnya, pekan lalu ganda putra dengan ranking tertinggi di Tanah Air ini juga menang di Australia Terbuka Grand Prix Gold.

Sementara itu Praveen Jordan/Vita Marissa mewujudkan target mereka meraih gelar pertama di tahun 2013, setelah mengalahkan kompatriotnya, Riky Widianto/Puspita Richi Dili. Unggulan kelima ini menang 21-18, 21-8 atas unggulan utama tersebut.

Bagi Praveen/Vita, prestasi ini memperlihatkan konsistensi mereka sepanjang musim 2013. Pasangan non-Pelatnas ini mulai memperlihatkan potensinya di turnamen besar awal tahun, Korea Terbuka Superseries Premier, ketika berhasil menembus semifinal, lalu menarik perhatian di All England.


Gelar ini pun menjadi yang kedua bagi Vita dalam dua pekan. Di Australi Terbuka, mantan pemain Pelatnas ini juga menjadi juara meskipun di sektor ganda putri bersama Aprilsasi Putri Lejarsar Variella.

China kebagian dua gelar dari turnamen ini melalui sektor tunggal putri dan ganda putri. Unggulan ketiga Xuan Deng menang 21-17, 18-21, 22-20 atas pemain Jepang, Akane Yamaguchi, sedangkan ganda putri Ou Dongni/Tang Yuanting menang 21-15, 11-21, 21-19 atas unggulan utama dari Malaysia, Hoo Vivian Kah Mun/Woon Khe Wei.

Jepang membawa pulang satu gelar melalui sektor ganda putra. Unggulan ke-11 Riichi Takeshita menang rubber game 21-16, 16-21, 21-17 atas Song Xue.





Sumber :


tournamentsoftware





Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









3:01 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger