Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Perang Tarif Hotel Mulai Terjadi di Bandung

Written By RajaBlog on Monday, October 22, 2012 | 3:55 PM


BANDUNG, KOMPAS.com - Pertumbuhan hotel di Jawa Barat, terutama Bandung, memberi dampak pada persaingan tarif hotel yang tidak sehat. Hal tersebut sudah mulai terjadi di Bandung. Demikian diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar pada acara seminar "Bandung Tourism Outlook 2013" di GH Universal Hotel, Bandung, Senin (22/10/2012).


"Saya salut dengan satu hotel di Bandung, saya kirim tamu ke hotel bintang tiga ini, dia nggak mau kasih harga turun. Tetapi ada hotel-hotel bintang empat dan lima malah di weekdays kasih tarif di bawah 500 ribu rupiah," tutur Herman yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Jawa Barat.


Ia menambahkan kondisi bintang empat dan lima yang menurunkan harga membuat hotel-hotel bintang dua ke bawah protes dan kebingungan untuk memasang tarif.


Sebagai gambaran, ungkap Herman, terdapat 168 hotel di Jawa Barat. "Total okupansi 35 sampai 40 persen. Ini seluruh Jawa Barat. Di Bandung memang bisa tinggi, tetapi di daerah lain, kita lihat di Pangandaran okupansi 29 persen. Pelabuhan Ratu yang merupakan daerah tujuan wisata, tak lebih dari 30 persen," jelasnya.


Herman memperkirakan saat ini jumlah kamar di Bandung mencapai lebih dari 15 ribu kamar. Namun, lanjutnya, tingkat okupansi hotel di Bandung di kisaran 55 sampai 60 persen. "Memang ada hotel yang tingkat okupansinya 90 persen, ada yang sampai 200 persen. Tetapi ada juga yang masih 40 persen," ujarnya.


Dalam waktu dekat akan bermunculan hotel-hotel baru yang saat ini tengah dalam proses pembangunan. Ia memberi contoh daerah Jalan Cihampelas. "Dulu cuma ada tiga. Sekarang kalau semua sudah selesai, jadi ada 13 hotel. Itu baru di Cihampelas saja," katanya.


Oleh karena itu, menurut Herman, perlu promosi yang tepat dan terarah untuk masing-masing hotel. Ia menyebutkan jika lokasi hotel, fasilitas, dan pelayanan bagus ditunjang promosi yang terarah, tak menutup kemungkinan minimal 70 persen tingkat okupansi hotel bisa tercapai.


Selain itu, perlu adanya kerja sama dengan segala pihak, baik antara hotel, hotel dengan biro perjalanan wisata, serta industri pariwisata dengan pemerintah daerah. Ia berharap pemerintah daerah dapat mendorong dan membenahi destinasi wisata untuk menarik kunjungan ke Jawa Barat.


"Seperti Gunung Tangkuban Perahu, Maribaya, dan Ciwedey. Maribaya sekarang sangat kotor, tapi saya dengar sekarang sedang ada perbaikan." katanya.


Hal lain yang disoroti Herman adalah mengenai klasifikasi hotel di Jawa Barat. Ia berharap hotel di Jawa Barat melakukan klasifikasi hotel sesuai standar internasional. "Di Jawa Barat, baru ada 49 hotel yang melakukan standardisasi hotel. Bandingkan di Jawa Timur yang setiap tahunnya ada 25 hotel," katanya.


Salah satu kendala untuk urusan klasifikasi hotel adalah hotel-hotel di Jawa Barat seringkali menghadapi pungutan liar dari oknum-oknum di Dinas Pariwisata Jawa Barat. "Ada hotel yang diminta pungutan liar 5 juta sampai 8 juta. Ternyata ada pungutan-pungutan dari oknum-oknum di Dinas Pariwisata," ujarnya.


Namun, tambah Herman, saat ini oknum-oknum tersebut telah dipindahkan, sehingga hotel-hotel di Jawa Barat bisa tenang mengajukan klasifikasi hotel ke Dinas Pariwisata Jawa Barat.












3:55 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPresiden: UMKM Tanggulangi Kemiskinan dan PengangguranBahas Kilang di Balongan, Investor Kuwait Bertemu PertaminaAudit BPK ke PLN Salah AlamatKuartal III, PLN Raup Pendapatan Rp 93,92 TriliunPresiden Terima Pengakuan UMKM InternasionalAsosiasi Usulkan Road Map Rumput Laut NasionalDahlan Iskan Absen, Rapat Temuan BPK BatalKenapa Ada Ekstra PremiLaba Bersih Bank BNI Tumbuh 24,5 PersenInvestasi Triwulan III-2012 Capai Rp 81,8 TriliunSiswanto Prawiroatmodjo, Bekerja dalam DiamRugi Kurs, Laba Bersih MNC Sky Vision AnjlokIHSG Rawan TerkoreksiEropa dan Permintaan Importir Membuat Rupiah MelemahMenjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Indonesia


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 22 Oct 2012 15:40:01 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/15335453/Presiden.UMKM.Tanggulangi.Kemiskinan.dan.Pengangguran Mon , 22 Oct 2012 15:33:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/20/1232552t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendorong kerja sama global yang melibatkan pemangku kepentingan untuk mengembangkan usaha UMKM. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/15335453/Presiden.UMKM.Tanggulangi.Kemiskinan.dan.Pengangguran">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/15335453/Presiden.UMKM.Tanggulangi.Kemiskinan.dan.Pengangguran http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1519135/Bahas.Kilang.di.Balongan..Investor.Kuwait.Bertemu.Pertamina Mon , 22 Oct 2012 15:19:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/19/1848213t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini menjelaskan investor Kuwait dijadwalkan akan bertemu dengan PT Pertamina Persero hari ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1519135/Bahas.Kilang.di.Balongan..Investor.Kuwait.Bertemu.Pertamina">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1519135/Bahas.Kilang.di.Balongan..Investor.Kuwait.Bertemu.Pertamina http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14575256/Audit.BPK.ke.PLN.Salah.Alamat Mon , 22 Oct 2012 14:57:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/25/1823223t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Badan Pemeriksa Keuangan BPK menemukan dugaan PT Perusahaan Listrik Negara PLN merugikan keuangan negara sebesar Rp 37 triliun. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14575256/Audit.BPK.ke.PLN.Salah.Alamat">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14575256/Audit.BPK.ke.PLN.Salah.Alamat http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14314059/Kuartal.III..PLN.Raup.Pendapatan.Rp.93.92.Triliun Mon , 22 Oct 2012 14:31:40 UTC+0700PT Perusahaan Listrik Negara Persero PLN mencatatkan kenaikan pendapatan hingga kuartal III-2012 sebesar 10,2 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14314059/Kuartal.III..PLN.Raup.Pendapatan.Rp.93.92.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14314059/Kuartal.III..PLN.Raup.Pendapatan.Rp.93.92.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13595959/Presiden.Terima.Pengakuan.UMKM.Internasional Mon , 22 Oct 2012 13:59:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/20/1232552t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden SBY menerima pengakuan internasional di bidang pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah dari Global Microcredit Summit Campaign. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13595959/Presiden.Terima.Pengakuan.UMKM.Internasional">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13595959/Presiden.Terima.Pengakuan.UMKM.Internasional http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13565164/Asosiasi.Usulkan.Road.Map.Rumput.Laut.Nasional Mon , 22 Oct 2012 13:56:51 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/23/1733118t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90"> <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13565164/Asosiasi.Usulkan.Road.Map.Rumput.Laut.Nasional">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13565164/Asosiasi.Usulkan.Road.Map.Rumput.Laut.Nasional http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1321264/Dahlan.Iskan.Absen..Rapat.Temuan.BPK.Batal Mon , 22 Oct 2012 13:21:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/26/1204507t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral Jero Wacik tidak hadir dalam rapat kerja dengan Komisi VII soal temuan BPK. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1321264/Dahlan.Iskan.Absen..Rapat.Temuan.BPK.Batal">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1321264/Dahlan.Iskan.Absen..Rapat.Temuan.BPK.Batal http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12141029/Kenapa.Ada.Ekstra.Premi Mon , 22 Oct 2012 12:14:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/09/03/1922262t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Widagdo 35 terkejut ketika mengetahui harus membayar premi asuransi jiwanya dua kali lipat dari perkiraan semula. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12141029/Kenapa.Ada.Ekstra.Premi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12141029/Kenapa.Ada.Ekstra.Premi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1211075/Laba.Bersih.Bank.BNI.Tumbuh.24.5.Persen Mon , 22 Oct 2012 12:11:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/29/1604324t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Laba bersih PT Bank Negara Indonesia Tbk pada kuartal ketiga tahun 2012 tumbuh sekitar 24,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1211075/Laba.Bersih.Bank.BNI.Tumbuh.24.5.Persen">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1211075/Laba.Bersih.Bank.BNI.Tumbuh.24.5.Persen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12040056/Investasi.Triwulan.III.2012.Capai.Rp.81.8.Triliun. Mon , 22 Oct 2012 12:04:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/27/0855189t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Realisasi investasi triwulan III-2012 yang tercatat di Badan Koordinasi Penanaman Modal mencapai Rp 81,8 triliun. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12040056/Investasi.Triwulan.III.2012.Capai.Rp.81.8.Triliun.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12040056/Investasi.Triwulan.III2012.Capai.Rp.81.8.Triliun. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/11393651/Siswanto.Prawiroatmodjo..Bekerja.dalam.Diam Mon , 22 Oct 2012 11:39:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/22/1136203t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Orang yang bekerja dalam diam. Itulah pandangan umum yang muncul terhadap Chief Executive Officer PT Astra Otoparts Tbk Siswanto Prawiroatmodjo. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/11393651/Siswanto.Prawiroatmodjo..Bekerja.dalam.Diam">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/11393651/Siswanto.Prawiroatmodjo..Bekerja.dalam.Diam http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10405011/Rugi.Kurs..Laba.Bersih.MNC.Sky.Vision.Anjlok Mon , 22 Oct 2012 10:40:50 UTC+0700PT MNC Sky Vision Tbk MSKY mencatatkan laba bersih hingga kuartal III-2012 sebesar Rp 26 miliar, anjlok dibanding periode yang sama tahun lalu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10405011/Rugi.Kurs..Laba.Bersih.MNC.Sky.Vision.Anjlok">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10405011/Rugi.Kurs..Laba.Bersih.MNC.Sky.Vision.Anjlok http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10353337/IHSG.Rawan.Terkoreksi Mon , 22 Oct 2012 10:35:33 UTC+0700Setelah reli sepanjang pekan lalu, IHSG pagi ini rawan terkoreksi. Riset Mega Capital Indonesia memprediksi indeks kembeli melemah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10353337/IHSG.Rawan.Terkoreksi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10353337/IHSG.Rawan.Terkoreksi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10302887/Eropa.dan.Permintaan.Importir.Membuat.Rupiah.Melemah Mon , 22 Oct 2012 10:30:28 UTC+0700Kondisi Eropa yang tidak menentu dan permintaan importir atas dollar AS membuat rupiah terus merosot. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10302887/Eropa.dan.Permintaan.Importir.Membuat.Rupiah.Melemah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10302887/Eropa.dan.Permintaan.Importir.Membuat.Rupiah.Melemah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10272525/Menjaga.Momentum.Pertumbuhan.Ekonomi.Indonesia. Mon , 22 Oct 2012 10:27:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/22/1026037t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sejak tahun 2004 ekonomi Indonesia sudah dapat tumbuh di atas 5 lagi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10272525/Menjaga.Momentum.Pertumbuhan.Ekonomi.Indonesia.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10272525/Menjaga.Momentum.Pertumbuhan.Ekonomi.Indonesia.


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPresiden: UMKM Tanggulangi Kemiskinan dan PengangguranBahas Kilang di Balongan, Investor Kuwait Bertemu PertaminaAudit BPK ke PLN Salah AlamatKuartal III, PLN Raup Pendapatan Rp 93,92 TriliunPresiden Terima Pengakuan UMKM InternasionalAsosiasi Usulkan Road Map Rumput Laut NasionalDahlan Iskan Absen, Rapat Temuan BPK BatalKenapa Ada Ekstra PremiLaba Bersih Bank BNI Tumbuh 24,5 PersenInvestasi Triwulan III-2012 Capai Rp 81,8 TriliunSiswanto Prawiroatmodjo, Bekerja dalam DiamRugi Kurs, Laba Bersih MNC Sky Vision AnjlokIHSG Rawan TerkoreksiEropa dan Permintaan Importir Membuat Rupiah MelemahMenjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Indonesia


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 22 Oct 2012 15:40:01 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/15335453/Presiden.UMKM.Tanggulangi.Kemiskinan.dan.Pengangguran Mon , 22 Oct 2012 15:33:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/20/1232552t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendorong kerja sama global yang melibatkan pemangku kepentingan untuk mengembangkan usaha UMKM. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/15335453/Presiden.UMKM.Tanggulangi.Kemiskinan.dan.Pengangguran">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/15335453/Presiden.UMKM.Tanggulangi.Kemiskinan.dan.Pengangguran http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1519135/Bahas.Kilang.di.Balongan..Investor.Kuwait.Bertemu.Pertamina Mon , 22 Oct 2012 15:19:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/19/1848213t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini menjelaskan investor Kuwait dijadwalkan akan bertemu dengan PT Pertamina Persero hari ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1519135/Bahas.Kilang.di.Balongan..Investor.Kuwait.Bertemu.Pertamina">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1519135/Bahas.Kilang.di.Balongan..Investor.Kuwait.Bertemu.Pertamina http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14575256/Audit.BPK.ke.PLN.Salah.Alamat Mon , 22 Oct 2012 14:57:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/25/1823223t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Badan Pemeriksa Keuangan BPK menemukan dugaan PT Perusahaan Listrik Negara PLN merugikan keuangan negara sebesar Rp 37 triliun. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14575256/Audit.BPK.ke.PLN.Salah.Alamat">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14575256/Audit.BPK.ke.PLN.Salah.Alamat http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14314059/Kuartal.III..PLN.Raup.Pendapatan.Rp.93.92.Triliun Mon , 22 Oct 2012 14:31:40 UTC+0700PT Perusahaan Listrik Negara Persero PLN mencatatkan kenaikan pendapatan hingga kuartal III-2012 sebesar 10,2 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14314059/Kuartal.III..PLN.Raup.Pendapatan.Rp.93.92.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/14314059/Kuartal.III..PLN.Raup.Pendapatan.Rp.93.92.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13595959/Presiden.Terima.Pengakuan.UMKM.Internasional Mon , 22 Oct 2012 13:59:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/20/1232552t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden SBY menerima pengakuan internasional di bidang pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah dari Global Microcredit Summit Campaign. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13595959/Presiden.Terima.Pengakuan.UMKM.Internasional">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13595959/Presiden.Terima.Pengakuan.UMKM.Internasional http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13565164/Asosiasi.Usulkan.Road.Map.Rumput.Laut.Nasional Mon , 22 Oct 2012 13:56:51 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/23/1733118t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90"> <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13565164/Asosiasi.Usulkan.Road.Map.Rumput.Laut.Nasional">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/13565164/Asosiasi.Usulkan.Road.Map.Rumput.Laut.Nasional http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1321264/Dahlan.Iskan.Absen..Rapat.Temuan.BPK.Batal Mon , 22 Oct 2012 13:21:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/26/1204507t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral Jero Wacik tidak hadir dalam rapat kerja dengan Komisi VII soal temuan BPK. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1321264/Dahlan.Iskan.Absen..Rapat.Temuan.BPK.Batal">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1321264/Dahlan.Iskan.Absen..Rapat.Temuan.BPK.Batal http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12141029/Kenapa.Ada.Ekstra.Premi Mon , 22 Oct 2012 12:14:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/09/03/1922262t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Widagdo 35 terkejut ketika mengetahui harus membayar premi asuransi jiwanya dua kali lipat dari perkiraan semula. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12141029/Kenapa.Ada.Ekstra.Premi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12141029/Kenapa.Ada.Ekstra.Premi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1211075/Laba.Bersih.Bank.BNI.Tumbuh.24.5.Persen Mon , 22 Oct 2012 12:11:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/29/1604324t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Laba bersih PT Bank Negara Indonesia Tbk pada kuartal ketiga tahun 2012 tumbuh sekitar 24,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1211075/Laba.Bersih.Bank.BNI.Tumbuh.24.5.Persen">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/1211075/Laba.Bersih.Bank.BNI.Tumbuh.24.5.Persen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12040056/Investasi.Triwulan.III.2012.Capai.Rp.81.8.Triliun. Mon , 22 Oct 2012 12:04:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/27/0855189t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Realisasi investasi triwulan III-2012 yang tercatat di Badan Koordinasi Penanaman Modal mencapai Rp 81,8 triliun. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12040056/Investasi.Triwulan.III.2012.Capai.Rp.81.8.Triliun.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/12040056/Investasi.Triwulan.III2012.Capai.Rp.81.8.Triliun. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/11393651/Siswanto.Prawiroatmodjo..Bekerja.dalam.Diam Mon , 22 Oct 2012 11:39:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/22/1136203t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Orang yang bekerja dalam diam. Itulah pandangan umum yang muncul terhadap Chief Executive Officer PT Astra Otoparts Tbk Siswanto Prawiroatmodjo. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/11393651/Siswanto.Prawiroatmodjo..Bekerja.dalam.Diam">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/11393651/Siswanto.Prawiroatmodjo..Bekerja.dalam.Diam http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10405011/Rugi.Kurs..Laba.Bersih.MNC.Sky.Vision.Anjlok Mon , 22 Oct 2012 10:40:50 UTC+0700PT MNC Sky Vision Tbk MSKY mencatatkan laba bersih hingga kuartal III-2012 sebesar Rp 26 miliar, anjlok dibanding periode yang sama tahun lalu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10405011/Rugi.Kurs..Laba.Bersih.MNC.Sky.Vision.Anjlok">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10405011/Rugi.Kurs..Laba.Bersih.MNC.Sky.Vision.Anjlok http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10353337/IHSG.Rawan.Terkoreksi Mon , 22 Oct 2012 10:35:33 UTC+0700Setelah reli sepanjang pekan lalu, IHSG pagi ini rawan terkoreksi. Riset Mega Capital Indonesia memprediksi indeks kembeli melemah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10353337/IHSG.Rawan.Terkoreksi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10353337/IHSG.Rawan.Terkoreksi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10302887/Eropa.dan.Permintaan.Importir.Membuat.Rupiah.Melemah Mon , 22 Oct 2012 10:30:28 UTC+0700Kondisi Eropa yang tidak menentu dan permintaan importir atas dollar AS membuat rupiah terus merosot. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10302887/Eropa.dan.Permintaan.Importir.Membuat.Rupiah.Melemah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10302887/Eropa.dan.Permintaan.Importir.Membuat.Rupiah.Melemah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10272525/Menjaga.Momentum.Pertumbuhan.Ekonomi.Indonesia. Mon , 22 Oct 2012 10:27:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/22/1026037t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sejak tahun 2004 ekonomi Indonesia sudah dapat tumbuh di atas 5 lagi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10272525/Menjaga.Momentum.Pertumbuhan.Ekonomi.Indonesia.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/22/10272525/Menjaga.Momentum.Pertumbuhan.Ekonomi.Indonesia.


3:55 PM | 0 komentar | Read More

Warga Kampung Pulo Keberatan Pindah ke Rusun


JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi daerah langganan banjir tidak membuat warga Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, tergiur untuk pindah. Jika ditanya, hampir seluruh warga setempat menolak untuk pindah dari kampung yang kerap disebut kampung banjir tersebut.

"Kurang setuju saja. Kurang cocok lah kalo ke rumah susun, enggak nyaman aja kayaknya," ujar Mut (49), warga RT 03 RW 03, Kampung Pulo, Senin (22/10/2012).

Menurut wanita yang telah tinggal di Kampung Pulo semur hidupnya itu, beragam bayangan ketidaknyamanan menghantui benaknya jika ia beserta keluarga tinggal di rumah susun. Mulai mengubah pola kehidupan, bahaya kebakaran, kebocoran instalasi saluran air dan sebagainya.

Hal senada diungkapkan Dewi (27). Menurut ibu tiga anak itu, ia sebenarnya sudah tak tahan dengan banjir yang terus-terusan melanda kampung kelahirannya. Namun, dengan tegas ia menolak untuk direlokasi ke rumah susun, sesuai dengan program gubernur-wakil gubernur DKI terpilih.

"Kita kan punya anak kecil, ribet. Kalau kita dapat yang bawah, nah kalau kita dapat yang atas. Mending tinggal di sini ajalah," ujarnya.

Bagi warga lain, Nurdi (52), pada dasarnya, ia mengikuti saja apa program dari pemerintah. Hanya saja, warga RT 04 RW 03, Kampung Pulo, yang berkediaman persis di punggir Kali Ciliwung tersebut ragu bisa beraktivitas dengan nyaman seandainya pindah ke rumah susun.

"Saya kan jahit tiap hari, langganan sudah banyak. Belum terbayang aja kalau pindah ke rumah susun. Tapi asal ada perubahan sajalah," ujarnya.

Jadi, apa langkah ibu atau bapak agar terhindar dari musibah banjir yang terjadi tiap tahun? Hampir semuanya kompak menjawab, "pasrah dan memilih bertahan di lantai dua rumah."

Hingga kapan? Semuanya pun tak tahu pasti.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









3:52 PM | 0 komentar | Read More

Ical: Tenang Saja, Elektabilitas Saya 61 Persen


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical santai menanggapi hasil survei yang menempatkan tingkat keterpilihannya (elektabilitas) sebagai bakal calon presiden 2014 berada di bawah Jusuf Kalla. Sejumlah survei menunjukkan, persentase keterpilihan Ical masih kalah dengan mantan Wakil Presiden, yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar, JK.


"Tenang saja," kata Ical, sebelum menghadiri sebuah acara, di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Senin (22/10/2012).


Menurut Ical, elektabilitas JK lebih tinggi karena seniornya itu dinilai lebih dulu terjun di dunia politik. Ketika ditanya apakah akan ada pembahasan khusus untuk mendongkrak elektabilitasnya di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar nanti, menurut Ical, tidak ada.

"Kita bekerja saja," katanya.


Ical mengaku tetap optimistis menghadapi Pilpres 2014 . Pasalnya, Ical berpegang pada hasil survei dari lembaga survei lain. "Elektabilitas saya 61 persen," ujar Ical.


Seperti diberitakan, hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukkan elektabilitas JK diatas Ical. JK berada di urutan ketiga dengan angka 9,4 persen. Di atas JK, yakni Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (20,1 persen) dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto (12 persen).


Adapun elektabilitas Ical berada di urutan kelima dengan angka 7,1 persen. Angka itu masih di bawah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dengan angka 8,8 persen.


Sebelumnya, survei yang dilakukan Political Weather Station (PWS), tingkat kepopuleran, kesukaan, hingga keterpilihan Ical di antara tokoh Golkar masih di bawah JK. Popularitas JK masih yang teratas dengan 95,88 persen. Di posisi selanjutnya, Ical 90,09 persen, Priyo Budi Santoso 80,37 persen, Akbar Tanjung 80,17 persen, Fadel Muhammad 50,37 persen, Agung Laksono 46,63 persen, Hajriyanto Y Thohari 35,42 persen, dan Sharif Cicip Sutarjo 31,96 persen.

Baca juga:
Lagi-lagi, Ical "Kalah" dari JK
Awan Mendung untuk Ical






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









3:39 PM | 0 komentar | Read More

Rexy Sempat Bertemu Gita Wirjawan




Rexy Sempat Bertemu Gita Wirjawan





Senin, 22 Oktober 2012 | 13:49 WIB













Umar Widodo/Warta Kota


Ricky Soebagdja (kiri) dan Rexy Mainaky, ketika mengadakan pertandingan eksibisi dengan Candra Wijaya/Sigit Budiarto (kanan).




TERKAIT:





JAKARTA, Kompas.com - Juara Olimpiade 1996, Rexy Ronald Mainaky, kembali berkiprah di bulu tangkis Indonesia untuk menjabat Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi dalam kepengurusan PB PBSI periode 2012-2016.
     
Kiprah Rexy di dunia bulu tangkis tidak perlu diragukan lagi, ujar Koesdarto yang baru saja terpilih sebagai Sekretaris Jenderal PBSI saat jumpa pers mengumumkan kepengurusan baru PB PBSI periode 2012-2016 di Jakarta, Senin.
     
Sebagai pelatih, ia telah berhasil membawa pasangan Inggris Nathan Robertson-Gail Emms meraih medali perak di Olimpiade Athena tahun 2000. Ia juga pernah melatih di Malaysia dan hingga saat ini masih menjadi pelatih di Filipina.
     
Menurut Koesdarto, Rexy ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PBSI, Gita Irawan Wirjawan.   "Dia orang muda yang banyak ide, gagasan yang dia sampaikan kreatif dan menarik. Kita semua tahu Rexy melatih di luar negeri dan prestasi bulu tangkis negara itu bisa maju," katanya kepada Antara.
     
Ia mengatakan bahwa saat Rexy ketemu Ketua Umum PBSI, menyampaikan ide-idenya untuk bulu tangkis Indonesia. "Pak Gita melihat dia cukup perhatian bagaimana meningkatkan prestasi yang tinggi," tambahnya.


Rexy sendiri saat ini masih terikat kontrak sebagai pelatih kepala tim bulu tangkis Filipina. Ia mematok target untuk meloloskan pemian Filipina ke cabang bulu tangkis Olimpiade Rio  de Janeiro 2016 mendatang.  Saat ditanya Kompas.com bagaimana ia akan  membagi waktu, melalui akun facebook miliknya, Rexy hanya berkata,"Ha ha belum tahu nih."
     
Selain Rexy, mantan pebulutangkis Indonesia lainnya juga turut menghiasi jajaran kepengurusan baru PB PBSI dibawah kepemimpinan Gita, yakni Susy Susanti dan Ricky Subagja.

Susy, yang pernah menyabet medali emas Olimpiade Barcelona tahun 1992 itu, ditunjuk sebagai Staf Ahli Pembinaan dan Prestasi. Sedangkan Ricky memegang posisi Kepala Sub Bidang Humas dan Sosial Media. "Posisi Susy sebagai staf ahli yang nantinya setiap saat akan berkomunikasi dengan Rexy. Beliau siap mendukung PBSI di tengah kesibukannya," ujar Koesdarto.
    
Program kerja dari kepengurusan baru ini masih belum digodok sebelum pelantikan dilakukan, seperti yang diungkapkan mantan Sekjen PBSI, Yacob Rusdianto yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas. "Kita perlu dukung fungsi-fungsi kepengurusan ini karena pasti akan lebih baik , didukung ahli dan prestasi akan kembali jaya," katanya.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko















3:01 PM | 0 komentar | Read More

Pentas Budaya Indonesia Disambut Antusias di Berlin

Written By RajaBlog on Sunday, October 21, 2012 | 3:55 PM





Pentas Budaya Indonesia Disambut Antusias di Berlin





Penulis : Imam Prihadiyoko | Minggu, 21 Oktober 2012 | 15:17 WIB













KOMPAS/PINGKAN ELITA DUNDU


Kota Berlin.





BERLIN, KOMPAS.com -- Pentas seni dan peragaan busana yang diselenggarakan misi budaya Indonesia yang dikirim oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta mendapat sambutan dari publik Berlin, Jerman, Minggu (21/10/2012).


"Saya belum tahu banyak tentang Indonesia. Saya baru tahu kalau ada lebih dari 200 bahasa lokal di Indonesia, saya hampir tidak percaya itu," tutur Hanz, warga Berlin yang tempat tinggalnya tidak jauh dari Alexanderplatz, sebuah area baru yang sedang tumbuh di Berlin.


"Saya tertarik datang ke Indonesia setelah melihat penampilan seni dan gambar keindahan Indonesia," ujar Carlos, warga Berlin, seusai menonton pementasan tersebut pada Sabtu (20/10/2012) malam.


Gedung pertunjukan seni Universitas Kunste Berlin yang berkapasitas 650 tempat duduk itu, dipenuhi penonton. Sejak satu jam sebelum pertunjukkan dimulai, penonton sudah hadir memenuhi lobi gedung pertunjukkan tersebut.


Lisa Mihardja, dari Alleira Batik yang sebagian koleksinya diperlihatkan dalam peragaan busana itu, manyatakan amat senang melihat sambutan penonton Berlin.


"Batik yang kami tampilkan ini membawa suasana keceriaan anak-anak muda, dan memang bisa dipakai. Dalam membuat disainnya, bukan hanya menampilkan seni yang berkualitas, tapi juga menyiapkan pakaian yang nyaman dipakai dan berkelas," tutur Lisa, yang menyatakan bahwa batik koleksinya merupakan batik yang pertama bisa diterima di pusat perbelanjaan berkelas di Singapura.



















3:55 PM | 0 komentar | Read More

REI: Anggaran Pemerintah Bangun Rumah Murah Kecil




REI: Anggaran Pemerintah Bangun Rumah Murah Kecil





Penulis : Didik Purwanto | Minggu, 21 Oktober 2012 | 15:36 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso menginginkan agar pemerintah menaikkan anggaran untuk pembangunan rumah rakyat. Sebab, anggaran tersebut dinilai kecil.

"Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan perumahan rakyat saat ini hanya satu persen dari total belanja negara. Seharusnya bisa lebih tinggi," kata Setyo di pameran industri properti BNI-REI Expo di Jakarta, Sabtu (20/10/2012) malam.

Menurut Setyo, dengan kenaikan anggaran pemerintah untuk pembangunan perumahan rakyat, maka masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, juga bisa menikmati harga rumah dengan harga yang wajar. Di sisi lain, masyarakat juga dapat memenuhi kebutuhan papan sesuai yang diinginkan dan sesuai dengan kondisi keuangannya.

REI sebagai mitra pemerintah sebenarnya menginginkan ada penambahan anggaran untuk pembangunan perumahan rakyat tersebut. "Saya rasa dua persen sudah bagus dari total belanja APBN kita saat ini sebesar Rp 1.600 triliun," ujarnya.

Sebagai mitra, REI mencatat terus membangun rumah sederhana sesuai program pemerintah. Sebagai gambaran, pada tahun 2006 REI membangun 100.000 unit rumah sederhana di Semarang, lalu 100.000 unit lainnya di Jonggol pada tahun 2006, lalu di Lamongan pada tahun 2008, dan pada tahun 2009 rumah sederhana bagi prajurit TNI.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri















3:55 PM | 0 komentar | Read More

PDIP: Jokowi Bukan Hanya Gubernur PDIP


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Syahrial menyebut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bukan hanya gubernur milik PDIP saja, melainkan gubernur semua masyarakat yang juga gubernur semua partai politik di dalam DPRD DKI.

"Terkait antisipasi parpol lain yang bukan pendukung, kami harapkan fraksi parpol lain ikut menyukseskan program beliau, karena Jokowi bukan hanya gubernur PDIP, tapi gubernur semuanya," kata Syahrial di Kantor DPD PDIP DKI, Jakarta, Minggu (21/10/2012).

Ia mengatakan, antisipasi konkretnya yang akan dilakukan oleh PDIP terkait parpol non pendukung di DPRD adalah dengan mengadakan rakerda.

"Kita adakan rakerda, rapat-rapat partai. Di dewan kita proses pembahasan anggaran, kita akomodir dalam pembahasan nanti minggu depan, akhir 2012, mengikuti yang sudah diputuskan, mengarahkan janji-janji Jokowi untuk sudah bisa di-launching bulan depan," kata Syahrial.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Djarot Syaiful Hidayat mengaku telah menugaskan ranting-ranting partai untuk mengawal, mengawasi, memfasilitasi, dan menindaklanjuti kebijakan Jokowi-Basuki sebelum pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD).

"Kalau sekarang baru sampai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Perhitungan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD 2013," kata Djarot.

Djarot menambahkan, PDIP telah melarang keras seluruh kader partai untuk mencampuri penataan birokrasi DKI.

"Semua itu kewenangan penuh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI," kata Djarot.

Menurut Djarot, langkah PDIP untuk membawa Jokowi-Basuki di Jakarta bukan hanya untuk mempertaruhkan kepemimpinan, mempertaruhkan masa depan DKI lima tahun ke depan, tapi juga untuk mempertaruhkan PDIP sebagai partai yang besar.

"Oleh sebab itu, kami menginstruksikan kader untuk mengawal dan menindaklanjuti termasuk legislatif. Langsung ditindaklanjuti dengan rakerda sebagai bentuk tanggung jawab parpol. Keberadaan parpol ini mutlak. Di dalam parpol, kader digodok, juga sebagai pertaruhan Jokowi lulus ujian menjadi kader terbaik," ujarnya.


Berita terkait dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









3:52 PM | 0 komentar | Read More

Demokrat: Belum Ada "Pinangan" dari Golkar


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Saan Mustopa mengatakan, hingga saat ini belum ada "pinangan" secara resmi yang diajukan Partai Golkar untuk berkoalisi mengusung calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu Presiden 2014. Pernyataan Saan ini merespons pernyataan Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso yang mengatakan bahwa partainya tertarik untuk "meminang" calon wakil presiden dari keluarga Sarwo Edhie Wibowo, yaitu istri Presiden SBY Ani Yudhoyono dan Kepala Staf TNI AD Jenderal Pramono Edhie. Dua kandidat ini dipertimbangkan sebagai pendamping Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden.

"Belum ada undangan resmi dari Golkar, itu kan hanya statement saja dan kita juga belum tahu apakah itu pernyataan resmi dari Golkar," ujar Saan di Hotel Santika, Jakarta, Minggu (21/10/2012).

Saan mengatakan, partainya belum menentukan langkah terkait Pilpres 2014. Demokrat, katanya, baru akan membahas hal tersebut pertengahan 2013. Meski demikian, Demokrat mengapresiasi wacana yang dilontarkan Golkar. 

"Tentang keinginan Golkar menggaet kader Demokrat tentu hak Golkar, dan kami menghargai mereka mau meminang, tapi demokrat belum membicarakan mengenai hal tersebut," tegasnya.

Sebelumnya, Partai Golongan Karya (Golkar) berminat meminang Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono dan KASAD Jenderal Pramono Edhi Wibowo sebagai calon wakil presiden (cawapres). Kedua tokoh tersebut merupakan bagian dari keluarga besar Sarwo Edhie Wibowo.

"(Cawapres Golkar) bisa dari nama-nama yang selama ini beredar. Bisa KASAD (Pramono Edi Wibowo). Kemudian boleh jadi mungkin Ibu Ani Yudhoyono," kata Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso di kantor DPP Golkar, Jakarta, Sabtu (20/10/2012).

Priyo mengatakan, Golkar belum memutuskan nama calon yang definitif menjadi pendamping Ical. Selain keluarga Sarwo Edhie, Golkar juga mempertimbangkan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









3:39 PM | 0 komentar | Read More

Chris John Hadapi Lawan Berat


JAKARTA, Kompas.com - Juara Dunia super kelas bulu WBA, Chris John  berjabnji akan terus memukul lawannya, Chonlatarn Piriyapintyo dalam perebutan gelar di Singapura, 9 November mendatang.

Chris John akan mempertahankan gelarnya uantuk ke 17 kali menghadapi petinju Thailand tersebut dalam pertarungan di Marina Bay Sands.  Di malam yang sama, Juara dunia kelas bulu IBO, Daud "cino" Yordan juga akan mempertahankan gelarnya menghadapi Choi "Mongolian Terinator"Tsevenpureev.

Chris John memang patut berhati-hati menghadapi lawannya.  Seperti dirinya yang tak terkalahkan dengan 47 kali menang, Chonlatarn memiliki rekor bertarung 44 kali menang tanpa kalah.

"Seperti tipikal petinju Thailand, ia pastinya tahan pukulan. Tetapi kalau dipukul terus menerus, masak ia bisa bertahan. Si leher beton (Mike Tyson) saja bisa jatuh," kata Chris John di Jakarta, Minggu (21/10).

Untuk itulah,  Chris John mempersiapakan diri dengan serius bersama pelatihnya dari Harry's Gym Australia, Craig Christian. "Saya sudah berlatih di Australia selama 1 bulan dan sekarang berlatih di Bekasi di sasana OSO, tahapannya masih melakukan sparring," kata Chris John di Jakarta, Minggu (21/10).

Kubu Chris John sudah mempelahjari gaya bertarung lawannya dan mempersiapkan cara menghadapinya.  "Saya sudah siap menghadapinya. Soal perubahan taktik dan gaya bertarung tentunya sduah kami siapkan dan pastinya pelatih yang paling tahu," katanya.

Pelatih Chris John sendiri, Craig Christian memastikan Chris John akan tampil dengan gayanya sendiri, namun siap mengantisipasi perubahan gaya lawannya. "Chris John petinju yang lengkap dan mampu bertarung dengan gaya apa pun."

Chris John sendiri sukses mempertaahankan gelarnya sebanyak 16 kali sejak pertamaakali merebutnya pada 2003 lalu. Kemenangan paling mengesankan terjadi pada 4 Maret 2006 saat ia mengalahkan Juan Manuel Marquez, petinju Meksiko yang Desember mendatang akan menghadapi petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao.

Chris John juga mengalahkan mantan juara dunia asal AS, Derrick "Smoke" Gainer dan mantan juara dunia lainnya asal AS, Rocky Juarez di kandangnya.

Pertarungan tinju di Singapura,  9 November mendatang diselenggarakan Dragon Fire dengan promotor Raja Sapta Oktohari.  Selain partai Chris John dan Daud Yordan, para penonton disuguhi pertarungan antara petinju Singapura, Mohammad Nor Rizan yang akan menghadapi petinju China, Wang Xin Hua. serta petinju Malaysia, Muhammad Meeraj yang menghadapi petinju Thailand, Komgrit  Nanakorn.




Seperti tipikal petinju Thailand, ia pastinya tahan pukulan. Tetapi kalau dipukul terus menerus, masak ia bisa bertahan. Si leher beton Mike Tyson saja bisa jatuh









Editor :


A. Tjahjo Sasongko









3:01 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger