Powered by Blogger.

Popular Posts Today

DPR Desak Pemerintah Konfirmasi Penjualan Blitz Megaplex

Written By RajaBlog on Monday, April 8, 2013 | 3:55 PM


Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah untuk mengkonfirmasi dugaan penjualan Blitz Megaplex ke perusahaan asal Korea, CJ CGV. Sebab, bioskop merupakan sektor usaha yang tidak boleh dimasuki modal asing sesuai Daftar Negatif Investasi (DNI) yang berlaku saat ini.


"Kalau terbukti, maka harus ada sanksi tegas, karena bioskop masih masuk dalam DNI," ujar Anggota Komisi X DPR RI, Deddy Gumelar di Jakarta, Senin (8/4).


Sebagaimana diketahui, pekan lalu beredar kabar jika Blitz Megaplex disinyalir telah dijual ke konglomerat hiburan asal Korea Selatan, CJ CGV. Hal itu tampak dari adanya perombakan direksi Blitz.


Saat ini mayoritas kursi direksi, termasuk COO dan CFO, diisi ekspatriat asal Korea. Bahkan CEO Blitz yang baru adalah mantan Chief Representative di CJ CGV Greater China. Selain itu, sejak akhir 2012, sudah masuk sembilan orang Korea ke manajemen Blitz.


Deddy menyampaikan, pemerintah tidak pernah mencabut Peraturan Presiden (Perpres) 36/ 2010, sehingga belum mengeluarkan bioskop dari DNI.


"Berarti, pemerintah tidak melepas gedung bioskop, yang merupakan rumah budaya, kepada investor asing. Kalau benar Blitz dijual kepada investor Korea, itu jelas pelanggaran. Mestinya pembelian tersebut harus seizin Mendag, BKPM dan Kemenparekraf," tegas politisi yang akrab disapa Miing tersebut.


Menurutnya, dari awal DPR sudah memberikan peringatan kepada Kemenparekraf, BKPM, dan lembaga terkait agar tidak mengluarkan izin bagi masuknya modal asing di wilayah bioskop dan kebudayaan. Sebab, bioskop merupakan rumah budaya dan sektor yang unik, karena itu perlakuannya pun berbeda dengan sektor lainnya, dan tidak boleh dimasuki pemodal asing.


"Artinya, jika Blitz telah menjual bioskopnya kepada CJ CGV, maka film Korea dipastikan menguasai pangsa pasar Indonesia dan film Indonesia akan tersisihkan di rumahnya sendiri. Bagaimana menolong Hanung Bramantyo dan sineas lainnya?" ujar politisi PDIP tersebut.


Selain itu, lanjut Deddy, yang paling berbahaya adalah efek film tersebut yang bisa mendoktrin remaja sehingga bisa meniru budaya negeri gingseng dan meninggalkan budaya Indonesia.


Saat ini saja, menurut dia, fenomena Gangnam Style dan film Korea menimbulkan trend dan budaya baru bagi remaja Indonesia. "Sedihnya, para remaja kita lebih bangga mengekspresikan budaya Korea daripada budaya sendiri," kata Deddy.


Ditegaskannya, membeli Blitz tidak memberikan keuntungan signifikan bagi Korea. Namun, menurut Deddy, itu bukanlah tujuan utama.


"Tujuannya adalah invasi budaya, sehingga berbagai produk, budaya, dan segala hal yang berbau Korea laku di negeri ini. Sebenarnya berapa sih marjin keuntungan Korea sehinggga membeli Blitz? Tidak seberapa untungnya. Tapi ini menguntungkan bagi Korea dan merugikan Indonesia. Korea tahu Indonesia tidak punya strategi kebudayaan, sehingga Korea masuk," pungkasnya.


Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Abdul Hakam Naja mengatakan, penegakan aturan harus menjadi dilakukan. "Aturan harus ditegakkan, karena masuk daftar DNI, BKPM harus ambil tindakan dan tegas menegakkan aturan. Kalau langgar aturan, itu tidak bisa," tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.


Menurutnya, penanaman modal asing harus mendapat persetujuan dari BKPM, yang sampai saat ini belum mengeluarkan bioskop dari DNI. Dia membenarkan, sudah lama Blitz mengalami kesulitan dana untuk mengembangkan usaha perbioskopan tanah air.


Blitz sudah menawarkan kepada sejumlah perusahaan di dalam negeri, tapi tidak ada yang mau mengakuisisi. "Tapi kalau sekarang menabrak aturan, itu tidak bisa ditolerir," katanya.


3:55 PM | 0 komentar | Read More

BRI: Singapura Mulai Melunak





BRI: Singapura Mulai Melunak





Senin, 8 April 2013 | 15:36 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Upaya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) untuk membuka cabang penuh di Singapura sudah dilakukan sejak tahun lalu. Namun, pemerintah Singapura belum juga memberikan izin mengenai hal tersebut.


Rupanya, upaya keras BRI mulai membuahkan hasil. Direktur Utama BRI Sofyan Basir mengatakan, pihak Otoritas Moneter Singapura (MAS) sudah mulai melunak. "Katanya sudah ada pelunakan. Kami akan mendiskusikan hal ini," ucapnya, Senin, (8/4/2013).

Bila jadi membuka cabang di Singapura, BRI bisa menyasar banyak pasar seperti Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan pengusaha Indonesia yang berada di sana. "Kalau kami membuka cabang di sana, hal ini akan menjadi potensi besar buat kami," sebut Sofyan.


Ia mengatakan bahwa BRI sudah berkali-kali datang ke Singapura karena ada kebijakan yang belum jelas dari MAS. Selain itu, BRI juga meminta dukungan dari Bank Indonesia (BI) untuk mendukung rencana mereka dengan menekankan azas resiprokal.

Disebutnya, bank Singapura bisa mengakses 240 juta penduduk Indonesia. Lalu perbankan Indonesia juga harusnya bisa masuk ke penduduk Singapura yang hanya 2 juta.

"Kenapa mereka boleh punya akses di sini. Sedangkan kita tidak boleh punya akses di sana?" ujarnya. (Annisa Aninditya Wibawa/Kontan)





Sumber :


KONTAN



Editor :


Erlangga Djumena
















3:55 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Megapolitan

KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comPerkosaan Bergilir terhadap ESR Diduga TerencanaUsai Meeting, Pria Ini Dikeroyok di Depan DiskotekPolisi Beri Pekerjaan kepada Penganggur di PabrikJokowi: Pengusaha Hengkang, Tunjukkan Mana Siapa"Dikatain" Stres, Pramudi Transjakarta Sembur Sopir NissanAbun Sanda Sangat Memperhatikan DetailBasuki Ingin Donasi Parkir Diterapkan di DKIApindo Keluhkan UMP, Jokowi Menolak DisalahkanPolisi Layangkan Surat Panggilan Tersangka WakepsekAda Tempat Sampah, Warga Pilih Buang SembaranganNyaris Dibacok Tetangga gara-gara Knalpot BerisikAwas, Obat Tradisional Mengandung Bahan KimiaDua Pembacok Empat Warga Pesanggrahan DitangkapDua Pemerkosa ESR BuronBan Pecah, Sopir Emosi Disuruh Pindahkan Mobil


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 08 Apr 2013 15:45:11 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1544484/Perkosaan.Bergilir.terhadap.ESR.Diduga.Terencana Mon , 08 Apr 2013 15:44:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1525015-esr-diperkosa-bergilir-secara-terencana-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tindak kekerasan seksual dengan pemerkosaan oleh tujuh pemuda kepada siswi SMP berinisial ESR di Jakarta Timur diduga dilakukan secara terencana. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1544484/Perkosaan.Bergilir.terhadap.ESR.Diduga.Terencana">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1544484/Perkosaan.Bergilir.terhadap.ESR.Diduga.Terencana http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15411473/Usai.Meeting..Pria.Ini.Dikeroyok.di.Depan.Diskotek. Mon , 08 Apr 2013 15:41:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/28/1939393t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aswin Ramadhani 28, warga Kelurahan Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, menjadi korban aksi pengeroyokan. Dia digebuki oleh enam orang, Senin. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15411473/Usai.Meeting..Pria.Ini.Dikeroyok.di.Depan.Diskotek.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15411473/Usai.Meeting..Pria.Ini.Dikeroyok.di.Depan.Diskotek. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1518353/Polisi.Beri.Pekerjaan.kepada.Penganggur.di.Pabrik Mon , 08 Apr 2013 15:18:35 UTC+0700Polda Metro Jaya melalui Satuan Pembinaan Masyarakat Kepolisian Resor Metro berencana mengurangi tingkat pengangguran di DKI. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1518353/Polisi.Beri.Pekerjaan.kepada.Penganggur.di.Pabrik">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1518353/Polisi.Beri.Pekerjaan.kepada.Penganggur.di.Pabrik http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15163495/Jokowi.Pengusaha.Hengkang..Tunjukkan.Mana.Siapa Mon , 08 Apr 2013 15:16:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/12/1120328-jokowi-pameran-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jokowi meminta ditunjukkan pengusaha yang memindahkan bisnisnya dari Jakarta karena menolak UMP DKI. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15163495/Jokowi.Pengusaha.Hengkang..Tunjukkan.Mana.Siapa">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15163495/Jokowi.Pengusaha.Hengkang..Tunjukkan.Mana.Siapa http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15065073/Dikatain.Stres..Pramudi.Transjakarta.Sembur.Sopir.Nissan Mon , 08 Apr 2013 15:06:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1250154-busway-pecah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Emosi disebut stres oleh sopir Nissan yang berhenti di jalur transjakarta, pramudi transjakarta menyemburkan susu cokelat yang diminumnya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15065073/Dikatain.Stres..Pramudi.Transjakarta.Sembur.Sopir.Nissan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15065073/Dikatain.Stres..Pramudi.Transjakarta.Sembur.Sopir.Nissan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14463639/Abun.Sanda.Sangat.Memperhatikan.Detail Mon , 08 Apr 2013 14:46:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1027498-rik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebagai senior dan editor, almarhun Abun Sanda dikenal sebagai wartawan yang memperhatikan detail. Tulisannya menginspirasi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14463639/Abun.Sanda.Sangat.Memperhatikan.Detail">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14463639/Abun.Sanda.Sangat.Memperhatikan.Detail http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14462779/Basuki.Ingin.Donasi.Parkir.Diterapkan.di.DKI Mon , 08 Apr 2013 14:46:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/18/1341337-lks--trotoar-digunakan-parkir--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan sistem donasi parkir untuk membenahi perparkiran di Jakarta, khususnya parkir on street dan parkir liar. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14462779/Basuki.Ingin.Donasi.Parkir.Diterapkan.di.DKI">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14462779/Basuki.Ingin.Donasi.Parkir.Diterapkan.di.DKI http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14424583/Apindo.Keluhkan.UMP..Jokowi.Menolak.Disalahkan Mon , 08 Apr 2013 14:42:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/24/1336112-jokowi-hadiri-rakernis-fungsi-lalu-lintas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Joko Widodo menolak disalahkan karena menentukan UMP DKI sebesar Rp 2,2 juta. Baginya, penetapan upah itu telah melewati pembahasan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14424583/Apindo.Keluhkan.UMP..Jokowi.Menolak.Disalahkan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14424583/Apindo.Keluhkan.UMP..Jokowi.Menolak.Disalahkan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14322295/Polisi.Layangkan.Surat.Panggilan.Tersangka.Wakepsek Mon , 08 Apr 2013 14:32:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/05/2134053-ma-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Polda Metro Jaya, Senin 8/4/2013, sudah melayangkan surat panggilan tersangka kepada Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 22 Jakarta berinisial T <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14322295/Polisi.Layangkan.Surat.Panggilan.Tersangka.Wakepsek">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14322295/Polisi.Layangkan.Surat.Panggilan.Tersangka.Wakepsek http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1424180/Ada.Tempat.Sampah..Warga.Pilih.Buang.Sembarangan Mon , 08 Apr 2013 14:24:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/19/2101214-sampah-plastik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kesadaran sebagian warga Jakarta untuk membuang sampah di tempat yang disediakan sangat rendah. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1424180/Ada.Tempat.Sampah..Warga.Pilih.Buang.Sembarangan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1424180/Ada.Tempat.Sampah..Warga.Pilih.Buang.Sembarangan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14101014/Nyaris.Dibacok.Tetangga.gara.gara.Knalpot.Berisik Mon , 08 Apr 2013 14:10:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/08/24/1032244t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bunyi knalpot Musrandi setiap pagi memancing kemarahan tetangganya, Sanip. Ketika kesabarannya habis, Sanip membawa golok mendatangi Musrandi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14101014/Nyaris.Dibacok.Tetangga.gara.gara.Knalpot.Berisik">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14101014/Nyaris.Dibacok.Tetangga.garagara.Knalpot.Berisik http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13381488/Awas..Obat.Tradisional.Mengandung.Bahan.Kimia Mon , 08 Apr 2013 13:38:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1211314-jamu-bahan-kimia-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Obat tradisional sebagai warisan budaya bangsa, saat ini telah berkembang pesat serta mempunyai peranan penting dalam sistem kesehatan nasional. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13381488/Awas..Obat.Tradisional.Mengandung.Bahan.Kimia">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13381488/Awas..Obat.Tradisional.Mengandung.Bahan.Kimia http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13334343/Dua.Pembacok.Empat.Warga.Pesanggrahan.Ditangkap Mon , 08 Apr 2013 13:33:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/12/1508388-dibacok-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dua pelaku yang diduga terlibat aksi pembacokan tanpa sebab terhadap empat warga di Jalan Mochtar Raya, Petukangan Utara, ditangkap. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13334343/Dua.Pembacok.Empat.Warga.Pesanggrahan.Ditangkap">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13334343/Dua.Pembacok.Empat.Warga.Pesanggrahan.Ditangkap http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13181262/Dua.Pemerkosa.ESR.Buron Mon , 08 Apr 2013 13:18:12 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/2354517-korban-perkosaan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dua dari tujuh pemerkosa ESR dinyatakan buron dan masuk daftar pencarian orang, sementara lima lainnya masih diperiksa. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13181262/Dua.Pemerkosa.ESR.Buron">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13181262/Dua.Pemerkosa.ESR.Buron http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13121382/Ban.Pecah..Sopir.Emosi.Disuruh.Pindahkan.Mobil Mon , 08 Apr 2013 13:12:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1247366-busway-pecah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sopir Nissan yang memecahkan kaca bus transjakarta emosi ketika bannya pecah malah disuruh memindahkan mobil oleh pengemudi transjakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13121382/Ban.Pecah..Sopir.Emosi.Disuruh.Pindahkan.Mobil">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13121382/Ban.Pecah..Sopir.Emosi.Disuruh.Pindahkan.Mobil


KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comPerkosaan Bergilir terhadap ESR Diduga TerencanaUsai Meeting, Pria Ini Dikeroyok di Depan DiskotekPolisi Beri Pekerjaan kepada Penganggur di PabrikJokowi: Pengusaha Hengkang, Tunjukkan Mana Siapa"Dikatain" Stres, Pramudi Transjakarta Sembur Sopir NissanAbun Sanda Sangat Memperhatikan DetailBasuki Ingin Donasi Parkir Diterapkan di DKIApindo Keluhkan UMP, Jokowi Menolak DisalahkanPolisi Layangkan Surat Panggilan Tersangka WakepsekAda Tempat Sampah, Warga Pilih Buang SembaranganNyaris Dibacok Tetangga gara-gara Knalpot BerisikAwas, Obat Tradisional Mengandung Bahan KimiaDua Pembacok Empat Warga Pesanggrahan DitangkapDua Pemerkosa ESR BuronBan Pecah, Sopir Emosi Disuruh Pindahkan Mobil


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 08 Apr 2013 15:45:11 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1544484/Perkosaan.Bergilir.terhadap.ESR.Diduga.Terencana Mon , 08 Apr 2013 15:44:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1525015-esr-diperkosa-bergilir-secara-terencana-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tindak kekerasan seksual dengan pemerkosaan oleh tujuh pemuda kepada siswi SMP berinisial ESR di Jakarta Timur diduga dilakukan secara terencana. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1544484/Perkosaan.Bergilir.terhadap.ESR.Diduga.Terencana">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1544484/Perkosaan.Bergilir.terhadap.ESR.Diduga.Terencana http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15411473/Usai.Meeting..Pria.Ini.Dikeroyok.di.Depan.Diskotek. Mon , 08 Apr 2013 15:41:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/28/1939393t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aswin Ramadhani 28, warga Kelurahan Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, menjadi korban aksi pengeroyokan. Dia digebuki oleh enam orang, Senin. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15411473/Usai.Meeting..Pria.Ini.Dikeroyok.di.Depan.Diskotek.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15411473/Usai.Meeting..Pria.Ini.Dikeroyok.di.Depan.Diskotek. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1518353/Polisi.Beri.Pekerjaan.kepada.Penganggur.di.Pabrik Mon , 08 Apr 2013 15:18:35 UTC+0700Polda Metro Jaya melalui Satuan Pembinaan Masyarakat Kepolisian Resor Metro berencana mengurangi tingkat pengangguran di DKI. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1518353/Polisi.Beri.Pekerjaan.kepada.Penganggur.di.Pabrik">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1518353/Polisi.Beri.Pekerjaan.kepada.Penganggur.di.Pabrik http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15163495/Jokowi.Pengusaha.Hengkang..Tunjukkan.Mana.Siapa Mon , 08 Apr 2013 15:16:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/12/1120328-jokowi-pameran-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jokowi meminta ditunjukkan pengusaha yang memindahkan bisnisnya dari Jakarta karena menolak UMP DKI. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15163495/Jokowi.Pengusaha.Hengkang..Tunjukkan.Mana.Siapa">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15163495/Jokowi.Pengusaha.Hengkang..Tunjukkan.Mana.Siapa http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15065073/Dikatain.Stres..Pramudi.Transjakarta.Sembur.Sopir.Nissan Mon , 08 Apr 2013 15:06:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1250154-busway-pecah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Emosi disebut stres oleh sopir Nissan yang berhenti di jalur transjakarta, pramudi transjakarta menyemburkan susu cokelat yang diminumnya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15065073/Dikatain.Stres..Pramudi.Transjakarta.Sembur.Sopir.Nissan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/15065073/Dikatain.Stres..Pramudi.Transjakarta.Sembur.Sopir.Nissan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14463639/Abun.Sanda.Sangat.Memperhatikan.Detail Mon , 08 Apr 2013 14:46:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1027498-rik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebagai senior dan editor, almarhun Abun Sanda dikenal sebagai wartawan yang memperhatikan detail. Tulisannya menginspirasi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14463639/Abun.Sanda.Sangat.Memperhatikan.Detail">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14463639/Abun.Sanda.Sangat.Memperhatikan.Detail http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14462779/Basuki.Ingin.Donasi.Parkir.Diterapkan.di.DKI Mon , 08 Apr 2013 14:46:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/18/1341337-lks--trotoar-digunakan-parkir--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan sistem donasi parkir untuk membenahi perparkiran di Jakarta, khususnya parkir on street dan parkir liar. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14462779/Basuki.Ingin.Donasi.Parkir.Diterapkan.di.DKI">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14462779/Basuki.Ingin.Donasi.Parkir.Diterapkan.di.DKI http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14424583/Apindo.Keluhkan.UMP..Jokowi.Menolak.Disalahkan Mon , 08 Apr 2013 14:42:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/24/1336112-jokowi-hadiri-rakernis-fungsi-lalu-lintas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Joko Widodo menolak disalahkan karena menentukan UMP DKI sebesar Rp 2,2 juta. Baginya, penetapan upah itu telah melewati pembahasan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14424583/Apindo.Keluhkan.UMP..Jokowi.Menolak.Disalahkan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14424583/Apindo.Keluhkan.UMP..Jokowi.Menolak.Disalahkan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14322295/Polisi.Layangkan.Surat.Panggilan.Tersangka.Wakepsek Mon , 08 Apr 2013 14:32:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/05/2134053-ma-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Polda Metro Jaya, Senin 8/4/2013, sudah melayangkan surat panggilan tersangka kepada Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 22 Jakarta berinisial T <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14322295/Polisi.Layangkan.Surat.Panggilan.Tersangka.Wakepsek">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14322295/Polisi.Layangkan.Surat.Panggilan.Tersangka.Wakepsek http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1424180/Ada.Tempat.Sampah..Warga.Pilih.Buang.Sembarangan Mon , 08 Apr 2013 14:24:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/19/2101214-sampah-plastik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kesadaran sebagian warga Jakarta untuk membuang sampah di tempat yang disediakan sangat rendah. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1424180/Ada.Tempat.Sampah..Warga.Pilih.Buang.Sembarangan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/1424180/Ada.Tempat.Sampah..Warga.Pilih.Buang.Sembarangan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14101014/Nyaris.Dibacok.Tetangga.gara.gara.Knalpot.Berisik Mon , 08 Apr 2013 14:10:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/08/24/1032244t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bunyi knalpot Musrandi setiap pagi memancing kemarahan tetangganya, Sanip. Ketika kesabarannya habis, Sanip membawa golok mendatangi Musrandi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14101014/Nyaris.Dibacok.Tetangga.gara.gara.Knalpot.Berisik">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/14101014/Nyaris.Dibacok.Tetangga.garagara.Knalpot.Berisik http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13381488/Awas..Obat.Tradisional.Mengandung.Bahan.Kimia Mon , 08 Apr 2013 13:38:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1211314-jamu-bahan-kimia-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Obat tradisional sebagai warisan budaya bangsa, saat ini telah berkembang pesat serta mempunyai peranan penting dalam sistem kesehatan nasional. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13381488/Awas..Obat.Tradisional.Mengandung.Bahan.Kimia">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13381488/Awas..Obat.Tradisional.Mengandung.Bahan.Kimia http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13334343/Dua.Pembacok.Empat.Warga.Pesanggrahan.Ditangkap Mon , 08 Apr 2013 13:33:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/12/1508388-dibacok-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dua pelaku yang diduga terlibat aksi pembacokan tanpa sebab terhadap empat warga di Jalan Mochtar Raya, Petukangan Utara, ditangkap. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13334343/Dua.Pembacok.Empat.Warga.Pesanggrahan.Ditangkap">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13334343/Dua.Pembacok.Empat.Warga.Pesanggrahan.Ditangkap http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13181262/Dua.Pemerkosa.ESR.Buron Mon , 08 Apr 2013 13:18:12 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/2354517-korban-perkosaan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dua dari tujuh pemerkosa ESR dinyatakan buron dan masuk daftar pencarian orang, sementara lima lainnya masih diperiksa. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13181262/Dua.Pemerkosa.ESR.Buron">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13181262/Dua.Pemerkosa.ESR.Buron http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13121382/Ban.Pecah..Sopir.Emosi.Disuruh.Pindahkan.Mobil Mon , 08 Apr 2013 13:12:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1247366-busway-pecah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sopir Nissan yang memecahkan kaca bus transjakarta emosi ketika bannya pecah malah disuruh memindahkan mobil oleh pengemudi transjakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13121382/Ban.Pecah..Sopir.Emosi.Disuruh.Pindahkan.Mobil">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/13121382/Ban.Pecah..Sopir.Emosi.Disuruh.Pindahkan.Mobil


3:52 PM | 0 komentar | Read More

Toto Hutagalung Siap Jika Ditahan KPK


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua organisasi masyarakat Gasibu Padjajaran Toto Hutagalung melalui pengacaranya, Johnson Siregar mengaku siap menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi, termasuk jika harus mendekam di tahanan. Toto merupakan tersangka kasus dugaan pemberian hadiah kepada hakim Pengadilan Negeri Bandung Setyabudi Tejocahyono. Setelah keberadaannya sempat tidak terlacak, Toto memenuhi panggilan pemeriksaan KPK sebagai saksi, Senin (8/4/2013) pagi tadi.


“Siap tidak siap harus siap memenuhi hukum itu. Pak Toto sendiri kan bliang dia harus penuhi proses hukum,” kata Johnson di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta saat mendampingi kliennya diperiksa.


Mengenai kemungkinan Toto ditahan seusai diperiksa KPK, Juru Bicara KPK Johan Budi mengaku belum dapat memastikan hal tersebut. Biasanya, KPK tidak menahan seorang tersangka jika yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi. Namun, kemungkinan KPK menahan Toto tetap ada mengingat pria ini sempat menjadi kejaran KPK.


Johnson juga mengatakan, kliennya akan kooperatif dengan KPK. Namun dia belum mau mengungkapkan di mana Toto berada selama dalam kejaran KPK. Johnson juga membantah kliennya menjadi buronan.


Menurutnya, Toto tidak dapat dikatakan buron hanya karena satu kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK. “Bersembunyi dari KPK itu tidak ya, karena panggilan pemeriksaan kan bisa sampai tiga kali ya, kalau panggilan kedua ini dia datang kan tandanya kooperatif,” ujar Johnson. Dia juga mengungkapkan kalau kedatangan Toto ke KPK hari ini atas inisiatif sendiri.


Adapun Toto sempat tidak diketahui keberadaannya setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan di Bandung, 22 Maret lalu. KPK gagal meringkus Toto dalam operasi tangkap tangan tersebut dan sempat kehilangan jejak Toto.


Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto bahkan mengimbau Toto untuk menyerahan diri agar mempermudah proses hukumnya. KPK juga sudah mendatangi keluarga Toto agar membujuk yang bersangkutan kooperatif dengan KPK.


Dalam kasus ini, KPK menetapkan Toto sebagai tersangka atas dugaan memberikan hadiah uang kepada hakim Setyabudi terkait kepengurusan perkara korupsi bantuan sosial di Pemerintah Kota Bandung. Selain Toto, KPK menetapkan tiga tersangka lain, yakni hakim Setyabudi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung Herry Nurhayat, dan pria bernama Asep yang diduga sebagai suruhan Toto. Kasus ini juga menyeret nama Wali Kota Bandung Dada Rosada. Dada disebut dekat dengan Toto. Perusahaan Toto, merupakan rekanan Pemkot Bandung dalam pengelolaan parkir Pasar Andir.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
KPK Tangkap Tangan Hakim Bandung






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









3:39 PM | 0 komentar | Read More

Djokovic Permalukan AS di Kandang




Djokovic Permalukan AS di Kandang





Senin, 8 April 2013 | 11:30 WIB












IDAHO, Kompas.com - Novak Djokovic mengatasi nyeri pada pergelangan kakinya ketika mengalahkan Sam Querrey, Minggu, dan  membuat Serbia memimpin atas Amerika Serikat pada pertandingan perempat final Piala Davis yang berlangsung di Idaho. 
   
Djokovic meraih poin pada sembilan game terakhir untuk membuat angka kemenangan 7-5 6-7 6-1 6-0, sehingga memenangkan timnya 3-1 dan maju ke semi final melawan Kanada. 
   
Kanada maju ke babak semi final Grup Dunia Piala Davis pertama kalinya ketika Milos Raonic mengalahkan Andreas Seppi 6-4 6-4 3-6 7-5 pada pertandingan tunggal di Vancouver, sehingga timnya memimpin 3-1. 


Serbia akan menjamu Kanada pada pertandingan semi final pertengahan September mendatang sedangkan Republik Ceko menerima tamu mereka Argentina pada pertandingan semi final lainnya setelah kedua negara itu membungkus kemenangan mereka pada laga Minggu. 
   
Republik Ceko, yang memenangi Piala Davis musim lalu, dengan aman maju ke putaran empat besar ketika Lukas Rosol mengalahkan Evgeny Korolev 7-6 6-7 7-6 6-2 dan timnya unggul 3-1 atas Kazakhstan. 
   
"Saya bangga dengan Lukas karena ia melakukan laga paling hebat  selama ini dan ia belum pernah mendapatkan kesempatan mengikuti pertandingan seperti ini. Ia pemimpin tim kami minggu ini," kata kepten tim Ceko  Jaroslav Navratil. 
   
Argentina menempatkan diri di urutan empat besar setelah mereka mengalahkan Prancis di Buenos Aires. 
   
Argentina memimpin 2-1 sehari sebelumnya tetapi Prancis menyamakan kedudukan ketika pemain nomor delapan dunia Jo-Wilfried Tsonga mengalahkan Juan Monaco 6-3 6-3 6-0.
   
Carlos Berlocq kemudian mengalahkan petenis nomor 13 dunia Gilles Simon 6-4 5-7 6-4 6-4 pada pertandingan penentuan.    "Ini merupakan hasil terbaik yang saya buat dalam karir saya," kata Berlocq. 


Djokovic terjatuh dan mengalami cedera pada pergelangan kakinya pada game ketiga set pembuka saat melawan Querrey. Pemain nomor satu dunia itu mendapatkan perawatan dan setelah itu bangkit lagi untuk melakukan perlawanan. 


Ia mengatakan, ia kemungkinan akan mundur bila ia bertanding dalam turnamen reguler, namun karena ini permainan tim ia harus bertanding untuk membuahkan kemenangan. 


"Bila saya tidak bertanding untuk Serbia dengan anggota tim di sebelah saya, saya tidak yakin apakah dapat meneruskan permainan," katanya dalam wawancara di tepi lapangan. 


"Pada awalnya saya tidak merasakan apa-apa. tetapi pada 3o menit permainan saya mulai merasakannya. Saya harus menahan nyeri dan mempertahankan kedudukan kaki saya," katanya. 
   
"Ini jarang terjadi, ketika kita bertanding untuk negara dengan 15 anggota tim menyaksikan dan bersorak sementara saya harus bertanggung jawab atas kemenangan," katanya. 
  








Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















3:01 PM | 0 komentar | Read More

Foto "Prewedding" Gading-Gisel di Menara Eiffel Nyaris Gagal

Written By RajaBlog on Sunday, April 7, 2013 | 3:55 PM


Jakarta - Persiapan pernikahan pasangan presenter Gading Marten dan penyanyi Gisel Anastasia pada 14 September 2013 mendatang kian matang. Salah satu poin di daftar "to do" sebelum pernikahan mereka, yakni sesi foto prewedding di sejumlah negara di Eropa, sudah rampung.


"Bersyukur bisa melakukan sesi foto di negara-negara Eropa, seperti Italia maupun Prancis. Saat foto kemaren asyik, paling kendalanya adalah masalah cuaca, karena di sana suhunya ekstrem banget. Bisa sampai 2 derajat. Aku kasihan sama Gisel, Karena ada beberapa sesi dia menggunakan kebaya yang ada bolong," tutur Gading saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.


Gading juga berkisah sempat dilarang melakukan sesi foto di Prancis, karena Menara Eiffel sempat ditutup.


"Saat mau melakukan sesi foto di Menara Eiffel ternyata ditutup sementara. Gue sempat heran. Pas gue coba browsing ternyata ada ancaman bom. Tapi pas coba tunggu, ternyata dibuka juga," ungkapnya.


Bukan perkara foto-foto biasa, pasangan ini menarik perhatian orang-orang yang lewat di sekitarnya.


"Gisel sempat jadi pusat perhatian orang-orang disana karena pakaian berbeda mungkin. Mereka bilang "Belle", di bahasa Prancis artinya cantik," kenang Gading.



3:55 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comFaisal Basri: Presiden Lambat Urusi BBM BersubsidiPerempuan Menjadi Korban Ketidakberdaulatan Pangan Negara15 Miliuner Dermawan Penyelamat DuniaTertekan Global, IHSG Sepekan MelemahKemenperin Kembangkan Industri SabutIndustri Hilir Patin Terus DibangunPenyuluh Perikanan Butuh Peningkatan KapasitasJumlah Penyuluh Perikanan Masih KurangSwasembada Pangan 2014 Sulit TerealisasiBank Sinarmas Gandeng XL Luncurkan Layanan "MDS on ATM"Industri Elektronik Lokal Bidik Pasar Telepon SelulerPelni Gunakan Pelumas PertaminaCadangan Devisa Turun 383 Juta Dollar ASDaerah Penghasil Komoditas Ekspor Terkena DampakIHSG Naik Tipis


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sun , 07 Apr 2013 15:40:12 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/1446204/Faisal.Basri.Presiden.Lambat.Urusi.BBM.Bersubsidi Sun , 07 Apr 2013 14:46:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/1258166-dra-menanti-kiriman-solar-subsidi-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ekonom Faisal Basri menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lambat memutuskan rencana pengendalian soal bahan bakar minyak BBM bersubsidi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/1446204/Faisal.Basri.Presiden.Lambat.Urusi.BBM.Bersubsidi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/1446204/Faisal.Basri.Presiden.Lambat.Urusi.BBM.Bersubsidi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/12291357/Perempuan.Menjadi.Korban.Ketidakberdaulatan.Pangan.Negara Sun , 07 Apr 2013 12:29:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/19/1926302t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perempuan selalu menjadi korban ketidakberdaulatan negara atas pangan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/12291357/Perempuan.Menjadi.Korban.Ketidakberdaulatan.Pangan.Negara">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/12291357/Perempuan.Menjadi.Korban.Ketidakberdaulatan.Pangan.Negara http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/10545288/15.Miliuner.Dermawan.Penyelamat.Dunia Sun , 07 Apr 2013 10:54:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/13/0717093t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menjadi miliuner, 15 orang kaya dunia ini membelanjakan uangnya untuk menyelamatkan dunia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/10545288/15.Miliuner.Dermawan.Penyelamat.Dunia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/10545288/15.Miliuner.Dermawan.Penyelamat.Dunia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/09113526/Tertekan.Global..IHSG.Sepekan.Melemah Sun , 07 Apr 2013 09:11:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/11/1239234-kum--ihsg-menguat--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">IHSG pada perdagangan sepekan ini mengalami pelemahan 14,92 poin 0,3 persen. Hal ini ikut dipengaruhi oleh pelemahan indeks regional dan global. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/09113526/Tertekan.Global..IHSG.Sepekan.Melemah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/09113526/Tertekan.Global..IHSG.Sepekan.Melemah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/0537493/Kemenperin.Kembangkan.Industri.Sabut... Sun , 07 Apr 2013 05:37:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/01/2312508t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kemenperin menggandeng Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia mengembangkan industri sabut kelapa di daerah menjadi komoditas bernilai ekonomi <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/0537493/Kemenperin.Kembangkan.Industri.Sabut...">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/0537493/Kemenperin.Kembangkan.Industri.Sabut... http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/19223863/Industri.Hilir.Patin.Terus.Dibangun. Sat , 06 Apr 2013 19:22:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/07/1838197t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Industri hilir pengolahan hasil patin akan terus dibangun. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/19223863/Industri.Hilir.Patin.Terus.Dibangun.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/19223863/Industri.Hilir.Patin.Terus.Dibangun. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/18562555/Penyuluh.Perikanan.Butuh.Peningkatan.Kapasitas. Sat , 06 Apr 2013 18:56:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/12/1139086-pri--produksi-perikanan-tangkap-naik--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kalangan penyuluh perikanan mendesak pemerintah untuk memberikan sejumlah program peningkatan kapasitas <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/18562555/Penyuluh.Perikanan.Butuh.Peningkatan.Kapasitas.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/18562555/Penyuluh.Perikanan.Butuh.Peningkatan.Kapasitas. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1844204/.Jumlah.Penyuluh.Perikanan.Masih.Kurang. Sat , 06 Apr 2013 18:44:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/07/1458292t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jumlah tenaga penyuluh perikanan masih belum memenuhi kebutuhan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1844204/.Jumlah.Penyuluh.Perikanan.Masih.Kurang.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1844204/.Jumlah.Penyuluh.Perikanan.Masih.Kurang. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14563797/Swasembada.Pangan.2014.Sulit.Terealisasi Sat , 06 Apr 2013 14:56:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/19/1926302t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Target swasembada pangan 2014 agak sulit terealisasi jika tidak ada insentif bagi petani yang menjadi tulang punggung pasokan pangan dalam negeri. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14563797/Swasembada.Pangan.2014.Sulit.Terealisasi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14563797/Swasembada.Pangan.2014.Sulit.Terealisasi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14363796/Bank.Sinarmas.Gandeng.XL.Luncurkan.Layanan.MDS.on.ATM Sat , 06 Apr 2013 14:36:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1433104-bank-sinarmas-gandeng-xl-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Bank Sinarmas Tbk. dan PT XL Axiata Tbk XL meluncurkan layanan &quot;MDS mobile data service on ATM e-channel&quot; yang pertama di Indonesia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14363796/Bank.Sinarmas.Gandeng.XL.Luncurkan.Layanan.MDS.on.ATM">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14363796/Bank.Sinarmas.Gandeng.XL.Luncurkan.Layanan.MDS.on.ATM http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/10221180/Industri.Elektronik.Lokal.Bidik.Pasar.Telepon.Seluler. Sat , 06 Apr 2013 10:22:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/08/1523246t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Hartono Istana Teknologi, industri elektronik lokal yang biasa dikenal dengan nama Polytron, terus membidik pasar telepon seluler <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/10221180/Industri.Elektronik.Lokal.Bidik.Pasar.Telepon.Seluler.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/10221180/Industri.Elektronik.Lokal.Bidik.Pasar.Telepon.Seluler. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/22040019/Pelni.Gunakan.Pelumas.Pertamina Fri , 05 Apr 2013 22:04:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/09/1340333-pri---ekspor-pelumas-pertamina--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah penantian panjang selama 13 tahun, akhirnya produk pelumas Pertamina digunakan armada pelayaran PT Pelni. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/22040019/Pelni.Gunakan.Pelumas.Pertamina">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/22040019/Pelni.Gunakan.Pelumas.Pertamina http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/20552619/Cadangan.Devisa.Turun.383.Juta.Dollar.AS. Fri , 05 Apr 2013 20:55:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/14/1325315t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Cadangan devisa per 28 Maret 2013 kembali turun dibandingkan 28 Februari 2013. Penurunannya sebesar 383 juta dollar AS. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/20552619/Cadangan.Devisa.Turun.383.Juta.Dollar.AS.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/20552619/Cadangan.Devisa.Turun.383.Juta.Dollar.AS. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17480453/Daerah.Penghasil.Komoditas.Ekspor.Terkena.Dampak Fri , 05 Apr 2013 17:48:04 UTC+0700Krisis ekonomi yang belum sepenuhnya pulih di negara-negara maju menyebabkan turunnya harga komoditas di tingkat dunia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17480453/Daerah.Penghasil.Komoditas.Ekspor.Terkena.Dampak">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17480453/Daerah.Penghasil.Komoditas.Ekspor.Terkena.Dampak http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17275960/IHSG.Naik.Tipis Fri , 05 Apr 2013 17:27:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/23/1350113-pri---ihsg-menguat-18-poin--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menjelang penutupan perdagangan, para investor membeli kembali saham. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17275960/IHSG.Naik.Tipis">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17275960/IHSG.Naik.Tipis


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comFaisal Basri: Presiden Lambat Urusi BBM BersubsidiPerempuan Menjadi Korban Ketidakberdaulatan Pangan Negara15 Miliuner Dermawan Penyelamat DuniaTertekan Global, IHSG Sepekan MelemahKemenperin Kembangkan Industri SabutIndustri Hilir Patin Terus DibangunPenyuluh Perikanan Butuh Peningkatan KapasitasJumlah Penyuluh Perikanan Masih KurangSwasembada Pangan 2014 Sulit TerealisasiBank Sinarmas Gandeng XL Luncurkan Layanan "MDS on ATM"Industri Elektronik Lokal Bidik Pasar Telepon SelulerPelni Gunakan Pelumas PertaminaCadangan Devisa Turun 383 Juta Dollar ASDaerah Penghasil Komoditas Ekspor Terkena DampakIHSG Naik Tipis


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sun , 07 Apr 2013 15:40:12 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/1446204/Faisal.Basri.Presiden.Lambat.Urusi.BBM.Bersubsidi Sun , 07 Apr 2013 14:46:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/1258166-dra-menanti-kiriman-solar-subsidi-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ekonom Faisal Basri menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lambat memutuskan rencana pengendalian soal bahan bakar minyak BBM bersubsidi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/1446204/Faisal.Basri.Presiden.Lambat.Urusi.BBM.Bersubsidi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/1446204/Faisal.Basri.Presiden.Lambat.Urusi.BBM.Bersubsidi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/12291357/Perempuan.Menjadi.Korban.Ketidakberdaulatan.Pangan.Negara Sun , 07 Apr 2013 12:29:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/19/1926302t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perempuan selalu menjadi korban ketidakberdaulatan negara atas pangan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/12291357/Perempuan.Menjadi.Korban.Ketidakberdaulatan.Pangan.Negara">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/12291357/Perempuan.Menjadi.Korban.Ketidakberdaulatan.Pangan.Negara http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/10545288/15.Miliuner.Dermawan.Penyelamat.Dunia Sun , 07 Apr 2013 10:54:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/13/0717093t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menjadi miliuner, 15 orang kaya dunia ini membelanjakan uangnya untuk menyelamatkan dunia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/10545288/15.Miliuner.Dermawan.Penyelamat.Dunia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/10545288/15.Miliuner.Dermawan.Penyelamat.Dunia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/09113526/Tertekan.Global..IHSG.Sepekan.Melemah Sun , 07 Apr 2013 09:11:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/11/1239234-kum--ihsg-menguat--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">IHSG pada perdagangan sepekan ini mengalami pelemahan 14,92 poin 0,3 persen. Hal ini ikut dipengaruhi oleh pelemahan indeks regional dan global. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/09113526/Tertekan.Global..IHSG.Sepekan.Melemah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/09113526/Tertekan.Global..IHSG.Sepekan.Melemah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/0537493/Kemenperin.Kembangkan.Industri.Sabut... Sun , 07 Apr 2013 05:37:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/01/2312508t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kemenperin menggandeng Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia mengembangkan industri sabut kelapa di daerah menjadi komoditas bernilai ekonomi <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/0537493/Kemenperin.Kembangkan.Industri.Sabut...">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/07/0537493/Kemenperin.Kembangkan.Industri.Sabut... http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/19223863/Industri.Hilir.Patin.Terus.Dibangun. Sat , 06 Apr 2013 19:22:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/07/1838197t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Industri hilir pengolahan hasil patin akan terus dibangun. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/19223863/Industri.Hilir.Patin.Terus.Dibangun.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/19223863/Industri.Hilir.Patin.Terus.Dibangun. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/18562555/Penyuluh.Perikanan.Butuh.Peningkatan.Kapasitas. Sat , 06 Apr 2013 18:56:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/12/1139086-pri--produksi-perikanan-tangkap-naik--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kalangan penyuluh perikanan mendesak pemerintah untuk memberikan sejumlah program peningkatan kapasitas <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/18562555/Penyuluh.Perikanan.Butuh.Peningkatan.Kapasitas.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/18562555/Penyuluh.Perikanan.Butuh.Peningkatan.Kapasitas. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1844204/.Jumlah.Penyuluh.Perikanan.Masih.Kurang. Sat , 06 Apr 2013 18:44:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/07/1458292t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jumlah tenaga penyuluh perikanan masih belum memenuhi kebutuhan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1844204/.Jumlah.Penyuluh.Perikanan.Masih.Kurang.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1844204/.Jumlah.Penyuluh.Perikanan.Masih.Kurang. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14563797/Swasembada.Pangan.2014.Sulit.Terealisasi Sat , 06 Apr 2013 14:56:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/19/1926302t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Target swasembada pangan 2014 agak sulit terealisasi jika tidak ada insentif bagi petani yang menjadi tulang punggung pasokan pangan dalam negeri. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14563797/Swasembada.Pangan.2014.Sulit.Terealisasi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14563797/Swasembada.Pangan.2014.Sulit.Terealisasi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14363796/Bank.Sinarmas.Gandeng.XL.Luncurkan.Layanan.MDS.on.ATM Sat , 06 Apr 2013 14:36:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1433104-bank-sinarmas-gandeng-xl-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Bank Sinarmas Tbk. dan PT XL Axiata Tbk XL meluncurkan layanan &quot;MDS mobile data service on ATM e-channel&quot; yang pertama di Indonesia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14363796/Bank.Sinarmas.Gandeng.XL.Luncurkan.Layanan.MDS.on.ATM">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/14363796/Bank.Sinarmas.Gandeng.XL.Luncurkan.Layanan.MDS.on.ATM http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/10221180/Industri.Elektronik.Lokal.Bidik.Pasar.Telepon.Seluler. Sat , 06 Apr 2013 10:22:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/08/1523246t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Hartono Istana Teknologi, industri elektronik lokal yang biasa dikenal dengan nama Polytron, terus membidik pasar telepon seluler <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/10221180/Industri.Elektronik.Lokal.Bidik.Pasar.Telepon.Seluler.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/10221180/Industri.Elektronik.Lokal.Bidik.Pasar.Telepon.Seluler. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/22040019/Pelni.Gunakan.Pelumas.Pertamina Fri , 05 Apr 2013 22:04:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/09/1340333-pri---ekspor-pelumas-pertamina--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah penantian panjang selama 13 tahun, akhirnya produk pelumas Pertamina digunakan armada pelayaran PT Pelni. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/22040019/Pelni.Gunakan.Pelumas.Pertamina">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/22040019/Pelni.Gunakan.Pelumas.Pertamina http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/20552619/Cadangan.Devisa.Turun.383.Juta.Dollar.AS. Fri , 05 Apr 2013 20:55:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/14/1325315t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Cadangan devisa per 28 Maret 2013 kembali turun dibandingkan 28 Februari 2013. Penurunannya sebesar 383 juta dollar AS. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/20552619/Cadangan.Devisa.Turun.383.Juta.Dollar.AS.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/20552619/Cadangan.Devisa.Turun.383.Juta.Dollar.AS. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17480453/Daerah.Penghasil.Komoditas.Ekspor.Terkena.Dampak Fri , 05 Apr 2013 17:48:04 UTC+0700Krisis ekonomi yang belum sepenuhnya pulih di negara-negara maju menyebabkan turunnya harga komoditas di tingkat dunia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17480453/Daerah.Penghasil.Komoditas.Ekspor.Terkena.Dampak">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17480453/Daerah.Penghasil.Komoditas.Ekspor.Terkena.Dampak http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17275960/IHSG.Naik.Tipis Fri , 05 Apr 2013 17:27:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/23/1350113-pri---ihsg-menguat-18-poin--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menjelang penutupan perdagangan, para investor membeli kembali saham. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17275960/IHSG.Naik.Tipis">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/17275960/IHSG.Naik.Tipis


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Setelah Bermain Catur Taruhan Ponsel, Noval Tewas Ditikam




Pembunuhan


Setelah Bermain Catur Taruhan Ponsel, Noval Tewas Ditikam





Penulis : Agnes Rita Sulistyawaty | Minggu, 7 April 2013 | 14:02 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Noval Ferdiansyah (28) meninggal dengan luka tusuk di perut, Minggu (7/4/2013) tengah malam. Korban diduga dibunuh oleh kawannya. Namun, belum dapat dipastikan penyebab pembunuhan ini.


Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Johar Baru Inspektur Dua Hariadi Prabowo mengatakan korban ditusuk dengan pisau oleh pelaku di dekat rumah korban di Kota Paris, RW 05 Kelurahan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat.


"Setelah membunuh, pelaku kabur dan sekarang sedang dalam pengejaran petugas," kata Hariadi. Polisi sudah mengantungi identitas pelaku yang berinisial S alias O.


Dari keterangan saksi, diketahui korban dan pelaku sempat bermain catur dengan taruhan ponsel pada Jumat malam. Di ujung permainan ini, keduanya sempat ribut namun bisa dilerai oleh warga.


Belum jelas penyebab keributan ini. Sabtu malam, pelaku mendatangi kediaman korban. Setelah korban keluar rumah, pelaku langsung menusuk perut korban dengan pisau yang dibawanya. 


















3:52 PM | 0 komentar | Read More

LSI: 30 Persen Publik Setuju Main Hakim Sendiri


JAKARTA, KOMPAS.com - Survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan hanya 29,8 persen responden yang menyatakan puas terhadap penegakan hukum di Indonesia. Minimnya kepercayaan publik atas proses penegakkan hukum ini berkorelasi pada cukup tingginya masyarakat yang setuju main hakim sendiri.


Survei LSI menunjukkan sebanyak 30,6 persen responden setuju menghukum sendiri pelaku kejahatan karena tak percaya proses hukum yang adil. Meski angka itu cukup tinggi, tetapi sebanyak 46,3 persen responden masih menyetujui pelaku kejahatan diproses hukum secara adil. Sebanyak 23,1 persen responden tidak menjawab atau tidak tahu.


Peneliti LSI Dewi Arum mengatakan, rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dapat memunculkan anarkisme. "Tak berlebihan dan mengherankan jika dikatakan bahwa maraknya kasus main hakim sendiri yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia merupakan refleksi dari ketidakpercayaan terhadap penegakan hukum yang dilakukan negara," ujar Arum dalam jumpa pers di kantor LSI, Minggu (7/4/2013).


Ia mencontohkan, kasus penembakan empat tahanan di Lapas Cebongan, Sleman; penyerangan Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU); dan pembakaran gedung pemerintahan di Palopo adalah contoh nyata dari ketidakpercayaan publik terhadap hukum.


"Mereka yang tak puas dan tak yakin bahwa sebuah kasus akan diselesaikan secara adil melalui hukum formal akhirnya mengambil langkah menghakimi pelaku," kata Arum.


Ketidakpuasan Terus Meningkat


Jika dilihat dari tren yang terjadi selama ini, ketidakpuasan terhadap penegakan hukum di Indonesia juga cenderung meningkat dari tahun ke tahun sampai menjelang akhir pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dari survei LSI pada Januari 2010, responden yang menyatakan tidak puas atas penegakan hukum sebesar 37,4 persen. Sementara pada Oktober 2010, tingkat ketidakpuasan naik menjadi 41,2 persen.


Pada September 2011, responden yang tak puas dengan proses penegakkan hukum sebesar 50,3 persen. Di bulan Oktober 2012, tingkat ketidakpuasan kembali naik menjadi 50,3 persen. Pada April 2013 ini, mereka yang tidak puas mencapai 56,6 persen.


Penegakan hukum di masa pemerintahan Presiden SBY juga dinilai tak lebih baik dari pemerintahan presiden sebelumnya. Sebesar 41,3 persen menilai penegakan hukum di era SBY sama saja dari pemerintahan sebelumnya. Sebanyak 26,5 persen bahkan menyatakan lebih buruk, dan hanya 22,6 persen yang mengatakan penegakan hukum di era SBY lebih baik dari era pemerintahan sebelumnya.


Adapun, survei yang dilakukan LSI mengambil rentang waktu 1 hingga 4 April 2013. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error sebesar +/- 2,9 persen. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di Indonesia. Survei juga dilengkapi dengan penelitian kualitatif dengan metode analisis media, focus group discussion, dan in depth interview.












3:39 PM | 0 komentar | Read More

Irfan/Weni Tambahkan Gelar Juara



Australia Terbuka GP Giold


Irfan/Weni Tambahkan Gelar Juara





Minggu, 7 April 2013 | 13:33 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com — Ganda campuran Indonesia, Irfan Fadhilah/Weni Anggraeni, bermain mengesankan untuk merebut gelar juara Australia Terbuka GP Gold, Minggu (7/4/2013).

Di final, Weni/Irfan ynag diunggulkan di tempat ketiga menang atas unggulan 7 asal Korea Selatan, Shin Baek-choel/Jang Ye-na, 21-14, 22-24, 21-16.

Setelah unggul di game pertama 21-14, kedua ganda terlibat pertandingan sengit di game kedua. Meski sempat unggul jauh, Weni/Irfan akhirnya menyerah 22-24.

Untungnya di game ketiga, pasangan Indonesia mampu mempertahankan irama permainan seperti dua game pertama. Mereka unggul terus dan akhirnya menang 21-16.

Ini merupakan gelar juara kedua setelah sebelumnya, ganda putri Aprilsasi Putri Lejarsar Variella/Vita Marissa mempersembahkan gelar juara pertama dengan mengalahkan unggulan 2 asal Thailand, Savitree Amitrapai/Sapsiree Taerattanachai, 21-19, 21-15.

Indonesia dipastikan meraih tiga gelar juara karena di nomor ganda putra terjadi final sesama Indonesia. Ganda Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menghadapi Ryan Agung Saputra/Angga Pratama.





Sumber :


tournamentsoftware





Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















3:01 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger